Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Rabu, 17 Januari 2018

Begini Mencekamnya Trailer Ghost Movie

Diakui, saat ini blantika perfilman Nasional tengah mengalami peningkatan cukup signifikan. Salah satunya genre film horor yang sebagian besar masih digemari masyarakat Indonesia. Hal ini bisa terlihat dari konsep cerita, jika beberapa tahun sebelumnya film horor di identikan dengan yang berbau vulgar namun terakhir belakangan ini, para sineas mulai menyadari bahwa para penggemar film lebih menginginkan sebuah tayangan yang menarik dari sisi yang berbeda.

Terbukti, sepanjang tahun 2017 bioskop tanah air di ramaikan oleh perfilman nasional dengan genre horor dan berhasil membuat ribuan pasang mata untuk menyaksikannya. Genre film horor untuk tahun 2018 ini nampaknya masih akan menjadi primadona, dari beberapa list yang akan tayang, salah satunya berjudul Ghost.

Selasa, 16 Januari 2018

Aksi Jenaka Dalam Pembajakan Pesawat "Flight 555"

Ketika ingin berpegian, transportasi yang terbilang nyaman adalah pesawat. Dengan jarak jauh sekalipun, akan lebih hemat dalam durasi waktu. Efektif dan efisien, tapi kebayang ga... jika pesawat yang ditumpangi justru kena bajak ? Yang terbesit pastinya suasana mencekam, sebagaimana film-film asing yang mengambil tema tersebut biasanya digambarkan adalah kengerian, drama dan konflik. Tapi berbeda jika menyaksikan Flight 555.
Poster film (Doc. Film_Flight555)
Mengambil unsur tema mengenai pembajakan pesawat, yang di kemas rapi dan apik. Karena bergenre komedi, film ini justru tak menampilkan adegan sadis nan mengerikan. Justru yang ada hampir sepanjang film akan terhibur dengan adegan para pemain dan penuturan yang unik.

Cerita bermula dari pemuda Bali yang menetap di Jakarta bernama Putu, Ia menerima kiriman paket dari kawannya, beberapa lembar foto yang akan dibawanya ke Denpasar dan niatnya dijadikan alasan untuk menghidari perjodohan yang ditetapkan Sang ayah. 

Sebagaimana bandara, suasana begitu ramai. Menggunakan Flight 555 Komodo Air, pesawat tujuan Jakarta-Denpasar di isi beragam macam karaker penumpang. Seperti seorang pria pongah yang selalu mengaku sebagai wakil rakyat, wanita Thailand dengan sikap centilnya, seorang Bapak tua bersama dua istrinya, dua wisatawan Jepang yang hobi dengan selfie, Lelaki  berperawakan besar dengan putrinya yang tak jauh berbeda, dokter tampan yang mengoleksi berbagai gambar hewan lucu di lengannya, dua orang sahabat suku papua dan sunda, yang cukup mencuri perhatian adalah keberadaan Ryan D'Masiv yang memerankan dirinya sendiri. Kru pesawat ada (Julius Sitanggang)sebagai Pilot bersama (Awe) sebagai co.pilot, dengan tiga pramugari utama yang cantik yakni Shantal, Inta dan Ladya.

Sebelum lepas landas, Putu mendapat kabar dari adiknya bahwa Sang Ayah tengah terbaring sakit. Ia semakin gelisah, keinginannya hanya segera sampai ke Denpasar dan menemui ayahnya. Rupanya kegelisahan itu disalah tanggapi oleh Tifa. Bersama Raffi, mereka adalah dua orang anak yang dititipkan kepada Putu karena satu tujuan dalam penerbangan yang sama. Dengan tingkah polosnya, Tifa mencoba menjodoh-jodohkan Putu dengan pramugari cantik.

Putu semakin salah tingkah, Ia pun bergegas ke Toilet dan menemukan sebuah pistol di dalamnya. Perasaannya semakin kacau, Ia coba mengamankan senjata tersebut untuk menghindari hal yang tak di inginkan. 

Tak berselang lama, dua sahabat lelaki memulai aksinya mencoba membajak pesawat untuk merubah arah tujuan ke Jayapura. Bukannya takut, para penumpang justru tertawa dengan tampilan mereka. Namun, itu tak berselang lama, karena kemudian seorang lelaki berjaket kulit mengancam keselamatan seluruh awak pesawat dengan rakitan bom ditubuhnya. 

Semakin tertekan, Putu mengacungkan pistolnya, meminta agar pesawat tetap di tujuannya semula. 3 kelompok pembajak pesawat dengan ragam cara berbeda untuk memuluskan rencananya. Bagaimana akhir kisah perjalanan Komodo Air, Flight 555 ? Berhasilkah seluruh awak pesawat selamat ? Temukan jawabannya di bioskop Tanah Air, mulai 18 Januari 2018.

Film bergenre komedi ini sangat menghibur dengan dialog yang ringan dan mudah dipahami. Adegan dari para pemain juga cukup mengalir, menjiwai setiap peran yang dibawakannya. Dikemas dengan sangat menarik di bawah arahan sutradara, Raymond Handaya, serta naskah skenario yang ditulisnya bersama Isman Hs. Dibawah payung Rumah Produksi Film Citra Visual Sinema, dengan durasi tayang sekitar 106 menit ini juga mencoba menggambarkan sisi positif khususnya profesi pramugari. Yang memiliki andil dan tanggung jawab besar terhadap penumpang, di kala keadaan genting sekalipun.

Presscon "Flight 555"

Di produseri oleh Duke Rachmat dan Niken Septikasari, melalui film ini mencoba memotret beragam soal yang terjadi dalam masyarakat. Di gambarkan melalui berbagai karakter peran setiap pemainnya.

Menggandeng publik figure kenamaan, film Flight 555 bisa dikatakan bertabur bintang Tanah Air, yang sudah sangat dikenal di tengah masyarakat seperti Samuel Zylgwyn, Gisella Anastasia, Mathias Muchus serta sekitar 35 aktor serta artis lainnya. Bisa dikatakan, setiap peran memililiki posisi centralnya masing-masing. Proses syuting dilakukan di Hanggar Garuda dalam pesawat Boing 747 selama 18 hari.
Presscon Flight 555 (Doc.Pribadi)
Dalam acara gala premier yang berlangsung di Epicectrum Jakarta, pada 15 Januari 2018 beberapa pemain serta pundukung film Flight 555 seperti Tarra Budiman, Mikha Tambayong, Mosidik, Julius Sitanggang, Ingrid Widjanarko, Awe, Yudha Keling, Meriza Febriani, Ryan Dmasiv, Jaja Miharja serta yang lainnya, manaruh harapan besar bahwa film ini akan diterima secara luas dengan tayangan menghibur dan mengundang gelak tawa. Genre usia yang di targetkan untuk menyaksikan tayangan  ini adalah dengan usia 13 tahun ke atas.

Senin, 15 Januari 2018

Gerakan Tanam 10.000 Pohon Mangrove

Kerusakan lingkungan terakhir belakangan ini sungguh memprihatinkan. Penyebabnya tak terlepas karena faktor dari alam itu sendiri tetapi juga tidak sedikit bermula dari tindak laku manusia. Sebagaimana yang terjadi di beberapa wilayah ketika musim penghujan tiba, banjir besar tak pernah absen menggenangi. Bahkan untuk area pemukiman yang berada disekitar pesisir pantai sering sekali luapan air merambah naik ke daratan akibat dari pengikisan resapan air tanah dampak dari terjadinya abrasi.

Turunnya permukaan tanah mengakibatkan daratan menjadi lebih rendah dari lautan dan hal ini meningkatkan resiko terjadinya banjir akibat meluapnya air laut ke daratan. Berdirinya bangunan yang tegak lurus di sekitar pantai secara berlebihan juga menjadi faktor penyebab mempercepat terjadinya abrasi.

Senin, 08 Januari 2018

3 Kampanye Sosial, Womanation Peringati Hari Ibu

Saya pernah menyaksikan sebuah tayangan di channel youtube dari sebuah perusahaan yang melakukan sebuah survei private kepada beberapa karyawannya. Cukup unik, karena questioner yang harus di isi dalam lembaran kertas di depannya bukanlah terkait pekerjaan melainkan hubungan mereka kepada Ibunya.

Dari beberapa pertanyaan yang diajukan, seperti kapan terakhir kali bicara dengan Ibu ? Apakah masih tinggal bersama Ibu ?  Kapan terakhir tertawa bersama Ibu ? dan pertanyaan lainnya, kontan membuat karyawan yang mengikuti survei itu tak mampu membendung air matanya. Tayangan ini seakan memberikan fakta kehidupan modern yang sibuk dengan dunianya sendiri bahkan tak lekang berjarak dengan keluarga khususnya orang tua.

Sesibuk apapun kegiatan, memang sudah tak sepatutnya Kita mengabaikan keberadaan orang tua, khususnya Ibu yang memiliki peranan besar dalam kehidupan. Banyak cara yang bisa dilakukan dalam menunjukan rasa cinta kepada Ibu. Misalnya, ketika peringatan hari Ibu yang jatuh tiap tanggal 22 Desember. Timeline media sosial ramai menguatarakan cintanya kepada sosok seorang Ibu, semoga saja itu bukan sekedar trend semata tapi tulus dari hati.

Gerakan Sosial Womanation di Hari Ibu (Doc.Pixabay)
Dalam peringatan hari Ibu, Womanation yang merupakan sebuah komunitas perempuan beranggotakan 2000 orang yang tersebar di Indonesia menggagas kampanye sosial 'Udah Nelpon Nyokap?' serta "Isi Piringku" yang didukung oleh Danone Indonesia.

Komunikasi itu menjadi suatu poin dalam menjaga dan mempererat suatu hubungan. Sebagai pelopor kampanye 'Udah Nelpon Nyokap?' Harry Setiawan berharap melalui gerakan ini bisa menjadi pengingat untuk mereka,  khususnya yang ada di umur-umur akhir golongan milenial dan awal-awal Gen-X untuk terus menjalin kedekatan dan kehangatan hubungan dengan ibu, sebagai tempat berbagi cerita, dengan terus menjaga komunikasi yang positif dan saling mengisi.

'Udah Nelpon Nyokap?' merupakan sebuah kampanye viral dan offline yang ditujukan untuk mengingat kembali betapa besarnya jasa ibu dalam kehidupan. Melalui gerakan sosial ini,  ingin kembali menempatkan posisi ibu sebagai salah satu prioritas utama dalam keseharian, serta menjadikan menelpon ibu sebagai salah satu kegiatan yang tidak saja bersifat basa-basi, namun menggali sebuah ikatan yang lebih mendalam dan lebih mesra.

Myrna Soeryo selaku Chief Community Officer Womanation, memaparkan “Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada para ibu yang telah berjasa dalam mendidik dan membesarkan anaknya. Hal ini sejalan dengan visi dan misi dari komunitas Womanation yaitu untuk menghargai dan memberdayakan perempuan sehingga memberikan kontribusi positif untuk bangsa."

Diskusi Mengenai Komunikasi Keluarga
Di era serba digital, saat ini Indonesia membutuhkan para ibu yang me­lek teknologi agar bisa membim­bing anak-anaknya lebih produktif dalam meng­gunakan teknologi, dan tidak ikut-ikutan me­nyebarkan serta menyaring informasi khususnya yang bersifat hoax. Untuk itu para ibu harus siap menjalani aktifitas secara multi-tasking, dengan menunaikan berbagai peran dalam kehidupan sehari-hari karena menjaga dan merawat anak sangat tergantung dibawah pengawasan keluarga inti khususnya Ibu.

Bertempat di Eat and Eat FX Sudirman, dalam acara “Bincang-Bincang Nutrisi Buat Si Kecil”, Womanation turut mengundang dalam acara diskusi pentingnya memahami perilaku dan asupan makanan orang-orang yang kita sayangi, terutama anggota keluarga terdekat.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengampanyekan slogan "Isi Piringku" sebagai pengganti slogan "4 Sehat 5 Sempurna" untuk pedoman konsumsi sehari-hari dalam memenuhi gizi seimbang, dengan rutin minum air putih yang cukup, aktivitas fisik minimal 30 menit per hari, serta chek up rutin untuk menjaga kesehatan tubuh.

Pada umumnya 'Isi Piringku' menggambarkan porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari 50 persen buah dan sayur, dan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat serta protein. Danone Indonesia turut serta mendukung berlangsungnya program ini karena sejalan dengan gerakan Alimentation Revolution atau Revolusi Pangan Danone. Jadi secara tidak langsung, dalam memperingati hari Ibu, Womanation menjalani 3 sinergi kampanye sosial yang bersifat positif.

Berbuat baik dan mengungkapkan rasa sayang pada Ibu tidak perlu menunggu moment tertentu, lakukanlah setiap hari secara sederhananya menjaga komunikasi yang baik. Sebagaimana yang di gaungkan 'Udah Nelpon Nyokap ?', Wailayati Ningsih  selaku Senior Health and Nutrition Manager Danone Indonesia menuturkan.

Makanan mempunyai fungsi yang sangat penting dalam menyelaraskan pikiran dan emosi. Ajeng Raviando, seorang Psikolog menyampaikan “Kita kerap kali baik disadari maupun tidak, sering menunjukkan rasa kasih sayang melalui makanan. Misalnya dengan cara memberikan makanan kegemaran ibu kita, memasak untuk ibu kita atau hanya sekedar menanyakan keseharian makanannya. Hal-hal ini mungkin tampak sepele namun dapat memberikan dampak psikologi yang positif bagi orang-orang yang yang kita sayangi.”

Anak juga merupakan anggota keluarga terdekat, sudah sepatutnya juga diperhatikan asupan makanannya. “Pengenalan asupan nutrisi seimbang pada anak memang harus dimulai sejak dini. Karena nutrisi adalah sumber daya yang memungkinkan tubuh untuk berfungsi dengan baik dan menjaga tubuh agar tetap sehat. Sudah sepatutnya memperhatikan konsumsi makanan yang mengandung vitamin, lemak. protein, karbohidrat, sehingga semua manfaat baiknya bisa diserap oleh tubuh. Sebab, jika anak tidak bisa mendapatkan kebutuhan nutrisi yang baik, ini akan berpengaruh pada organ dalam tubuhnya. Kesehatan anak pun akan terganggu, mulai dari sistem kekebalan tubuh yang menurun hingga terganggunya perkembangan otak anak.”


Diskusi Tentnag Nutrisi Keluarga
Komunikasi yang erat menjadi salah satu hal penting yang harus terpenuhi dalam suatu hubungan keluarga, disamping kelengkapan kebutuhan asupan nutrisi yang tepat agar kesehatan keluarga terjaga sehingga membentuk karakter pribadi yang lebih hangat dan menjadi manusia lebih produktif.