Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Sabtu, 16 Desember 2017

Komitmen Astra Membangun Negeri Melalui Pendidikan

Karunia semesta yang diciptakan Tuhan, begitu luas di segala penjurunya. Beragam hal dapat dipelajari dari setiap jejak tempat yang di pijaki. Indonesia menjadi salah satu ciptaan terindah dengan segala pesonanya. Beragam kejadian alam bisa dijumpai di berbagai tempat. Katakanlah salah satunya, bagi pecinta wisata sejarah bukan sekedar museum tapi beberapa tempat alami bisa menjadi area mempelajarinya. Misalnya untuk melihat fosil manusia purba dengan beragam jenis peralatannya, sangat mudah di jumpai di wisata alam Goa Pawon yang terletak di kawasan Bandung - Jawa Barat.

Wisata Sejarah Goa Pawon (Doc.Pribadi)
Sering melakukan perjalanan, itu akan lebih membuka wawasan di berbagai bidang. Semakin banyak berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, akan ditemukan berbagai hal baru yang menarik sehingga menimbulkan rasa penasaran untuk terus bertumbuh, mempelajari berbagai hal yang dipenuhi dengan pengetahuan-pengetahuan baru yang ditemukan dalam setiap destinasi.

Belajar melalui alam akan lebih termaknai jika di imbangi dengan attitude yang baik dan tentu saja itu harus bermula dari sebuah pendidikan, yang semestinya menjadi suatu keharusan bagi setiap individu, karena melalui pendidikanlah menjadi suatu proses menemukan jati diri sebagai manusia beradab, yang bisa dilakukan melalui pendidikan formal maupun informal. Tapi, jika disaksikan melalui berbagai media rupanya masih begitu banyak daerah di Indonesia yang masih minim keperdulian terhadap dunia pendidikan.

Ada berbagai hal yang mendasari, diantaranya karena kurangnya fasilitas. Memang tidak bisa terus-terusan bertumpu dan bergantung kepada pemerintah semata, setidaknya harus ada kontribusi dari masyarakat dan pihak luar lainnya seperti perusahaan misalnya melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) menjadi suatu konsep atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap sosial maupun lingkungan.

Pentingnya suatu pendidikan membuat Astra International (Astra) menjadikan bidang pendidikan sebagai salah satu dari empat pilar utama program CSR yang di jalaninya dengan ketiga lainnya meliputi kesehatan, lingkungan dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Berbagai program CSR yang dilakukan Grup Astra mengacu kepada pendekatan Triple Bottom Line, atau 3P yakni Profit (keuntungan), Planet (Lingkungan) dan People (Manusia). Prioritasnya di mana perusahaan ataupun cabang Astra berada, harus memberikan nilai tambah kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Inspirasi 60 Tahun Astra (Doc. Satu_Indonesia)
Telah berkiprah selama 60 tahun sejak tahun 1957, Catur Dharma menjadi nilai dasar perusahaan yang hingga saat ini masih relevan dan sejalan dengan visi serta misi yang di embannya. Mewujudkan salah satu butirnya untuk menjadi perusahaan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Pihak perusahaan Astra tak henti berkontribusi secara berkesinambungan yang dijalankan oleh sekitar 208 perusahaan Grup Astra bersamaan 9 yayasan Astra lainnya, meliputi :
  1.  Yayasan Toyota Astra (berdiri tahun 1974, bergerak di bidang pendidikan).
  2. Yayasan Dharma Bhakti Astra (berdiri tahun 1980, bergerak di bidang pengembangan UMKM).
  3. Yayasan Astra Bina Ilmu (berdiri tahun 1995, berkembang menjadi Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra) untuk meningkatkan kualitas SDM, terutama di bidang industri sepeda motor).
  4. Yayasan Astra Honda Motor (berdiri tahun 1995, untuk mendukung masyarakat di bidang pendidikan dan Income Generating Activities (IGA).
  5. Yayasan Amaliah Astra (berdiri tahun 2001, bergerak di bidang sosial keagamaan).
  6. Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (berdiri tahun 2009, bergerak di bidang pendidikan, khususnya di daerah prasejahtera).
  7. Yayasan Karya Bakti United Tractors (berdiri tahun 2008, untuk mempersiapkan SDM khususnya di bidang alat berat).
  8. Yayasan Astra Agro Lestari (berdiri tahun 2010, fokus pada kegiatan sosial di bidang pendidikan).
  9. Yayasan Insan Mulia Pama (berdiri tahun 2014, bergerak di bidang sosial keagamaan).

Melalui Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (Satu Indonesia), Astra ingin memberikan nilai tambah lewat karsa, cipta, dan karya. Demi mendorong terciptanya generasi yang cerdas dan berkualitas, untuk itulah Grup Astra cukup fokus dalam menjalankan CSR di bidang pendidikan.

Beragam program dan kegiatan sudah dilakukan seperti pemberian beasiswa, pembangunan infrastruktur di beberapa sekolah, pendistribusian buku-buku, melengkapi berbagai fasilitas pendidikan yang belum tercukupi di beberapa sekolah, pelatihan serta pendampingan untuk meningkatkan kompetensi dalam bidang teknologi baik untuk pelajar maupun pengajarnya.

Grup Astra juga menggagas dan membangun Rumah Pintar sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera melalui pengetahuan dan keterampilan. Sebagai sarana pemberdayaan bagi lingkungan yang dapat mewadahi berbagai kegiatan dimulai dari pendidikan anak usia dini, remaja, kaum perempuan, hingga kelompok lanjut usia. Keberadaan rumah pintar diharapkan dapat membangun masyarakat cerdas, inovatif, dan sejahtera.

Berfokus pada lima sentra, yakni sentra buku, sentra permainan, sentra komputer, sentra audio visual atau sentra panggung, dan sentra kriya. Sejauh ini setidaknya sudah sekitar 20 rumah pintar yang didirikan di sembilan provinsi Indonesia, meliputi Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Barat.
Rumah Pintar Nurul Alfalah (Doc. Pikiran Rakyat)
Salah satu yang telah berjalan sejak Juni 2014 adalah Rumah Pintar Astra di Madrasah Nurul Falah yang berlokasi di Daerah Sukaluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Selain lokasinya yang cukup  dekat dengan Astra Biz Center, dipilihnya tempat tersebut karena sebagian kondisi masyarakatnya yang masih kurang perduli terhadap pentingnya pendidikan sehingga masih cukup banyak usia anak yang bahkan belum tersentuh pendidikan.

Dalam menjalankan Rumah Pintar, ada beberapa pembimbing yang terlibat. Di antaranya guru PAUD, mahasiswa, atau siswa SMA yang mendapat beasiswa dari Astra.

Untuk kriya sendiri dikelola remaja masjid. Adapun prakarya yang dibuat adalah berbagai kerajinan boneka dari barang bekas, atau membuat sablon untuk piring, gelas, dan t-shirt yang kemudian di distribusikan untuk dijual dan hasil dari penjualan digunakan untuk dana tambahan bagi berlangsungnya kegiatan remaja masjid.

Tidak sekedar itu saja, didirikannya sebuah lembaga pendidikan bernama Politeknik Manufaktur ASTRA di bawah naungan Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI) menjadikannya sebuah wujud nyata bentuk pengembangan dari Akademi Teknik Federal. Mengukuhkan perusahaan otomotif ini dengan suatu kebijakan dan strategi menyeimbangi kesenjangan di industri untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam menyongsong era globalisasi demi  pembangunan Indonesia yang lebih baik.

Polman Astra (Doc. Astra International)
Astra membantu pengembangan pendidikan di sekolah-sekolah yang terletak di daerah prasejahtera, tujuannya agar semua anak memiliki kesempatan yang sama sehingga bisa tumbuh menjadi anak bangsa yang cerdas, mandiri, serta peduli pada pembangunan di daerah asalnya. Dengan segala kontribusi yang telah di dulurkannya, Astra bisa dikatakan menjadi satu lembaga usaha bertauladan, yang perduli terhadap lingkungan dan memiliki manfaat bagi masyarakat luas.

Pada tahun 2010 Astra meraih penghargaan “Anugerah Peduli Pendidikan” dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, prestasi, dan intensifnya kegiatan CSR Grup Astra yang menjadikan pendidikan sebagai prioritas utamanya disamping pemberdayaan ekonomi pendapatan perusahaan.

Kamis, 14 Desember 2017

Maraknya Bisnis Daring, Trade Mall Agung Podomoro Tetap Optimis

Digital & Konvensional Market (Doc: Freepik)
Maraknya situs jual beli online yang terus bermunculan, memang memberikan segala kemudahan dan hidup praktis sebagai manusia modern. Tidak bisa dipungkiri, sedikit banyak tentunya membawa dampak bagi perekonomian.

Kemunduran bisnis konvensional ini disebabkan adanya perubahan zaman menjadi generasi melek teknologi. Dimana banyak orang akan lebih sering menggunakan smartphone untuk mengakses segala kebutuhan. Keadaan seperti ini bukan daya beli masyarakat yang mengalami penurunan, tetapi gaya berbelanja masyarakat berubah. Semestinya memang harus ada kolaborasi sepadan antara online dan offline agar berjalan beriringan.

Ditemui dalam acara Kaleidoskop TM Agung Podomoro 2017, HO Mely Surjani selaku VP Corporate Marketing TM Agung Podomoro mengungkapkan pendapatnya. Bahwa prubahan pola belanja masyarakat dari offline menjadi online memang turut mempengaruhi jumlah kunjungan di berbagai pusat perbelanjaan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan kunjungan masyarakat ke mall yang tergabung di Trade Mall Agung Podomoro Group.

"Khusus untuk angka kunjungan ke Trade Mall Agung Podomoro Group tetap tinggi. Angka kunjungan mencapai 300-500 ribu orang per hari. Ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat untuk berbelanja offline masih tinggi." Tutur Mely

Disamping itu, TM Agung Podomoro di prediksikan masih memiliki prospek bisnis yang baik untuk tahun 2018 nanti. Mely menambahkan, pihaknya akan tetap melanjutkan kegiatan-kegiatan reguler seperti yang dilakukan sepanjang 2017 ini dengan tiga misi yakni TM Mendorong kemajuan UKM, TM sebagai tempat aktifitas masyarakat dan komunitas Jakarta dan berperan terhadap kemajuan bisnis tenant.

Khusus sektor makanan dan minuman cukup terbantu dengan adanya sinergi pelayanan jasa transportasi online yang menyediakan fitur pemesanan makanan di beberapa tenant.

Saat ini, TM Agung Podomoro Group mengelola 10 pusat perbelanjaan di Jakarta dan Balikpapan. Mall-mall tersebut adalah TM Blok M Square, TM Mangga Dua Square, TM Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok, TM Harco Glodok, TM Kenari Mas, TM Kalibata City, TM Thamrin City, TM Seasons City, TM Blok B Tanah Abang, dan TM Plaza Balikpapan.

TM Agung Podomoro berkomitmen tidak hanyak menawarkan penyewaan ataupun kepemilikian kios semata, bahkan membuka peluang dan memberikan pembekalan kepada segnap pedagang di tenant untuk tergugah terhadap perkembangan ekonomi dari konvensional menuju pasar global.

Mely cukup yakin melihat prospek bisnis yang baik di tahun 2018 untuk TM Agung Podomoro. Sebagaimana misinya menjadi destinasi pusat belanja serta bisnis nasional dan Inerational. Turut serta mepertimbangkan menjalankan trend bisnis di tahun mendatang kolaborasi offline dan online dengan pendekatan O2O yang terdiri dari Offline 2 Offline (meneruskan dengan segala kegiatan reguler yang telah di lakukan), Online 2 Offline (memberikan akses ke market place dan fasilitasnya), Offline 2 Online (memberikan kemudahan fasilitas cicilan atau payment) dan Online 2 Online (berinovasi terhadap sistem perdagangan  dengan media digital tapi tetap mempertahankan keberadaan toko fisik yang akan meyakinkan kepada customer nantinya).
Melly bersama Media&blogger (Doc.Gita Siwi)
Dalam pembangunan perekonomian Indonesia, UKM selalu dinilai sebagai sektor yang memiliki peranan penting juga strategis dalam perkembangan perekonomian nasional, didasarkan pada pertumbuhan ekonomi dan penyerapan  tenaga kerja serta hasil industri. Dalam remcana kerja Pemerintah di tahun 2018 menargetkan Pertumbuhan Perencanaan Pembangunan Nasional memcapai titik 5,6 persen.

Setidaknya ada sekitar enam sektor yang memiliki sumbangan terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi yaitu Industri Pengolahan terutama non migas, pertanian, perdagangan, informasi dan komunikasi.

TM Agung Podomoro akan tetap menciptakan kemeriahan dan keramaian dengan bazar makanan buah seperti di Mangga Dua Square, Tatung Singkawang ketika perayaan Cap Gomeh menjadi agenda besar di tahun mendatang dan yang rutin serta selalu ramai oleh pengunjung adalah Ennichisai yang berlangsung di Blok M menjadi agenda di tahun 2018.

Minggu, 10 Desember 2017

Review Film : Memoar Biografi Of Chrisye

Pertama kali mendengar lagu Sang Legenda musisi tanah air ini baru di era awal tahun 2000-an ketika baru memasuki masa Sekolah Menengah Pertama. Lagu "Seperti Yang Kau Minta" cukup lama bertengger di chart musik televisi saat itu yang memang khusus menyajikan acara musik tanpa drama atau penonton alay.

Mungkin Saya cukup ketinggalan mengenal kiprah musiknya di tanah air, karena jauh sebelum itu tidak sedikit lagu yang dinyanyikannya masih abadi bahkan banyak di recycle musisi baru. Bernama lengkap Chrismansyah Rahadi atau yang lebih dikenal dengan nama Chrisye memulai debut karir bermusiknya melalui band. Dibawah naungan nama band GYPSY membawa Chrisye terbang ke New York selama kurang lebih satu tahun.
Film Chrisye (Doc. MNCP)

Jumat, 08 Desember 2017

Mengkaji Arah Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa

Temu Nasional Pengadaan 2017 (Doc.DianKelana)

Filosofi management berkembang semakin kompleks, dari yang awalnya berfokus pada arus barang secara bertahap mulai melibatkan arus informasi dan keuangan. Untuk itulah dibentuk suatu organisasi publik yang bertujuan memberikan pelayanan kepada publik secara lebih optimal dalam hal ini adalah jasa. Dimana pada kebutuhannya memerlukan proses pengadaan.