Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Rabu, 16 Oktober 2019

Kiat Menjadi Youtuber Pemula


Perkembangan tren digitalitasi membuat masyarakat khususnya para milenial kian kreatif. Peluang dan kesempatan kerja semakin luas tercipta. Media sosial yang saat ini kian digandrungi adalah YouTube yang semakin waktu kian banyak diakses masyarakat luas. Berbagai channel dan kreativitas bisa ditemukan lewat kanal YouTube.

Oleh sebab itu, tidak heran saat ini profesi menjadi youtuber maupun vlogger semakin diminati. Contoh Youtuber yang sedang tren saat ini seperti Ria Ricis, Atta Halilintar, Edho Zhell, Raditya Dika dan masih banyak lainnya. Mereka itu bisa dibilang para youtuber sukses dan berhasil mendulang pundi penghasilan dari konten video yang mereka unduh.

Hanya saja untuk bisa eksis dan menjadi seorang youtuber sukses yang dikenal serta channelnya diminati masyarakat, bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan langkah-langkah dan strategi khusus agar video yang dihasilkan dapat ditonton ribuan pasang mata.

Yang harus diperhatikan dalam membuat konten yang bagus dan bermanfaat, yang paling penting lagi, bagaimana membuat konten yang menarik perhatian tuangkan  ide-ide kreatif serta berbagi pengetahun dengan masyarakat.

Dalam workshop yang dilaksanakan di Gramedia Mall Kelapa Gading, Jakarta penulis buku "Yuk JadinYoutuber", Jefferly Helianthusonfri memaparkan setidak ada 3 langkah sebelum memulai jadi youtuber :
1. Tentukan dulu apa yg ingin ditawarkan
2. Buat rencana konten
3. Mulai aja dulu


Judul Buku : Yuk Jadi Youtuber 
Penulis : Jefferly Helianthusonfri
Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Banyak hal yang bisa diangkat menjadi sebuah konten mulai dari Hobi, Keahlian, atau bisa berkaitan dengan bisnis dan sebagai inspirasi lihat refrensi dari youtube lainnya.

Ketika video  konten di upload semakin banyak diakses, maka semakin besar pula peluang untuk mendapatkan pundi-pundi uang. Untuk memaksimalkannya jangan lupa memonetisasi channel Youtube. Baik melalui iklan adsense, menerima sponsor dari pihak lain atau menjadi endorese, atau dengan menjual produk sendiri.

Semua langkah-langkah tersebut dikupas tuntas oleh Jefferly Helianthusonfri dalam buku berjudul Yuk Jadi Youtuber setebal 161 halaman dengan bahasa yang sederhana diserta infografis dengan tujuan mempermudah pemahaman kepada pembaca.

Kemudian pembaca akan dituntun untuk membuat konten video, membuat intro video, mencari stock shoot video, hingga proses editing video sederhana hingga proses laporan pendapatan di youtube analytics. Setelah selesai membuat konten video menarik yang berkualitas, hal lain yang tak kalah penting adalah optimasi video tersebut sehingga semakin banyak masyarakat yang menyaksikan channel youtubenya.
Mulai dari mencari kata kunci, menggunakan judul yang menarik, hingga memilih thumbnail.

Harus tetap di ingat, untuk menjadi YouTube kreator yang paling penting adalah konsistensi di Youtube, ‎‎baik itu dari segi jadwal, format konten, atau personality-nya. Terus produksi konten video secara konsisten dan mengupload ke channel minimum satu video dalam seminggu. Tetapi jika ingin channel bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih cepat, upayakan setidaknya mengupload 2-3 video dalam seminggu.


Minggu, 13 Oktober 2019

99 Nama Cinta Film Romansa Yang Siap Tayang 14 November


Tayangan bertema cinta tampaknya masih memiliki ruang di hati masyarakat. Oleh karenanya rumah produksi MNC Pictures kembali mendulurkan sajian sebuah film romansa berjudul 99 Nama Cinta dengan cerita cinta yang berbeda bahkan terbilang unik yang mencoba untuk memberikan sudut pandang lain bagi penonton tentang makna cinta.

Kisah yang diangkat adalah tentang sepasang muda mudi yang saling jatuh cinta dengan perasaan sayang, cemburu, juga hasrat ingin selalu dekat. Namun terdapat perbedaan latar belakang pekerjaan. Sebuah perjalanan hati dalam menemukan Tuhan melalui berbagai cara. Bagi Talia (Acha Septriasa), agama bukanlah hal utama dalam dirinya. Seorang produser acara gosip di sebuah televisi ini masih memandang dunia sebagai tujuan utama dalam hidupnya. Hingga kemudian ia di dekatkan oleh seorang ustadz muda bernama Kiblat (Deva Mahenra).

Sabtu, 12 Oktober 2019

Traveloka Xperience Beri Kemudahan Menapaki Wisata Bersejarah Candi Borobudur

Teringat akan masa sekolah dahulu, Saya begitu menyukai tentang sejarah, asal muasal dan legenda. Salah satu yang masih sedikit teringat adalah buku cetakan lama yang pernah Saya baca tentang Candi Borobudur di perpustakaan umum berhasil mengusik rasa penasaran Saya untuk suatu hari bisa mengunjunginya. Tinggal di kota metropolitan Jakarta tak melulu memiliki kehidupan mewah seperti yang digambarkan sinetron. Bisa dibilang jalan-jalan itu aktifitas mahal bagi keluarga Saya terlebih ke luar kota.

Akhirnya kesampaian juga bisa mengunjungi Candi Borobudur saat study tour dari sekolah. Dan kini, sudah kesekian kalinya berkunjung ke Jogjakarta bahkan di beberapa kesempatan bisa kembali berkunjung ke Candi Borobudur dimana kini semakin banyak pembaharuan terutama area sekitar candi di tata lebih nyaman.

Kemegahan Candi Borobudur

Rabu, 09 Oktober 2019

'Done' Lagu Ajakan Move On dari Kun Saraswati

Saya pernah mendengar sebuah ungkapan 'Jika ingin hidup bahagia, jangan biarkan masa lalu mengganggu ketenanganmu.' Hakikatnya masa lalu hanyalah sebuah kenangan dimana darinya menjadi suatu pelajaran berharga agar bisa menjalani hidup lebih baik. Dengan rasa semangat yang tinggi, percayalah bahwa Kita mampu melaluinya dengan baik.


Single Done - Kun Saraswati

Senada dengan single lagu yang baru di rilis oleh penyanyi pendatang baru Kun Saraswati lewat lagunya yang berjudul Done. Ditemui dalam rilis single nya pada 04 Oktober 2019 bertempat di Green house Co Working - Jakarta. Judul lagu Kun Saraswati 'Done' mencoba untuk menyampaikan pesan "Tidak apa-apa untuk merasa sedih, yang penting adalah bagaimana kita bangkit dari kesedihan itu dan melanjutkan hidup dengan semangat baru."

Lagu balada tersebut cukup mewakili karakter Kun Saraswati yang begitu menggemari pop dan jazz. Ditelaah dari lirik musik Kun Saraswati ini menceritakan mengenai kekecewaan pada masa lalu serta orang disekitarnya dan cukup, selesai segala keresahan.

take me with you or let me be with you
but if we knew, i’m trynna forget you
what did i do? i’m feeling so pale blue
this felt so true, but how about you?

Prechorus
The sky starts raining, but my heart keeps tracing
the storms are raging, but my heart keeps falling

Reff
**i’m clinging on to you, just tell me it’s not true that violets are not blue
i’m clinging on to you, just tell me it’s not true and there is no i love you


Last Outro
but if we knew, i’m done with you

Kehadiran lagu Kun Saraswati ini tentu saja menjadi satu warna baru dalam blantika lagu Indonesia yang masih di dominasi pop dan remix yang kian digandrungi. Lirik musik Kun Saraswati pun cukup mudah dipahami dengan keseluruhan lagu yang easy listening.

'Done'  ditulis sendiri oleh Kun Saraswati bersama Gobin Ahmad ketika hujan turun yang terinspirasi dari pengalaman pribadinya. Single ini tercipta sebagai pesan motivasi agar tak perlu takut menyudahi hal yang tidak baik untuk diri kita.


Dalam merilis single 'Done', Kun Saraswati berkolaborasi dengan sejumlah nama besar di industri musik. Dibawah naungan produksi Passion Vibe, label rekaman yang digawangi Belanegara Abe dan Edo Abraham, sebuah label yang sudah punya banyak pengalaman  bekerjasama dengan musisi lainnya seperti Rini Wulandari, Sherina, Heidi, Laki Official dan lainnya.

Judul lagu Kun Saraswati bertajuk 'Done'  ini memang di garap serius oleh mereka yang terlibat. Salah satunya dalam pembuatan video klipnya yang sudah bisa dilihat di youtube. Diantara pematang ilalang Kun Saraswati sebagai bintang dalam singlenya seakan meresapi setiap lirik musik yang di nyanyikannya. Penampilannya terbilang sederhana dan tidak berlebihan, cukup pas dengan usianya. Dominasi tone warna video klip itu pun begitu sendu seakan mewakili pesan yang ingin disampaikan dalam lagu.



Lagu Kun Saraswati sudah bisa dinikmati di beberapa platform online streaming seperti Spotify, Joox, iTunes, Deezer, Google dan video liriknya sudah ada juga di YouTube.

Tentang Kun Saraswati

Kun Saraswati mulai menunjukkan bakat bernyanyi sejak umur 3 tahun. Di usia 5-9 tahun Ia mengikuti les piano klasik. Ia juga belajar bermain gitar secara otodidak ketika memasuki SMP. Kemudian untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri, ia mengikuti beberapa kompetisi menyanyi ketika SMP dan SMA.

Kemudian di usia 18 tahun Kun Saraswati mulai menulis lagunya sendiri tak lama setelah mulai memasuki dunia perkuliahan. Lagu "Done" ditulis pada pertengahan tahun 2016 lalu, namun baru dijadikan sebuah karya lagu pada bulan Agustus 2019 kemarin.


Saat ini Kun Saraswati genap berusia 21 tahun dan siap untuk berbagi pengalaman serta bakat yang di miliki dalam bermusik kepada masyarakat, salah satu cita-cita nya adalah  agar pesan-pesan dari lagu yang ia ciptakan sampai ke hati pendengar. Demikian pula lewat judul lagu  Kun Saraswati 'Done' Ia ingin bercerita lewat nada dan lirik yang disenandungkan.

Diakuinya, Diana Krall merupakan penyanyi idola sekaligus inspirasi untuk seorang Kun Saraswati. Bahkan saking menggemarinya rela  menonton konser sang idola sampai ke Esplanade pada tahun 2016 silam.

Salah satu moto hidup Kun Saraswati adalah "I love what I do and I do what I love". Oleh karena itu Ia mengambil keputusan untuk serius berkarir di belantika musik. Disamping juga karena mengikuti minat dan bakat yang selaras dengan salah satu moto hidupnya. Tipekal seorang yang gigih ketika memiliki keinginan yang kuat.

Dara kelahiran 9 September 1998 ini memiliki bakat bernyanyi dan bermain musik. Kemudian mulai diasah secara profesional ketika diterima menjadi mahasiswi Fakultas Ilmu Seni Musik Universitas Pelita Harapan (peminatan: Jazz, Music Performance; major: Vokal).

Kun Saraswati merasa bersyukur telah memilih kuliah di fakultas seni musik UPH dan ternyata diterima. Adapun alasan memilih kuliah musik karena mengikuti minat dan bakat.

Sedari kecil Kun Saraswati tidak tertarik dengan sistem edukasi konvensional, namun menariknya saat ini dia adalah salah satu dari jajaran Vocal Teacher di MSI (Music School of Indonesia) Pondok Indah

Selain bernyanyi, Kun Saraswati juga memiliki bakat dalam hal make-up. salah satu pekerjaan sampingan yang sempat digeluti oleh Kun Saraswati adalah menjadi make-up artist. Kliennya kebanyakan adalah siswi SMP-SMA yang ingin melakukan photoshoot buku tahunan sekolah dan juga untuk acara prom-night

Tidak hanya memiliki bakat menyanyi dan bermusik, Kun Saraswati juga sangat gemar memasak. Ia pernah menjuarai lomba memasak tingkat sekolah ketika SMA. Kun Saraswati dulu bersekolah di SMA Tarakanita 5 di Pulo Raya (Jurusan Bahasa).

Sebenarnya muskilaitas penyanyi di negeri ini tak perlu diragukan, hampir tiap bulannya keluar single baru dengan persembahan terbaik dari para musisi. Sebagai warga Indonesia, Kita harus memberi dukungan terhadap musisi lokal dengan mendengarkan lagu Indonesia terbaru dan terbaik karya-karya mereka, Sebab dukungan kuat dari Kita menjadi suatu bentuk kontribusi untuk turut memajukan industri musik Indonesia.
Foto bersama Kun Saraswati (Doc : Blogger Crony)