Tampilkan postingan dengan label SasTra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SasTra. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Februari 2016

Menjejaki Sebuah Makna

Allah, terima kasih untuk sekali lagi sebuah kesempatan
Atas setiap hela hembus nafas yang menyatu dalam jiwa
Atas detak jantung yang masih dapat kurasa
Akan segala karunia yang terkadang teringkari

Aku menyadari bahwa segalanya akan ada akhir
walau tak pernah kutahu kapan tibanya masa itu
Sejujurnya entah apa yang tengah membuatku risau
Usia  kian bertambah menuntut segala yang tertunda

Tiada yang patut disalahkan,
Rasa kecewa yang ada sesungguhnya adalah kekeliruan
Dimana segala harapku yang terlalu tinggi

Jauh ...
Segala jejak coba kutapaki hanya untuk mencari
Makna bahagia yang hakiki
Meraba segala kemungkinan
Yang kerap terpudarkan kelabunya kenyataan

Dalam sepi aku merenung sudahkah kudapatkan segala pencapaian
Meskipun segala yang terjadi kadang tidak sesuai dengan apa yang ku harap
Mestinya semua ini jadi awal yang indah
Ketika harusnya rasa bahagia dapat dirasa

Bolehkah ku minta untuk sejenak melupakan ?
Agar rasa sedih tak harus menyelimuti
Agar khayal semu tak semestinya ada


February, 2016

Selasa, 01 September 2015

Keliru Pada Sebuah Rasa

Mungkin aku keliru. . . . .

Menjatuhkan hati kepada seseorang
Yang nyatanya tidak sedikitpun menaruh hatinya untukku
Tidak perduli hingga membiarkannya retak dan pecah
Bebatuan kerikil yang menghempas kaki
Tak sebanding dengan nyeri yang terasa entah dimana 

Aku memilih untuk memendamnya
Mengunci hingga tiada seorang yang tahu
Hanya doa sebagai penawar rindu 

Rasa itu tumbuh berkembang dengan seketika
Tanpa kuminta namun auramu mempesonaku
Ada sedikit getar yang kurasa dan kian bertanya.. 

Mungkinkah ?? 

Ibarat angin aku tak terlihat olehmu
Sesalku mengapa hal ini mesti terjadi untuk kesekian kalinya
Tidak semestinya kuletakan hati kepada seseorang
Yang tak bisa menangkap juga menjaganya

Jumat, 10 Oktober 2014

selamat tinggal kenangan


Terhentak, tersadar kembali pada dunia nyata
Terlalu lama aku terbelenggu pada kenangan
Serta harapan kosong yg tak kunjung jua datang

Maafkan aku pernah melukis luka
Mengecewakanmu karna sesuatu
Yang tak pernah dapat terjelaskan
Kau tak akan pernah tahu dan tak akan pernah mengerti

Benar apa kata orang bijak
Kenangan bukanlah untuk di ingat
Tapi pembelajaran agar bisa memetik hikmah
Dari setiap masa yg telah terlewati

Selamat tinggal kenangan
Meleburlah bersama waktu
Untuk hari esok yg lebih indah

Kini,kuncup bunga itu telah mekar
Telah kau temukan bunga yg memang selama ini kau cari
Sedangkan aku hanya sebatang ranting yang jatuh

Sudah di penghujung waktu
Tiba kau dipelabuhan terakhir
Bersama bunga indah pilihanmu
Mengarungi samudera luas dalam satu kehidupan

Ranting kayu tidak untuk disimpan, bukan ?
Tetap tersisih dari satu cerita kehidupan
Tidak akan pernah di ingat apalagi di kenang

Berbahagialah bersama bunga yg ada di genggaman
Peliharalah kasih diantara kalian
Semesta pun akan turut mendoakan
Jika ketulusan menjadi dasar untuk menjaganya

*Teruntuk seseorang yang akan menempuh bahagianya dalam hitungan hari
Tanpa undangan, diriku yang terlupakan

Rabu, 10 September 2014

Rembulan Di Atas Sana

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN5TdBjMZnLdxp2qc2abtD5dhdW8cn26qJrLr0V8KAD25misKQDZ0uujeZC-lvdjIir3u5nmSt2o4PFGhrHgR-qenwjJRgLkg3jRHw0WaY7X0wEqp5hi-9BTpg_woAvwHXgEEnkFdfIjw/s1600/Tebing+laut+Penantian.jpgSejak malam itu
Baru kusadari ada cahaya benderang dari pesonamu
Ah, ku sebut saja Engkau Rembulan
yang sinarnya menghangatkan
diam dalam duniamu

Namun, aku sadar...
Engkau diatas sana sedang aku berpijak di bumi
Jarak kita terlalu jauh
Semakin sulit untuk ku gapai dirimu

Rembulan...
Semua orang tahu
Semua orang mengenalmu,
Sedangkan aku..siapalah aku ini
Tak sepadan jika harus bersanding denganmu

Pesonamu mulai mengusik
atau aku saja yang mungkin tak memperhatikanmu sejak dahulu
iya...bahwa Engkau memang indah

Aku tak ingin banyak berharap
Biarlah Tuhan saja yang tahu
bahwa aku mengagumimu

Cukup sudah aku kecewa dalam harapan kosong
Karena pernah ingin meraih bintang yang tak dapat ku gapai

Sabtu, 28 Juni 2014

Marhaban Yaa Ramadhan . . .

gbr : Freepik
Duhai Ilahi,
Bulan muliaMu kini telah hadir
Bulan yang lebih baik dari sebelas bulan lainnya
Bulan istimewa dimana Engkau lipatkan segala amal kebaikan
Bulan yang Engkau selipkan satu malam istimewa, Lailatul Qadar

Duhai Ilahi,
Rasa syukur terhantur atas izin-Mu
Engkau pertemukan kembali kami dengan Ramadhan
Adakah kerinduan ini hanya sekedar kata ?
Perbaikilah akhlak kami untuk semakin bertakwa padaMU

Ya Rabb,
Jadikanlah Ramadhan kami penuh berkah dari awal hingga akhirnya
Sucikanlah hati dan perilaku kami yang selalu berlumur dosa
Ampunilah segala khilaf dan salah kami yang terkadang ingkar

Tuhanku,
Hanya kepadaMu lah persembahan sujud kami
Hanya kepadaMU lah berpasrah segala resah
Engkaulah Tuhan yang maha pengasih dan penyayang

Marhaban Yaa Ramadhan. . . .
Selamat datang bulan penuh ampunan
Mari sambut dengan hati bahagia
Kesempatan istimewa dari Sang Pencipta
Alangkah meruginya jika melewati Ramadhan tanpa perubahan
Tingkatkan takwa agar menjadi manusia yang lebih baik ke depannya

*SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA*

Ramadhan 1435H

Senin, 24 Februari 2014

Semua Tak Lagi Sama


Semua tak lagi sama, kawan
Engkau sudah berlari sedangkan aku masih terbelenggu
Bersibaku bersama kenangan dan masa lalu
Ah, ataukah mungkin aku yang telat untuk menyadarinya

Semua tak lagi sama, kawan
usia yang semakin dewasa menuntut pola hidup yang berbeda
Tak ada lagi keceriaan masa kanak-kanak yang seakan tak ada beban

Semakin nyata kini adanya,
Serasa diri terpaku sepi
Tiada lagi ku temukan kini
Tempat peraduan segala isi hati

Semua memang tak lagi sama
beriringnya waktu telah merubah segala keadaan
membawa kisah dan cerita baru untukmu
untuk hidupmu

dan aku masih berkawankan pilu

Jumat, 25 Oktober 2013

Mencari Arti Hidup


Sunyi dalam sepi...
Sendiri membayang langkah hari
tiada lagi rasa keberatian hidup
tiada lagi yang sungguh perduli

Ingin terbang jauh merentas angkasa
atau bahkan tenggelam dalam lautan samudra
melepaskan duka
meninggalkan kenangan
menghempaskan lara

kemana lagi kaki akan melangkah
meniti bahagia yang tiada juga di jumpa
mencoba berlari namun tetap tak juga terjangkau
warna-warni keceriaan tiada
yang tergambar kelabu dan pekatnya malam

mencari dan terus mencari
Adakah arti ku hidup di kefanaan ini??
Adakah yang membutuhkanku?
Adakah yang perduli dan sayang denganku?? tulus...

rinai hujan menari
menyiratkan gemericik air semakin pilu
keheningan kian terasa menguasai

Hanya pada-MU Rabb
kupasrahkan diri dan hati ini
Engkau tempatku mengadu dan berkeluh kesah
Aku selalu meyakini bahwa Engkau mengawasiku
Hanya dengan-Mu kesendirianku pun terobati

Kamis, 19 September 2013

Sebuah Sajak Untuk Mamah

Hingga saat ini terkadang aqu masih taq percaya jika kau telah tiada
Begitu sayangngya Tuhan padamu
Hingga menginginkan engkau dekat dengan-NYA

Setiap langkah aqu mencoba memaknai segala yang terjadi
Kepergianmu tengah mengajarkan sebuah arti hidup pada kami
kami yang selalu tergantung padamu

Entah,
masih perih hati ini kala mengingatmu
terkenang akan kasih sayangmu
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyDyXntDzOyi6wUOpxF13gsR6ySLppMBgXrY7e9lqKrGnpQeJIs9jldFKXjpvulXIcGhR7YJG1zaBYQoZ5Lht2MVoYizL0E2k0VR4HKUfGtvO71qOvT4-PcsztBv3gXuIiZLuNEa0B_V4A/s1600/ss.jpgselalu terbendung air mata yang memaksa untuk tumpah

Terbayang akan semua salahku padamu
Baktiku yang belum utuh padamu
Mamah,
Engkau bidadari dalam keluarga kami
Engkau malaikat untuk hidup kami

Selepas kepergianmu,
Segala kondisi tak seindah dulu
kehangatan sudah jarang sekali kami rasakan
kesejukan seakan tiada lagi
Senyum dan tawa bersama taq lagi terdengar dalam istana kita

Aqu pernah membayangkan
Seharusnya engkau ada disaat moment istimewaqu kelak
Kelak ketika seseorang mempersuntingqu
Seharusnya aqu bisa melihat senyummu
Saat engkau menatap malaikat kecil penerus keturunanmu dariqu

Dan kini semua hanya telah menjadi sebuah impian
Dalam setiap sujudqu hanya untaian doa terhantur untukmu
Agar engkau bahagia di surga-NYA yang terindah

Jumat, 30 Agustus 2013

Tetaplah Menjadi Bintang

Taq penting jika kamu tidak bersamaqu,
asalkan yg bersamamu membuatmu merasa nyaman...
Taq penting jika hatimu memang taq pernah untukqu..
Asalkan kamu bahagia bersama seseorang yg kamu sayangi..

Tidak mengapa kamu tidak pernah merindukanku
Asalkan yang disekitarmu membuatmu bahagia
Tidak mengapa kamu tidak pernah mengingatku
Asalkan yang disekitarmu perduli padamu

Meski,kamu taq pernah tau bahkan taq akan pernah tau..
Aqu tidak berhak menyalahkan Tuhan atas rasa yg taq mampu qu pungkiri ini,,
Namun aqu bersyukur karena-NYA rasa ini telah mengajari akan banyak hal..
Rasa ini justru yg menjadi dinding agar hati tetap terkendali tdk terjerumus pada rasa yg benar2 salah..

Dalam sepi aku merindumu
Dalam Keheningan aku ingatdirimu
Dalam setiap doaku terhantur namamu

Sesungguhnya aku selalu meminta Pada Tuhan
Untuk melupakanmu
Namun, nampaknya doaku berlum terwujudkan hingga saat ini

Tetaplah menjadi Bintang..
Yg hanya bisa qu lihat dari jauh keindahannya..
Karna aqu taq ingin melangkahi kodratqu utk memaksa memilikimu...

Terima kasih utk setitik kenangan yg pernah kau torehkan dalam lembaran hidupqu,
setidaknya ada hal yg membuatqu tersenyum kala mengingat yang spesial di hari yg spesial

http://jeffj.net/music/nightstar.jpg

Selasa, 21 Mei 2013

Cinta Taq Harus Memiliki

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2PTBS_9q2bRXqyVWUUgj2FJd6JnQHc1ke8YtN3yRr_vLj6vrAGuwiR8CYZ4qUdV0Xh0qwyqnlaoHGd5OyYUuqc6MtxdPK_B5p05W12qkZVt3As4TzxN4ihJQ2CCbpemF6BkyGeFgocRCc/s1600/149321_198986900221187_100003296344104_317016_1161274872_n.jpgUntuk kamu nan jauh disana,
Terima Kasih pernah hadir di hidupqu,
Terima Kasih Pernah memberi setitik warna di hidup yg kelabu,
Terima kasih tengah mengajarkan aqu akan sebuah penantian,
Terima Kasih memberikan rasa tahu akan arti sebuah kesetiaan

Untuk kamu,
Terima kasih membuatku mengerti sebuah luka,
Terima Kasih membuatqu sedikit dewasa dlm mengartikan sebuah rasa,
Terima kasih telah membuatqu mampu berbahasa indah dalam tulisan,
Terima Kasih telah mengajariqu bahwa dalam hidup cinta taq harus saling memiliki,,

karenamu aqu tau seperti apa mencintai itu..

Namun,kamu hanya sebuah bintang untuk qu...
Aqu hanya bisa menatapmu tidak meraihmu

Mulai kini,,aqu ingin engkau tetap dilangitmu biarkan aqu yg berlalu dari menatapmu..
Melangkah menyusur jalan hidup tanpa bayang-bayangmu lagi

Meski harus qu tahan sesak ini sendiri
Meski harus qu tenggelamkan rindu ini

Aqu harus terbiasa untuk tidak mencarimu
Aqu harus bisa menguburmu hanya sebagai kenangan
Aqu harus menyadarkan hati bahwa engkau taq pernah melihatqu
Bahwa engkau taq pernah menyimpan rindu untukqu

Aqu taq pernah bisa pungkiri rasa yang telah mengakar di hatiqu
Terlalu dalam kusimpan ini hanya untukmu seorang
Aqu sudah patah hati bahkan sebelum memulai
Di lubuk hati ingin qu sampaikan rasa ini padamu
Namun, kodratqu sebagai wanita membuatku untuk tetap memendam rasa ini

Kini aqu harus menerima disaat kau tersenyum oleh yang lain
Kini aqu harus tersenyum saat melihat kau menemukan bahagiamu sendiri
Karena qu menyadari bahwa cinta taq harus memiliki

Kamis, 04 April 2013

Refleksi Cinta Sejati (Jika Aku Jatuh Cinta...)

Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertempuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin. Tapi cinta itu tentu porsinya tidak melebihi cinta kita pada Allah, karena Allah mengatakan, “Katakanlah! ‘Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta-benda yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatiri akan merugi dan rumah tangga yang kamu senangi (manakala itu semua) lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjiha di jalan-Nya, maka tunggulah keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.” Cinta. Sebuah kata singkat yang memiliki makna luas. Walaupun belum teridentifikasi secara pasti, namun eksistensi cinta diakui oleh semua orang. Al-Ghazali mengatakan cinta itu ibarat sebatang kayu yang baik. Akarnya tetap di bumi, cabangya di langit dan buahnya lahir batin, lidah dan anggota-anggota badan. Ditujukan oleh pengaruh-pengaruh yang muncul dari cinta itu dalam hati dan anggota badan, seperti ditujukkanya asap dalam api dan ditunjukkanya buah dan pohon.

Prestasi kepahlawanan para pejuang tidak terlepas dari pengaruh cintanya seorang pemuda kepada pemudi. Umar bin Abdul Aziz berhasil memenangkan pertarungan cinta sucinya kepada Allah dari pada cinta tidak bertuannya kepada seorang gadis. Tidak ada yang salah pada cinta. Berusahalah menempatkannya pada tempat, waktu dan sisi yang tepat.

Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

Sumber : Unnamed

Jumat, 22 Maret 2013

Dimanakah Sahabatqu Kini ??


Hari ini saat aku sendiri dan bingung apa yang harus kulakukan
aku mencoba untuk mencari seorang sahabat
seorang sahabat yang bisa berpergian bersama denganku
untuk melepas segala beban di pikiranku
tetapi ... aku tidak mendapatkannya hari ini

Aku pun mencoba untuk mencari seorang sahabat lagi
seorang sahabat yang bisa kuajak berbagi cerita
seorang sahabat yang bisa mendengarkan apa yang kualami hari ini
seorang sahabat yang juga bisa menceritakan apa yang dia alami hari ini
tetapi ... lagi-lagi aku tidak mendapatkannya hari ini

Dan akhirnya aku memutuskan untuk tidak mencari siapa-siapa hari ini

Tetapi alangkah terkejutnya aku ketika baru kusadari
bahwa ternyata ada Seorang Sahabat yang selama ini selalu setia berjalan bersamaku
Seorang Sahabat yang selalu setia menantikan aku untuk menceritakan apa yang kualami kepada Dia
Seorang Sahabat yang selalu rindu untuk menceritakan sesuatu yang luar biasa kepadaku
Seorang Sahabat yang bukan hanya melakukan itu semua satu hari ini saja
tetapi Dia sudah lakukan itu berhari-hari selama aku ada sampai sekarang

Tetapi apa yang telah aku lakukan kepada Dia ?
aku sering mengabaikan Dia karena kesibukanku
aku sering lupa bercerita kepada Dia dengan alasan kelelahan
aku sering tidak mempunyai waktu untuk mendengarkan apa yang ingin Dia ceritakan kepadaku
aku sering tidak menyadari bahwa Dia sedang menemaniku berjalan di sampingku

Tetapi sampai hari ini ternyata Dia masih setia kepadaku
dan Dia selalu ada untukku

Tuhan ampunilah aku yang telah melupakan dan tidak menyadari kehadiranMu di sisiku
Hari ini aku sadar Engkaulah sahabat terbaikku
aku juga mau menjadi sahabatMu yang setia
yang juga rindu melakukan apa yang telah Engkau lakukan kepadaku sampai sekarang ini


Sumber :http://www.facebook.com/notes/hidup-ini-indah-cerita-pendek-motivasi

Rabu, 23 Januari 2013

... Hujan ...


Berasal dari uapan air lauT yg terbendung di awan...!!

Bagi sebAgian kepercayaan, hujan melambangkan suaTu keberkahan,,padahal jika dikaji secara mendalam sluruh alam semesta merupakan berkah dari Sang ILAHI...

Hujan slalu membawa kesan tersendiri bagi sebagian orang...

Di kala hati seDiH dan menangis,Hujan seolah menjadi teman duka..yg menggambArkan hati yg mendung, seakan alampun menangis bersamanya..!!

Hujan jg menjadi teman bAgi mereka yg slalu merasa kesepian..
menyentUhnya,
merasakan kesejukannya..
Ibarat embun yg menyegarkan..

Jika duka begItU Dalam di rasa,dan merasa taq da yg mampu uTk memahami..
menangis d bAwah hujan merupakan saTu pilihan melepas rasa, dimana taq kan da seorangpun yg tau tangisannya...

Hujan jg terkadang menjadi simbolis dari roMantisme..


Slalu ada hikmah dari sisi sbuah kehidupan...
Biasanya setelah hujan reDa,akan muncul kemudian sbuah pelangi indah yg mengHangatkan alam dg warnanya yg ceria...

Jika di ibAratkan

suaTu perjuangan dan air mata akan membAwa senyum pada akhirnya...

*** BiNtaNg ***


Bintang di langit
kerlip engkau di sana
memberi cahayanya di setiap insan...


Makna bintang dari beberapa pendapat,

ILmuwan :
Bintang adalah benda langit yg berSinar karna reaktor nuklir. Didalamnya atom2 dimuntahkan energi n membuatnya memancarkan cahaya juga energi ke planet2 di sekitarnya

Pujangga :
Bintang adalah juTaAn makna pengHibur sekaliGus memberi harapan teman bAgi mereka yg sendiri n kesepiaN


seperti karakter dari bintang itU Sendiri..orang yg menyukai bintang biasanya mandiri, sensitif,berani, menghargai keindahan, roMantis tapi penuh misteri yg taq mudah uTk di selami dan di pahami







Mencintai Dalam Diam


Tuhan..
Dulu pernah aqu terjebak pada rasa yang taq pasti,,
Pada rasa dimana taq pernah qu dapati jawaban
bahkan sang waktu pun taq bisa mewujudkan rasa itu menjadi nyata..

Mencintai dalam diam,,
perih,manyakitkan..
Tp hanya itu yg dapat ku lakukan,,
ia pun taq pernah tau seberapa lama qu pendam rasa untuknya..
Seberapa lama hati ini terpaut hanya padanya hingga sulit ku menerima cinta lain..
Ya karna yg aqu tau cinta itu hanya dia..

Dia yg bahkan taq pernah tau,,
Dia yg bahkan taq pernah mengingatku sedikitpun..
Mungkin aqu terlalu naif..
Berharap pada rasa semu...

Hingga suatu hal..kesedihan yg teramat dalam membuat aqu menyadari..
Apalah guna aqu terus mencintai ia yg bahkan mungkin taq perduli tentangqu..

Tuhan...
Arrahman,Arrahim
aqu percayakan segala yg terbaik menurutmu utk qu..
Utk Hidup qu dan Ketika Mati qu kelak.

Selasa, 08 Desember 2009

Untukmu Teman

Untukmu yang bernama teman,
Ingin aku hadiahkan sebaik-baik kalungan,
Seindah-seindah anyaman,
Dari seharum-harum bunga,
Kerana hati yang terpahat ini,
Saban hari semakin menyayangi,
Nilaian yang sama-sama kita kecapi,
Kenangan yang tak sudah-sudah kita lakari,
Kerana aku perantau,
Yang kerap menapak dan menjajah,
Walau dalam makna yang sementara,
Walau secebis semangat didada.
Contohku adalah kamu,
Kerana tamsilanmu adalah Rasulku,
Manusia agung karya Ilahi,
Pembimbing umat ke jalan abadi

Aku ingin melihat,
Rencana yang sama-sama kita bentangkan,
Bersemadi dalam hati-hati manusia,
Bersemi dalam peradaban ummah,
Tidak akan pernah cukup,
Apa yang kita lemparkan,
Kerna apa yang bakal dituntut,
Itulah yang kita khuatirkan.
Teman Bangkitkan kembali nostalgia itu,
Bersama ukhwah kita adun kembali,
Demi saat yang bakal kita miliki.
Teman,
Jangan mudah kita menafsir,
Mimpi indah kini,
Yang bukan untuk dirai,
Tetapi lihatlah ia,
Sebagai penterjemah diri,
Dikala kita beruzlah sunyi
Menghadap Ilahi.