Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Rabu, 20 Juni 2018

Jelajah Masjid : Keindahan Arsitektur Masjid Ramlie Musofa Menyerupai Taj Mahal

Dahulu setiap melewati kawasan Danau Sunter, di sebuah bangunan yang belum rampung pengerjaannya. Sahabat Saya sering kali berujar "Gue pingin bisa akad di Masjid ini." Saya bahkan belum terbayangkan seperti apa arsitekturnya nanti, yang bisa terlihat ini akan menjadi rumah Allah yang megah.


Namun, masjid berdominasi putih ini baru resmi di buka sekitar bulan Mei 2016. Tak di ingkari, arsitekturnya memang sangat indah yang akan terbayang dalam benak adalah Bangunan cantik yang ada di India, Taj Mahal. Tempat ibadah yang dinamai Masjid Ramlie Musofa ini rupanya memang terinspirasi dari design Taj Mahal dan itu tak terlepas dari filosofinya sebagai perlambangan keabadian cinta.

Sang pendirinya, yakni Haji Ramli Rasidin berharap masjid ini tetap abadi seperti Taj Mahal. Akan selalu dipenuhi jamaah sepanjang masa dengan kehakikian cinta kepada Sang Maha Pencipta. Penamaan Masjid ini Ramlie Mustofa merupakan penggabungan inisial dari nama-nama keluarga yang di kasihinya. (Ra) untuk Ramli Rasidin dan (Lie) untuk nama sang istri, Lie Njok Kim. Sementara itu, (Mu) berasal dari nama Muhammad sang anak pertama, (So) dari Sofian si anak kedua, dan (Fa) dari kata Fabian, nama anak ketiga.

Masjid Ramlie Musofa ini mengadopsi unsur tiga budaya yakni Melayu, Arab dan Tionghoa. Hal ini bisa di lihat dari berbagai ukiran ayat Al-Qur'an yang terpahat indah di dindingnya dengan tinta emas. Aksara Cina dihadirkan untuk menandakan bahwa masjid tersebut didirikan oleh mualaf keturunan Tionghoa. Pasalnya Haji Ramli Rasidin merupakan warga keturunan Tionghoa asal Aceh yang merantau ke Jakarta sekitar awal tahun 1970-an.


Bangunan berlantai tiga itu mempunyai sebuah kubah berukuran besar yang dikelilingi sejumlah tiang-tiang kecil. Sebelum menuju ke ruang sholat akan melewati tangga utama Masjid Ramlie Musofa. Dimana di sisi-sisi tangga ini menyuguhkan kaligrafi surat Al-Fatihah dan Al-Qariah dengan corak berwarna emas. Makna yang ingin disampaukan melalui kedua surat dalam Al-Qur'an ini adalah mengigatkan bahwa keberadaan akhirat itu benar adanya, maka berbuat baiklah selagi berada di dunia. Jangan lupa untuk selalu mengingat Sang Khalik dengan tak pernah putus berdoa hanya pada-Nya serta berharap mendapat magfirah jalan lurus yang di ridhai-Nya.


Hampir sebagian besar setiap sudut bangunan designnya berwarna putih dan emas. Jika melihat ke sisi sampingnya, terdapat sebuah taman kecil yang di hiasi tanaman rambat sehingga memberikan suasana asri. Ruang shalat di dominasi oleh permadani sajadah berwarna hijau dengan tiang penyangga berukuran besar di sekitarnya. Tak jauh berbeda, di shaft laki-laki pun memiliki konsep serupa dan untuk tempat imam terdapat sebuah mimbar yang bisa di peruntukan bagi para penceramah. Di tempat wudhunya air bersih mengalir cukup baik. terdapat ukiran dinding tentang tata cara mengambil wudhu dengan benar.


Bagi yang ingin bertandang ke Masjid Ramlie Mustofa bisa menggunakan transjakarta lalu turun di halte Sunter Kelapa Gading. Karena lokasinya tidak dilewati angkutan umum, maka bisa dilanjutkan dengan menggunakan ojek. Alamatnya ada di Jalan Danau Sunter Raya Selatan Blok I / 10 No. 12C - 14A, RT.13/RW.16, Sunter Agung - Jakarta Utara.

Sepengetahuan Saya, Masjid Ramlie Musofa ini sudah mulai di bangun pondasinya sejak tahun 2011, mungkin karena ada beberapa kendala sehingga baru rampung dan selesai lima tahun kemudian. Keberadaan Masjid ini seakan menjadi oase di tengah padatnya aktifitas Ibu kota Jakarta khususnya kawasan Utara. Selain di peruntukan ibadah, Masjid Ramlie Musofa juga terbuka untuk para pendatang yang ingin belajar dan mendalami islam bahkan untuk sekedar wisata religi dengan catatan tentu saja berpakaian yang sopan dan tertutup. Masjid ini di buka untuk umum sekitar sampai pukul 21.30.

4 komentar:

Nugraha Fauzi mengatakan...

Luar biasa masjidnya, keren. Taj Mahal-nya Indonesia ini ...
Tak kirain mustofa, nyatanya musofa toh. Ahh semoga sahabatnya benar2 bisa akad disana ya, amiinn

Sungai Awan mengatakan...

bagus sekali masjidnya
sisi kamar mandi dan tempat wudhu pasti rapi, indah dan bersih

Ngayap.com mengatakan...

Depan masjid juga sekarang ada kampung warna warni Sunter yg tak kalah apik kak. Dekat bangat masjid ini dengan kosanku

BlogSabda.com mengatakan...

wahhh saya baru tahu masjid yang satu ini, seandainya masih dijakarta saya akan kemari untuk wisata reliji. Masjid ini sarat dengan nilai historis didalamnya. Indah sekali