Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Jumat, 29 Mei 2020

Realisasi Mengunjungi Karimun Jawa Ketika Wabah Corona Berakhir

Ikon Tulisan KarimunJawa (Sumber gbr : DetikTravel)
Menjelang akhir 2019 dunia gempar dengan ditemukannya wabah di Wuhan, yang terus menyebar hingga penjuru dunia sehingga statusnya menjadi Pandemi. Menurut theconversetion(com) Pandemi adalah tingkat tertinggi untuk darurat kesehatan global dan menunjukkan bahwa wabah yang meluas ini mempengaruhi banyak wilayah di dunia. Tak terkecuali di Indonesia, sejak sekitar Maret 2020 dan jumlah pasien positif terus meningkat sehingga diberlakukan PSBB  (Pembatasan sosial berskala Besar) yang mengharuskan Kita untuk beraktivitas dari rumah.

Hampir 3 bulan di rumah aja tentu kerap ada rasa jenuh menghampiri, tapi demi memutus mata rantai dari penyebaran virus maka peraturan harus ditaati tak terkecuali dengan menjalani standard protokol kebersihan dan kesehatan. Terkadang ada rasa rindu ingin kembali melalang buana, ke berbagai destinasi indah di negeri ini.

Jika Pandemi ini telah berakhir Aku jadi ingin merealisasikan rencana untuk mengunjungi kota Jepara, kota yang terkenal dengan julukan Bumi R.A Kartini ini menyimpan berbagai destinasi menarik. Ada beberapa pantai yang rasanya memanggil-manggil untuk di datangi. Selain itu disini juga banyak pengrajin karya ukir, patung dari produk kayu jati yang bahkan sudah banyak di ekspor hingga mancanegara.


Pun jika kondisi bagus dan memungkinkan ingin juga menyebrang ke Karimun Jawa. Hamparan pasir putih dan air yang jernih menjadi pemandangan yang bisa dinikmati di taman nasional ini dengan suasana yang asri dan alami. Belum lagi keindahan terumbu karang serta ikan berwarna-warni di dalam laut akan menjadikannya daya tarik untuk bermain-main di dalam air. Karimun Jawa ini terdiri dari puluhan pulau dan setiap pulau punya karakteristik yang berbeda, oleh karena itu Island Hopping mesti jadi agenda wajib saat ke sini.
Underwater Karimun Jawa (Sumber gbr : Karimunjawainfo)
Misalnya di Pulau Menjangan Kecil bisa snorkeling santai, dilanjut menikmati kenyamanan Pulau Cemara Kecil (pulau ini seperti kolam renang alami dengan laut berpasir dangkal setinggi dada), snorkeling bermain dengan nemo di Karang Tengah, dan bermain bersama kawanan hiu di penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan.

Sebenarnya begitu banyak tempat-tempat menarik yang bisa di kunjungi di Karimun Jawa. Salah satu yang tak boleh terlewatkan adalah Bukit Loves seperti namanya ada sebuah tulisan love yang terbuat dari semen. Dan dari tempat tinggi nya berpijak, wisatawan bisa melihat panorama Wilayah Karimun Jawa serta Yang paling ikonik adalah tulisan Karimun Jawa yang cukup besar dan tuisan tersebut menghadap ke arah selatan atau menghadap kearah laut.

Jika ingin menikmati sunset yang indah karena di tenggarai sebagai tempat yang epic untuk menyaksikan matahari  tenggelam dengan pendar orange yang seakan ditelan lautan wisatawan bisa bertandang ke Pantai Ujung Gelam Yang terletak di paling ujung barat Pulau Karimun Jawa.

Untuk menuju Karimun Jawa ini, setidaknya harus menyebrang dengan kapal fery dari pelabuhan Kartini di Jepara. Mumpung sudah tiba di kota yang pernah menyandang gelar The World Carving Center ini maka sekalian saja eksplore berbagai destinasinya mulai dari pantai hingga museum dan jejak sejarah R.A Kartini. Setidaknya siapkan waktu beberapa hari untuk mengeksplore Jepara, mengenai akomodasi penginapan tidak terlalu rumit karena cukup beragam pilihan hotel di Jepara yang menawarkan berbagai fasilitas mencukupi.

Beberapa pantai di Jepara itu cukup memikat wisatawan khususnya pecinta wisata air. Pantai itu ibarat pelabuhan melupakan segala kepenatan, kegalauan, maupun luapan keceriaan. Menyusuri pantai bagai bernostalgia dan membangkitkan berbagai kenangan yang ada. Menyaksikan matahari terbit dan terbenam di pantai selalu memberi kekaguman dan ketakjuban akan silih bergantinya waktu.

Bertolak dan kembali ke Jakarta, sebagai penggemar moda transportasi Kereta Api, Aku pasti akan ambil jalur ini. Dari Jepara tepatnya di Terminal Jepara menuju terminal Terboyo (Semarang) lalu dilanjut kereta api menuju Jakarta.

Berhubung memang melewati Semarang, rasanya sayang saja melewatkan eksplore kota Lumpia ini, sembari melepas rindu tempat wisata di Semarang cukup banyak yang Ikonik. Tidak hanya tradisi dan budaya saja, Semarang juga memiliki potensi wisata yang sangat beragam. Mulai dari wisata sejarah, wisata alam, wisata keluarga, wisata religi dan tentu saja wisata kuliner.
Pecinan Semarang
Satu tempat yang seru dan tidak terlalu jauh dari pusat kota adalah Pecinan Semarang, biasanya ketika menjelang sore saat weekend begitu banyak dijajakan kudapan dan dagangan dengan aneka kuliner. Di tempat ini juga banyak bangunan-bangunan unik khas Tiong Hoa. Di lokasi ini, setidaknya ada sembilan buah klenteng, baik milik umum maupun klenteng keluarga, Salah satu yang paling terkenal adalah klenteng Tay Kak Sie. Kerap kali disebut sebagai Istana Para Dewa sebab koleksi dewa di dalamnya adalah yang terlengkap di antara semua klenteng di Semarang.

Nah, untuk mencicipi berbagai ragam kuliner bisa menuju Jalan Gang Warung yang disebut Pasar Semawis. Setiap akhir pekan mulai pukul 18.00 WIB, sepanjang jalan ini akan menjadi kawasan kuliner malam. Bukan cuma street food khas Semarang aja, kudapan kekinian yang digemari masyarakat umumnya juga tersedia. Selama di Semarang, tidak terlalu sulit untuk mencari akomodasi penginapan karena Hotel Murah di Semarang pun cukup banyak dengan harga yang variatif. 

Untuk kemudahan dan kenyamanan Aku biasanya reservasi lewat Reddoorz, prosesnya mudah dan unit kamar serta fasilitas nya tidak  mengecewakan.

Prosedur reservasi kamar di Reddoorz :

Halaman Muka Reddoorz
  1. Buka aplikasi atau website RedDoorz, login atau klik Daftar jika belum ada akun
  2. Kemudian dalam kotak pencarian, pilih kota tujuan (Dalam hal ini Aku pilih Kota Semarang ).
  3. Pilih waktu chekin dan chekout
  4. Setelahnya akan muncul berbagai properti pilihan yang tersedia
  5. Klik properti yang sekiranya sesuai dengan kebutuhan akomodasi
  6. Klik detail properti, biasanya akan di infokan peta atau rute properti, waktu serta kebijakan jam chek in dan chek out. Setelah dirasa sudah pas langsung klik pesan sekarang.
  7. Cek lagi detail biaya biasanya sudah. Terangkum jelas biaya properti satu kamar serta sudah include pajak kemudian klik tab biaya sekarang
  8. Pilih jumlah pembayaran ada beberapa opsi mulai dari transfer bank, kartu kredit serta bisa juga bayar di beberapa minimarket
  9. Setelah di pilih akan keluar instruksi pembayaran. Misalnya memilih by transfer maka di tab utama akan di infokan virtual acount untuk pembayaran. Akan di infokan pula nomor refrensi bookingan serta batas waktu pembayaran kurang lebih 60 menit. (Biasanya info akan ter link by email di akun terdaftar).
Membuat perencanaan perjalanan ketika berakhirnya pandemi jadi satu hal yang cukup menyenangkan. Mengalihkan perhatian Kita dari rasa jenuh. Dan Kita tentu begitu berharap semoga semuanya bisa membaik serta wabah ini lekas mereda.

21 komentar:

Muyassaroh mengatakan...

Semoga rencanya terkabul ya mbak setelah pandemi berakhir, mengunjungi wisata di Jepara dan yang lain. BTW, recommended banget nih reservasi lewat Reddoorz, tinggal pasang aplikasinya dan mulai mengikuti step by stepnya. Semoga ada keajaiban dan pandemi segera berakhir...

Mia Yunita mengatakan...

udah lama banget saya nggak ke semarang. dulu aja jamannya sma trus pas lagi stuck garap skripsi masih suka diajakin ke semarang, krn kebetulan para om dan tante ada yang tinggal di sana. sekarang udah pada pindah.

Nurul Sufitri mengatakan...

Aku terakhir ke Semarang tuh ke Lawang Sewu. Jadi kangen jalan2. Trus kepengen juga sih ke Karimun Jawa..ngerasain naik kapal ferry nya asik kali ya? 😘 Semoga corona lekas menghilang biar kita bisa plesiran lagi aamiin.

lithaetr mengatakan...

Memang wishlist saya sesudah pandemi ini berakhir adalah jalan-jalan kakak. Penat rasanya. Semoga keinginannya segera terwujud ya, kakak

Lia Yuliani mengatakan...

Mbak, Aku pun sama punya rencana mengunjungi karimum jawa tapi belum terlaksana aja. Dulu pas tinggal di Semarang belum pernah ke Pecinan Semarang. Kalau hotel ada satu hotel yang viewnya bagus di Semarang namanya Oak Tree Emerald Hotel, ini rekomended deh hotelnya. Moga rencana Mbak Siti mengunjungi karimum jawa bisa terwujud setelah pandemi berakhir

Triyatni A. mengatakan...

Dulu juga kalau mau liburan RedDoorz yang jadi andalan, hehe. Soalnya murah dan cabangnya banyak di mana-mana. Semoga nanti kita segera bsia jalan-jalan lagi setelah pandemi berakhir aamiin

Rosanna Simanjuntak mengatakan...

Aku juga belum pernah eui ke Jepara.
Seingatku hanya pernah melewatinya waktu mau ke Semarang.
Itupun beberapa tahun yang lalu, saat aku belum punya gadget, hahaha.
Agak sulit ya untuk membuktikannya.

Semoga dengan new normal, masih bisa bolang lagi.
Tentunya tetap dengan peraturan new normal ya.

Sepertinya kita harus berdampingan dengan pandemi ini, untuk sementara waktu.

Siska Dwyta mengatakan...

Semoga rencananya bisa segera terealiasasi ya Mbak. Yah semoga pandemi juga bisa segera berakhir biar kita semua bebas melakukan kegiatan traveling lagi.

Reh Atemalem mengatakan...

Kalau pandemi ini berakhir, aku mau ke Jogja! Kemaren udah sempat beli tiket + booking kamar, tapi terus batal. :((

Nurhilmiyah - author of www.fadlimia.com mengatakan...

Wah mbak Siti, jadi mingin²i nih pingin traveling ke Karimun Jawa, naik ke bukit Love nya dan jangan lupa nginep di hotel Reddorz yaa

Alivia Awin mengatakan...

Semoga COVID-19 segera berakhir :((((

Aku udah kangen banget liburan sama staycation :((((

Fanny_dcatqueen mengatakan...

Baca ini ya mba, aku lgs kangeeeeen banget pengen jalan, pgn mudik ke solo, pgn road trip LG keliling Jawa. Jepara aku blm prnh datangin apalagi Karimun Jawa.

Udh prnh bilang ke suami sblm pandemi pgn deh ngilangin road trip kayak dulu, tp rutenya beda.

Cm kalo bisa ke sana, aku LBH suka kulineran drpd snorkeling ato wisata air :D. Nasib ga bisa berenang hahahahaha. Semoga cepeeet ya mba vaksin covid ini ditemuin :(. Jujur aku udh stress banget ga bisa traveling gini

Tira Soekardi mengatakan...

aku juag kepingin ke sini

Alannobita mengatakan...

Ak juga berencana ksini dr 2 tahun yg lalu semoga kesampaian setelah pandemi

Siti Nurjanah mengatakan...

Aamiin pun demikian dengan beberapa rencana lain yang tertunda. Semoga wabah ini lekas menghilang dari bumi kita

Siti Nurjanah mengatakan...

Ehmm..tampaknya mesti nyisihkan waktu untuk kembali bertandang ke kota lumpia ini. Kian waktu ada aja hal seru yang bisa di eksplore

Siti Nurjanah mengatakan...

Aaamiiiin Allahumma aamiin
Semoga lekas menghilang wabah ini agar aktifitas bisa kembali normal seperti sedia kala
Seru mba menikmati perjalanannya di atas kapal feri dengan dikelilingi pemandangan perairan yang begitu luas

Siti Nurjanah mengatakan...

Huhuhu iya ya.. rasanya butuh refreshing dari segala penat yang ada. Kota berdoa saja wabah ini lekas menghilang dari bumi

Siti Nurjanah mengatakan...

Aaamiiin. Kamipun begitu ya mba bisa merealisasikan wujud traveling ke Karimun Jawa
Semoga keadaan kembali membaik dan kita bisa wujudkan segala rencana yang tertunda

Sintia A. mengatakan...

Karimun Jawa ini asik banget, ya. Berharap bisa berenang supaya bisa explore lautnya, deh :D

Siti Nurjanah mengatakan...

Semoga Pandemi lekas berakhir, sehingga kita bisa menjelajah lagi
Ah iya.. sering pakai reddoRed juga untuk akomodasi penginapan