Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Sabtu, 23 September 2017

Pemenuhan Gizi Seimbang Untuk wujudkan Generasi Emas 2045

Blogger Meeting (Doc. Blogger Cihuy)

Hesteg #SaveGenerasiEmas2045 ramai diperbincangkan jagat maya twitter dan berhasil menduduki trending topic pada 19 September 2017. Hal ini terkait pada program pemerintah untuk segenap masyarakat bangsa Indonesia. Diperkirakan pada saat HUT Emas 2045 di usia negara genap 100 tahun, penduduk Indonesia akan tergolong dalam usia produktif. Generasi emas ini diharapkan menjadi generasi yang cerdas komprehensif yang produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosial antar sesama masyarakat dan alam sekitar serta memiliki adab juga perilaku unggul dan berteladan positif. 

Penyiapan generasi emas dapat dilakukan melalui pembangunan karakter yang dimulai dari keluarga. Karena keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam pembinaan tumbuh kembang serta penanaman nilai-nilai moral dan pembentukan kepribadian menjadi tempat belajar bagi anak dalam mengenal dirinya sebagai makluk sosial dan pembentukan hati nurani.

Pada sebuah pertemuan komunitas Blogger Cihuy diadakan diskusi parenting seputar generasi emas yang diselenggarakan oleh Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), bekerja sama dengan Komunitas #KebayaKopidanBuku bertempat di Balai Sarwono, Jl. Madrasah Raya No. 14 RT.07/RW.06, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.

Dr Dwi Hastuti (Doc. Maliha)
Dalam sesi pertama, di isi oleh Ibu Dr. Dwi Hastuti, MSC selaku Kepala Divisi Perkembangan Anak, Departemen IKK, FEMA, IPB, dan pengelola Labschool Pendidikan Karakter IPB yang membahas tema 'Ibu Cerdas Anak Berkualitas'.

Keluarga merupakan pilar pembangunan bangsa, lingkungan pertama dan utama yang mempunyai peranan penting dalam memenuhi kebutuhan asih, asah, asuh yang akan membentuk karakter serta kepribadian seorang anak. Sebagai peniru ulung, anak akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya baik itu perilaku baik ataupun buruk. Mereka umumnya mengodolakan figur apa yang dilihat dan menjadi perhatiannya.

Setiap anak pasti memiliki perbedaan karakter, meskipun terlahir dari rahim yang sama. Kepribadian seorang anak dapat terbentuk karena 2 hal yakni kebiasaan dan teladan. Dalam membentuk karakter serta sifat anak dibutuhkan kasih sayang dan bimbingan yang cukup dari kedua orang tuanya. Hal sederhana adalah kebiasaan makan bersama dimana dalam benak anak, kegiatan makan tidak semata-mata hanya untuk memenuhi kebutuhan akan gizi yang seimbang, juga dapat dirasakan sejumlah manfaat lainnya.

Dalam sesi kedua, narasumbernya adalah    Bapak Prof. Dr. Dodik Briawan, Peneliti  di Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi Pangan dan Pertanian Asian Tenggara, SEAFAST CENTER IPB 2017. Dalam diskusi kali ini lebih membahas takaran gizi yang dibutuhkan anak-anak dan peran penting Ibu dalam memenuhi gizi pada anak yang akan membentuknya menjadi manusia berkualitas secara fisik, mental dan intelektual.
Prof. Dodi. B (Doc.Pri)
Anak-anak di Indonesia saat ini masih mengalami permasalahan gizi ganda, yaitu gizi kurang yang menyebabkan pendek (stunting) dan gizi lebih yang menyebabkan obesitas. Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama, umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Biasanya terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat ketika anak berusia dua tahun. Data Riskesdas tahun 2010 menunjukkan prevalensi balita pendek (stunting) di Indonesia masih sebesar 35,6 persen, yang menyebabkan Indonesia menjadi negara ke-5 terbesar di dunia, yang berkontribusi pada 90 persen anak-anak stunting di dunia.

Anak stunting memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit diabetes, jantung, hipertensi, obesitas, dan stroke di usia dewasa. Waktu terbaik untuk mencegah stunting adalah selama kehamilan dan dua tahun pertama kehidupan. Stunting di awal kehidupan akan berdampak buruk pada kesehatan, kognitif, dan fungsional ketika dewasa. 



Sementara itu, anak-anak yang menderita gizi berlebih (obesitas) diperkirakan naik hingga 3 kali lipat. Kenaikan obesitas anak ini tak lepas dari kemudahan akses makanan. Faktor kegemukan tak sekedar pengaruh dari genetik kedua orang tua semata, tapi juga dipengaruhi asupan makanan tak sehat yang dikonsumsi. Anak-anak yang menderita obesitas ini pada akhirnya berisiko mengidap berbagai penyakit pula ketika mereka dewasa, seperti diabetes, jantung, hingga kanker.
Porsi makan balita

Dalam pertumbuhan dan perkembangan anak perlu diperhatikan sejak usia balita bahkan saat masih dalam kandungan, pemenuhan asupan gizi seimbang harus diterapkan. Kebutuhan gizi pada masa balita membutuhkan lebih banyak nutrisi karena masa balita (usia 1—5 tahun) adalah periode keemasan. Pemberian makan pada usua anak balita sebaiknya disesuaikan dengan tahapan perkembangan tubuhnya. Porsi makan bayi standar dapat dilihat di buku posyandu yang diterbitkan Depkes. Porsi makan bayi 6 – 8 bulan hanya 2 - 3 sendok makan per sekali makan dan diberi 2 kali sehari, 9 – 12 bulan diberi 125 cc (1/2 gelas) sekali makan dan diberi 3 – 4 kali sehari.

Untuk memenuhi kebutuhan gizi balita, ASI memang menjadi anjuran utama namun dikala usianya yang kian bertambah haruslah dimulai beberapa asupa  nutrisi lain sebagai pendamping Mpasi. Dalam pemberian makan setiap hari harus diperhatikan 3J yaitu jenis, jumlah dan jadwal makan. 
Narasumber YLKI (Doc.Pri)
Dalam sesi ketiga, diskusi di isi oleh pembicara dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia dengan mengangkat tema 'Yuk, Jadi Konsumen Cerdas'. Adalah Natalya Kurniawati, staf bidang penelitian YLKI yang menjelaskan beberapa materi. Pentinglah kiranya menjadi konsumen cerdas ketika membeli barang-barang kebutuhan. Jangan sampai terlena dengan berbagai macam promo agar pengeluaran tidak membengkak. Setidaknya belilah seauatu yang memang dibutuhkan, cari tahu dahulu kandungan gizi dan informasi penting lainnya berkaitan dengan produk dan jasa.

Semua elemen masyarakat sebagai seorang konsumen harus bisa menjadi konsumen cerdas dengan memahami perlindungan konsumen, teliti, juga cermat dalam memilih setiap produk yang akan dikonsumsi. Selain itu, setiap Konsumen juga harus memahami hak dan kewajibannya bagi seorang konsumen : 
- Hak kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam berkonsumsi
- Hak utk memilih barang/jasa
- Hak mendapat informasi yang benar, jelas dan jujur
Hak memndapaat advokasi, perlindungan dan upaya penyelesaian sengketa
- Hak upaya mendpt pembinaan dan pendidikan
- Hak diperlakukan atau dilayani secara benar

Tanggung jawab sebagai seorang konsumen juga harus memperhatikan beberapa hal sebelum membeli produk barang atau jasa :
1. Teliti sebelum membeli, selalu perhatikan kartu manual dan kartu garansi, label hingga tnggal kadaluarsa 
2. Pastikan bahwa produk sesuai dengan standar mutu K3L (Kegiatan, Kesehatan, Keselamatan dan lingkungan).
3. Belilah barang sesuai dengan kebutuhan, bukan sesuai keinginan.



Selama ini masih banyak, masyarakat yang kerap keliru terhadap asumsi susu kental manis yang dikonsumsi. Sebagaimana dalam keterangan singkat Bapak Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, mengatakan bahwa "SKM bukanlah susu yang tepat untuk konsumsi minum anak. Sebenarnya SKM lebih tepat digunakan sebagai salah satu bahan untuk mengolah atau pelengkap makanan."


Mengamini pernyataan hal tersebut, pihak YLKI pun menyatakan bahwa "Kandungan gula di dalam SKM sangat tinggi, kurang lebih 40-50 persen, dan jika diberikan kepada anak-anak akan sangat berbahaya, bisa menyebabkan diabetes di usia sangat muda, obesitas, bahkan dan menyebabkan anak kekurangan gizi karena SKM rendah kalsium dan protein."

Saat ini, mulailah perhatikan asupan gizi yang akan dikonsumsi bagi diri terlebih pada usia anak balita agar tumbuh kembangnya proporsional dan baik.

Bagi masyarakat yang membutuhka n informasi dan keluhan dalam posisi konsumen bisa klik melalui web www.ylki.or.id atau melalui e-mail: konsumen@ylki.id .

Kamis, 21 September 2017

IBD Expo 2017 Menandakan Perkembangan Pesat Ekonomi Digital

Opening IBD Expo (Doc.Pri)
Fenomena yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dapat dicermati sebagai langkah awal baik pada sisi konsumen maupun produsen bahwa ekonomi digital tumbuh dengan cepat seiring pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Konsumen mendapat kemudahan dalam memenuhi kebutuhan ataupun segala keinginannya. Di sisi lain produsen pun lebih efektif dan efisien dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. 

Ekonomi digital dipercaya akan mampu menjawab tantangan pembangunan yang terus mengalami perkembangan signifikan. Terlebih Indonesia menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang diperkirakan cukup potensial dalam arus  perekonomian.

Ajang tahunan Indonesia Business and Development Expo atau IBD Expo, kembali digelar. Kali ini IBD Expo 2017 mengangkat tema 'Sinergi Indonesia Hebat' yang akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 20-23 September 2017. Dalam opening peresmiannya yang bertempat di Balai sidang Planary hall, Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo bersama sejumlah pejabat yang mendampingi yaitu Menteri BUMN Ibu Rini Soemarno, Menko Perekonomian Bapak Darmin Nasution, serta Menteri Komunikasi dan Informatika Bapak Rudiantara menandakan peresmian tersebut dengan pemukulan gong pada 20 September 2017.

Bapak presiden RI Joko Widodo (Doc.Ulin yusron)
Dalam sambutannya, Presiden memaparkan perubahan pola konsumsi masyarakat yang akan berpengaruh pada pola produksi di era ekonomi digital. pergeseran niaga mengalami perubahan dengan adanya transisi dari offline ke online. Jaringan digital berpotensi besar dalam mengembangkan pola konsumsi hingga distribusi. Disamping itu sudah banyak orang yang lebih dominan memanfaatkan media sosial, untuk mencari informasi hingga bertransaksi.

Acara opening IBD Expo yang dipandu oleh Rosiana silalahi ini dan disiarkan langsung Kompas TV, turut menghadirkan beberapa praktisi e-commerce yang menjalankan bisnis berbasis digital. Dalam sesi diskusi tersebut CEO Go Jek Nadiem Makarim, CEO Traveloka Henry Hendrawan, CEO Investree Adrian Gunadi, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah menuturkan berbagai pendapatnya tentang era ekonomi digital.
Salah satu stand BUMN (Doc.Pri)
Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang  merupakan wadah pembinaan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam meningkatkan pengembangan produk dan pemasaran akan turut memeriahkan event IBD Expo ini. Mencakup daerah terdepan, terluar dan tertinggal, program RKB ini nantinya akan membekali para UKM berbagai kemampuan dalam meningkatkan daya saing, baik dari aspek manajemen usaha, keterampilan, maupun pemasaran sehingga para pelaku UKM siap memasuki era globalisasi dan digital.

Bapak Joko Widodo berserta jajaran pejabat terkait, berkesempatan mengunjungi beberapa stand yang berada di Expo tersebut. Ajang IBD Expo di ikuti oleh ratusan perusahaan nasional dan internasional. Adapun tujuannya agar masyarakat luas mempunyai pemahaman yang lebih mendalam mengenai produk dan jasa serta peluang bisnis yang ada di Indonesia. Euforia pengunjung pun tampak terlihat dari banyaknya yang datang memenuhi gelaran IBD Expo.

Visit beberapa stand (Doc.Ulin Yusron)

Minggu, 17 September 2017

Perpustakaan Nasional Berfasilitas Terlengkap

Perpunas Merdeka Selatan (Doc.Pri)
Minat membaca di Indonesia terbilang cukup rendah di bandingkan beberapa negara Asia lainnya. Hal ini sebenarnya sudah harus menjadi perhatian karena akan berpengaruh pada perkembangan informasi dan pengetahuan yang kian pesat ke depannya. Padahal seseorang yang giat membaca akan menumbuhkan kebijakan dalam diri sebab dari membaca menumbuhkan inspirasi dan belajar berbagai hal dari beragam cara pandang. 

Suatu negara bisa dikatakan maju apabila memiliki perpustakaan yang berinisiatif dan tak berhenti berinovasi membangun minat baca masyarakat secara baik. Di imbangi dengan perkembangan era globalisasi dan teknologi yang kian pesat. Perpustakaan bisa menjadi salah satu pusat informasi untuk dapat menjadi sumber yang cepat dan tepat.


Setidaknya ada beberapa pembenahan yang harus diterapkan baik dari segi pelayanan maupun fasilitas. Perpustakaan harus beradaptasi agar tidak tertinggal dalam memberikan informasi pada masyarakat secara efektif serta efisien.


Kamis, 14 September 2017 gedung tinggi bertingkat itu tampak gagah berlokasi tak jauh dari silang monas, Jakarta Pusat. Halaman depan sudah tampak ramai oleh para tamu undangan dan beberapa pejabat berkepentingan serta para peliput berita. Hari itu menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan dibukanya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo.
Bpk Joko Widodo (Doc.Perpunas)
Jika sebelumnya, yang Saya ketahui Perpustakaan Nasional berada di area Salemba, saat ini semakin bertambah refrensi dengan dibukanya Perpustakaan Nasional yang beralamat lengkap di Jl. Merdeka Selatan No.11 aksesnya pun lebih strategis karena tepat berada di pusat kota.

Gedung ini berdiri di atas lahan seluas 11.975 meter persegi dengan luas bangunan 50.917 meter persegi bangunan setinggi 126,3 meter dengan 24 lantai dan tiga basement diklaim sebagai gedung perpustakaan tertinggi di dunia. Perancangan bangunan di menangkan oleh Mahasiswa UGM yang memberi sentuhan konsep gedung seperti sebuah jendela. Hal ini mendasari pada filosofi ( The Window For Your World ). Perpustakaan yang menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat Indonesia dan dunia dengan fungsi menjadi sentra aktifitas, edukatif, rekreatif dan kultural.

Fasilitas Mutakhir Perpustakaan Nasional

Fasilitas layanan dirancang dengan konsep green building dengan indeks konsumsi energi (IKE) 150 kwh/mm2 per tahun yang menyetarai dengan Singapura dan Malaysia. Pembangunan gedung fasilitas layanan tersebut menggunakan dana APBN (2014-2016) yang menelan biaya kurang lebih Rp 500 Miliar.
Beberapa koleksi buku (Doc.Pri)
Dilengkapi fasilitas komputer, internet dan wi fi, Perpustakaan menyediakan layanan multimedia, naskah, peta dan buku-buku langka. Disamping itu, pelayanan terbaru adalah ruang pameran (galeri), teater serta aula berkapasitas 1.000 kursi serta ruang diskusi yang bisa digunakan para penggiat dan komunitas literasi.

Tidak berhenti di sana, yang cukup menakjubkan adalah fasilitas layanan inklusif yang di desain untuk melayani penyandang disabilitas dari segi sarana prasarana, koleksi, maupun ruangan khusus bagi disabilitas tuna netra. Perpustakaan Nasional juga menyediakan fasilitas yang ramah terhadap anak dan memiliki ruangan khusus laktasi. Reading area anak-anak didesain secara apik, menarik dan colorful. Lukisan mural yang diambil dari cerita rakyat menghiasi pilar-pilar di ruang bacanya.

Fasilitas baca anak (Doc.Perpunas)
Berminat menjadi anggota Perpustakaan Nasional ? dengan basis Radio Frecuency Identification (RFID) yang tersedia di setiap lantai kian memberi kemudahan untuk membuat kartu anggota . Bahkan untuk pengelolaan lokasi tersedia tele lift sebagai akses transportasi mengantar buku. Dan terobosan lainnya adalah kemudahan untuk meminjam buku dengan limit tertentu (Open Access).


Yang cukup menarik perhatian Saya adalah logo bintang untuk Perpustakaan Nasional ini. Jika di amati secara seksama, bentuk itu merupakan perpaduan buku terbuka dengan kombinasi gradasi warna hijau dan biru. Layaknya bintang, perpustakaan adalah lambang ketinggian ilmu dan kemuliaan yang diharapkan mampu membuka cakrawala berpikir umat manusia.
Logo bintang (Doc.Pri)

Peresmian Perpustakaan Nasional ditandai dengan dibunyikannya sirine oleh Bapak Jokowi serta penandatanganan prasati peresmian gedung baru Perpustakaan Nasional RI. Presiden didampingi Mendikbud Muhadjir Effendy, dan beberapa pejabat lainnya. Setelahnya, Beliau berkeliling melihat bagian dalam perpustakaan. Disamping itu, beberapa relawan literasi pun mendapatkan sebuah mobil untuk perpustakaan keliling.


Perpustakaan bukan hanya tentang pencarian, namun penemuan: bukan tentang akses, tapi berbagi. (Goodreads)

Senin, 11 September 2017

Investasikan Amal Jariah Dengan Berwakaf

Berwakaf Ibarat menanam pohon (pinterest)
Selama ini, Saya mengetahui wakaf itu hanya berupa tanah dan benda tidak bergerak lainnya. Nyatanya, cukup luas cangkupannya. Sebagaimana tujuan dari wakaf itu adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan cara menafkahkan sebagian harta yang dimiliki untuk kepentingan banyak orang. Dan ternyata masih banyak yang keliru perbedaan dan asas manfaat dari wakaf, zakat dan infaq.

Menurut Hadist Riwayat Abu Hurairah ”Sesungguhnya Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam telah bersabda, Apabila seseorang meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakan ibu bapaknya.” Dari Hadist tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa wakaf merupakan amal jariyah yang tidak terputus walaupun telah meninggal dunia.

Meskipun hukumnya sunah, tapi dengan berwakaf itu berarti seseorang telah memberikan secara sukarela mendermakan sebagian hartanya, untuk kesejahteraan masyarakat luas semata karena Allah Ta'ala mengharap ridha dan pahala dari-Nya. Tidak terbatas dalam wujud sebuah benda, saat ini wakaf dapat ditunaikan dalam bentuk polis investasi . Adalah PT Sun Life Financial sebagai satu-satunya perusahaan yang mempelopori manfaat wakaf melalui polis produk asuransi jiwa syariah. Melalui program ini, nasabah dapat berwakaf #Lebihbaik dengan menggunakan manfaat asuransi dan investasi yang dimilikinya.

Tentang PT Sun Life Financial Indonesia

Dalam sebuah kesempatan, pada 09 September 2017 bertempat di The Hook Cafe Jakarta, PT Sun Life Financial Indonesia memperkenalkan kiprah perusahaannya yang telah berdiri sejak tahun 1865 di Canada. Hadir Bapak Ahmad Emir Farabie selaku Head Of Marketing memberikan seputar informasi lebih jauh tentang PT Sun Life Financial yang merupakan organsasi jasa keuangan International yang menyediakan berbagai produk asuransi untuk nasabah dan korporat.
Bpk Ahmad Emil Farabie (Doc.pri)
Inspirasi untuk terus membantu para nasabahnya mencapai kesejahteraan dan kemapanan dengan kemampuan finansial untuk kini dan masa mendatang. Masuk pertama kali di Indonesia sekitar tahun 1995  dan dengan berbagai penghargaan yang telah di raih menempatkan PT Sun Life Financial sebagai satu dari 10 perusahaan asuransi jiwa terbesar di Indonesia.

Setelah sukses dengan program asuransi konvensional, dan sekitar Bulan Desember 2010 PT Sun Life Financial meluncurkan asuransi berbasis syariah berasaskan saling melindungi dan tolong menolong di antara sejumlah orang dalam bentuk dana kebijakan untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah.

Manfaat Wakaf Melalui Asuransi Syariah

Melihat jumlah penduduk Indonesia yang mayoritas Islam, Sun Life Syariah mengedepankan fasilitas terbaik dan terus menerus dalam konsep "Client Focus" yang akan memberi manfaat inovatif bagi nasabah dalam menawarkan produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan.
Client focus (Doc.Sun Life)
Lebih jauh, Ibu Srikandi Utami selaku Vice President, Head of Syariah Sun Life Financial Indonesia menerangkan "Manfaat wakaf melalui produk asuransi merupakan solusi inovatif, nantinya nasabah tidak hanya memperoleh proteksi jangka panjang yang sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga menjalankan ibadah salah satunya melalui kesempatan berwakaf."

Program ini didukung penuh oleh lembaga resmi MUI dalam fatwa nomor DSN/MUO NO.106/DSN-MUI/X/2016 tentang wakaf manfaat asuransi syariah. Kadar jumlah manfaat investasi sejumlah sepertiga dari total kekayaan atau harta waris dimana manfaat asuransi yang dapat diwakafkan sebesar 45% dengan kelebihannya menjadi hak milik ahli waris.

Tentu saja segala prosedur tersebut harus melalui persetujuan semua ahli waris, dana asuransi itu nantinya diserahkan ke lembaga sosial yang telah dipilih. Perjanjian legalitas keseluruhan berkas ditandangani sebagai bukti ke absahannya di depan notaris.
Narasumber acara (Doc.Pri)
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan BWI, Bapak Ir. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, M.Ec., Ph.D mengatakan "Badan Wakaf Indonesia  mempunyai tujuan agar semua harta wakaf bisa dikelola secara produktif dan hasilnya disalurkan untuk berbagai sektor kemaslahatan umum."

Pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung langkah Sun Life dalam membangun pilar ekonomi melalui wakaf untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setidaknya hal ini telah memberi kemudahaan dalam menyalurkan dana wakaf melalui lembaga pengelola aset wakaf meliputi Badan Wakaf Indonesia, Dompet Dhuafa, Rumah Wakaf, serta 174 lembaga yang terdaftar di Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Suatu wakaf akan sah apabila memiliki 6 unsur berikut :

1. Wakif
Pihak yang mewakafkan harta bendanya

2. Nazhir
pihak yang menerima harta benda wakaf dari wakif untuk dikelola dan dikembangkan sesuai dengan peruntukkannya.

3. Harta benda wakaf
Harta yang di wakafkan haruslah memiliki daya tahan lama atau manfaat jangka panjang, dan mempunyai nilai ekonomi menurut syariat. 

4. Ikrar wakaf
kehendak wakif yang diucapkan secara lisan atau tulisan kepada nazir untuk mewakafkan harta benda miliknya. Dilaksanakan oleh wakif  kepada nazir dihadapan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) dengan disaksikan oleh dua orang saksi.

5. Peruntukkan harta benda wakaf
Penetapan harta benda wakaf untuk diserahkan dalam sebuah tujuan mulia, biasanya berorientasi untuk kemaslahatan umat.

6. Jangka waktu wakaf
Pemanfaatan harta wakaf bisa selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah.

Proses wakaf melalui Sun Life Syariah bersifat transparan dan terbuka. Dengan kredibilitas dan keamanan yang terjamin, dilain sisi nasabah bisa melihat dan mengecek track record tujuan dari aliran wakafnya melalui aplikasi MySunLife yang bisa di unduh gratis melalui google playstore. 

Jika ingin mengetahui lebih banyak akan produk dan layanan lainnya dari Sunlife Indonesia, maka bisa di lihat melalui akun media sosial tersebut :
Untuk informasi lebih banyak mengenai Asuransi Jiwa Syariah Sun Life ini bisa dilihat di :
Instagram  : @Sunlife_ID
Twitter       : @Sunlife_ID
Facebook  : Sun Life Financial Indonesia