Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Selasa, 28 Januari 2020

Jakhumfest 2020 Ajak Millenial Lebih Perduli Isu Lingkungan dan Kemanusiaan


Terakhir belakangan ini, warga Jakarta tengah mengandrungi suatu tempat bernama M Bloc Space. Dahulunya merupakan kawasan perumahan Peruri (Percetakan Uang Republik Indonesia) yang telah terabaikan selama kurang lebih 25 tahun, dan kini di rubah menjadi ruang kreatif Jakarta.

Berbagai agenda sudah pernah di langsungkan di tempat ini, tak terkecuali yang di helat pada Minggu 26 Januari 2020. Bertajuk Jakhumfest 2020 (Jakarta Humanity Festival) menyuguhkan sejumlah aktifitas, mulai bincang-bincang (talkshow) tentang kemanusiaan dan lingkungan, hingga acara musik untuk menggugah minat anak muda terhadap isu tersebut.

Jakhumfest diprakasai oleh Dompet Dhuafa didasari oleh semangat berbagi di Bulan Kemanusiaan dan meningkatnya perhatian anak muda terhadap berbagai isu kemanusiaan maupun bencana di Indonesia.

Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Imam Rulyawan memberikan sambutan pada pembukaan acara Jakarta Humanity Festival (Jakhunfest) 2020  "Melalui Acara ini, merupakan ajang para milenial untuk lebih peduli lagi terhadap lingkungan dan isu kemanusiaan." ujarnya 

Pengenalan soal topik humanis ini dituangkan melalui beberapa bentuk mulai dari pameran foto, bazar barang preloved (bekas) artis yang juga akan menyalurkan donasi, melukis payung, hingga seni musik.

panggung musik dan hiburan bertajuk "Sound of Humanity" di meriahkan oleh Chiki Fawzi, V1MAST dan Navicula. Dimana aliran musik serta lirik mereka bernuansakan alam serta lingkungan.

Dalam sesi talkshow pertama menghadirkan narasumber yang menyampaikan isu soal lingkungan. Segenap masyarakat khususnya para generasi muda memiliki peran penting terhadap sejumlah isu lingkungan di Indonesia yang dianggap cukup memiliki potensi penting dalam mendorong kehidupan berkelanjutan di Indonesia.

Swietenia Puspa Lestari yang akrab di sapa Tenia sudah gemar menyelam saat usia masih muda. Ia juga memiliki peran  sebagai pendiri Divers Clean Action, yang bergerak dalam bidang lingkungan dengan fokus pada permasalahan sampah plastik di laut. 

Jika laut sudah penuh dengan sampah, ikan-ikan di dalamnya pasti akan tercemar serta ekosistemnya tidak akan sehat. Sedangkan di Indonesia masyarakat banyak yang hidupnya dari laut, seperti nelayan-nelayan di pesisir.

Sejalan dengan yang diutarakan narasumber sebelumnya, Dithi Sofia selaku Manajer program Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik juga merasa miris dengan sampah yang merusak lingkungan, khusunya plastik.

"Sebagai negeri bahari, kehidupan laut merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Kita. Akan tetapi sampah plastik saat ini sudah sangat mengganggu keindahannya. Sudah saatnya jaga laut kita agar keindahannya tidak hanya tinggal sejarah." Dithi Sofia menuturkan.

Faktor supaya diet kantong plastik terlaksana adalah melalui advokasi, edukasi masyarakat dan peraturan pemerintah setempat. Pun hal ini tak lepas dari peran serta keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

Ada lima jenis sampah plastik sekali pakai yang menjadi problem utama, yaitu kantong plastik, sedotan, kemasan makanan, styrofoam dan scrub.

Dilah Hadju, selaku Founder Tumbuh Hijau Urban yang mulai bergerak tahun 2010. Tetapi lahir secara resmi tahun 2017. Kegiatannya lebih banyak kepada generasi muda khususnya anak-anak sekolah. Sebab kesadaran akan perduli lingkungan harus ditanamkan sejak dini.

Ada 3 langkah yang bisa diterapkan dalam pengolahan sampah, minimal untuk lingkungan disekitar Kita dahulu :

1. Meminimalisir
Misalnya dengan membeli barang sesuai kebutuhan. Belilah barang sesuai kebutuhan bukan keinginan. Hal ini tidak saja untuk menghemat uang tetapi juga untuk mengurangi sampah

2. Memilah 
Menggolonglan sampah berdasarkan jenisnya yang dapat dipilah menjadi 3 kategori, yakni sampah organik (seperti sisa makanan, sayur, dan buah), sampah anorganik (seperti kertas, botol bekas, kardus), dan sampah B3 atau bahan berbahaya beracun (seperti lampu bekas, baterai, obat-obatan bekas). 

3. Mencari Tahu
Perluas wawasan tentang program-program pengelolaan sampah misalnya dari media sosial. Selain edukasi yang baik untuk gaya hidup bebas plastik, banyak juga organisasi khusus peduli lingkungan yang mengadakan program atau acara pengelolaan sampah.

Terakhir adalah penyampaian materi dari Manajer Program Lingkungan Dompet Dhuafa Syamsul Ardiansyah yang mengungkapkan untuk diet sampah plastik yakni harus dengan menjaga dan mengelola sampah.

Isu energi terbarukan menjadi kontras dengan isu penggunaan bahan bakar fosil sepeti bensin atau bahan lainnya. Untuk mengatasinya, yaitu dengan melakukan dua hal. Pertama adaptasi, yakni dengan mempelajari situasi kemudian beradaptasi. Kedua mitigasi, yakni dengan mengubah pola konsumsi manusia terhadap plastik dan bahan bakar fosil.

Pengolahan sampah menjadi energi terbarukan ditenggarai bisa menjadi solusi atas berbagai persoalan sampah yang ada saat ini. Selain menyelesaikan sampah, energi yang dihasilkan bisa memiliki nilai manfaat.

Dalam acara ini panitia memberlakukan tiket donasi seharga Rp. 50.000. Hasil penjualan tiket donasi sepenuhnya akan disalurkan untuk program kemanusiaan Dompet Dhuafa seperti Rumah Tetap untuk Palu dan Lebak, Banten.

Minggu, 26 Januari 2020

Temen Kondangan Sarat Ajakan Move-on Dari Mantan

Film Teman kondangan (doc. MNCP_movie)
Lama tak ada kabar, usai perpisahan namun tiba-tiba datang undangan pernikahan dari mantan. Nah..lho, ada yang pernah mengalami ? haruskah memenuhi undangan itu, sedangkan di sisi lain status Kamu masih sendiri. Duh, gengsi juga ya jika harus datang sendirian.


Sama halnya yang di alami Putri (Prisia Nasution), yang tengah bimbang ketika mendapat undangan pernikahan dari mantannya, Dheni (Samuel Rizal). Putri ingin membuktikan bahwa dirinya sudah moveon dari kisah lalunya. Tapi, Ia butuh teman kondangan untuk datang bersamanya.

Juna (Kevin Julio), Galih (Gading Marten) dan Yusuf (Reza Nangin) merupakan kandidat teman kondangan yang diajak Putri untuk datang ke pernikahan mantan kekasihnya. Dan konflik pun muncul ketika ternyata mereka datang secara bersamaan.

Rabu, 22 Januari 2020

Memasak Lebih Istimewa dengan Bright Gas


Setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari ibu, peringatan ini biasanya di tasbihkan sebagai bentuk wujud terima kasih akan akan segala rasa sayang yang telah diberikan oleh sosok istimewa itu. Meskipun sebenarnya, sudah sepatutnya perasaan terima kasih itu berlaku tiap hari namun moment tersebut bisa sebagai penanda bahwa seorang Ibu harus selalu di hormati hingga kapanpun.

Jika menceritakan tentang Ibu, ada banyak yang membuat rindu salah satunya adalah masakannya dimana selalu dibuat dengan penuh cinta. Bicara mengenai soal masak-memasak tentu tak lepas dari kompor dan bahan bakarnya. Seiring pergeseran zaman, kini sudah hampir di tiap rumah menggunakan tabung gas untuk bahan bakar memasaknya.

Jujur saja, Aku masih suka khawatir untuk memasang gas sendiri ditambah lagi dengan banyaknya berita yang beredar mengenai tabung gas yang meledak. Namun, setelah menghadiri Talkshow Dream.co.id bersama Bright Gas, lho..ko mudah ya.

Selasa, 21 Januari 2020

Jelajah Masjid Al Islam Muhammad Cheng Hoo Palembang

Sejauh ini Palembang identik dengan ikon jembatan Ampera yang membelah sungai Musi. Akan tetapi di sisi lain, banyak hal menarik lainnya yang bisa di kulik di kota ini selain kuliner pempek nya yang khas.

Adalah sebuah bangunan Masjid berasitektur unik. Berjalan ke arah Kompleks Perumahan Amin Mulia, Jakabaring 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Maka akan ditemui Masjid Al Islam Muhammad Cheng Hoo atau banyak orang menyebutnya dengan sebutan Masjid Cheng Hoo.

Baca Juga : Masjid Cheng Hoo Surabaya

Di Indonesia terdapat beberapa Masjid Cheng Hoo , dua diantaranya berada di Surabaya dan Pasuruan yang juga pernah Saya kunjungi. Perbedaan Masjid Cheng Hoo Palembang dengan masjid Cheng Hoo lainnya adalah segi bangunan Masjid Cheng Hoo Palembang ukurannya yang paling besar dibandingkan dengan kedua Masjid Cheng Hoo lainnya.