Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Sabtu, 09 November 2019

Kompasiana, Wadah Berbagi dan Berkreativitas

Sekitar beberapa bulan lalu, teman lama semasa sekolah tiba-tiba menyapa lewat sebuah facebook massager aplikasi facebook. Ia bertanya dan memastikan apa benar tulisan yang dibacanya di situs yang mengarah ke kompasiana mengenai bioskop di Mall Grand Cakung adalah tulisan Saya. Sempat terkejut, karena bisa di katakan itu tulisan sekitar dua tahun lalu.
Halaman profil Kompasiana
Bahagianya menulis dan berbagi informasi itu adalah ketika apa yang disampaikan membawa manfaat bagi pembacanya. Dengan menulis secara tak langsung membuka jendela komunikasi dengan banyak orang dan banyak pihak. Ketika tulisan itu dibaca orang lain, sesungguhnya Kita sedang menjalin komunikasi dengan berbagai pihak . Ketika tuisan kita menarik, akan mengundang komentar dan tanggapan dari orang lain.

Di era digital seperti sekarang banyak sebenarnya platform yang bisa mewadahi untuk menuangkan ide dan aspirasi. Selain lewat blog pribadi ini, Saya juga menulis dan memiliki akun di Komapasiana. Sebuah wadah citizen Journalisme, untuk mengungkap gagasan dan pendapat melalui tulisan. Sebenarnya Saya sering mendengar cerita beberapa orang yang bilang Kompasiana itu wadah tulisan yang dominasi politik. Padahal ga juga, justru ada wadah fiksiana (untuk kreatifitas dan literasi) temanya pun banyak seperti gaya hidup, film, olahraga, wisata dan banyak lainnya.

Jumat, 08 November 2019

Tatalogam Lestari Kenalkan Domus Revo di Ajang Pameran Konstruksi Indonesia 2019

Pameran Konstruksi Indonesia'19 (doc. Dian Restu)

Pameran Konstruksi  Indonesia kembali diadakan tahun ini. Event akbar itu  dilangsungkan dari tanggal 6 - 8 November 2019 di JI Expo kemayoran - Jakarta. Bertajuk Indonesia Infrastructure Week (IIW), acara ini dihadiri oleh para pelaku atau perusahaan infrastruktur dari berbagai negara.

Dihelat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pelaksanaan ajang ini bersamaan dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur terutama dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM) konstruksi serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi.

Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pembangunan infrastruktur dari Sabang hingga Merauke dikejar untuk membangun konektivitas, menciptakan pemerataan ekonomi di seluruh tanah air, serta meningkatkan daya saing bangsa di kelas dunia.
Kehadiran Pak Jokowi disambut antusias (doc.Blomil)
Dalam sambutan di pembukaan ajang Indonesia Infrastructure Week (IIW), Presiden Jokowi mengatakan pameran ini penting diadakan sebagai wujud keseriusan Indonesia untuk mengejar ketertinggalan pembangunan dari negara lain.

Tatalogam Group kembali ikut berpartisipasi dalam Pameran Konstruksi Indonesia 2019. Hal ini menjadi satu bentuk partisipasi aktif sebagai perusahaan yang fokus dalam industri baja dalam pembangunan bersama pemerintah serta BUMN lainnya untuk Indonesia yang lebih baik, yang dapat dilaksanakan secara cepat tanpa mengabaikan kekuatan dan keindahan strukturnya.

Partisipasi Domus di Pameran Konstruksi (Doc.Pri)
Sebagaimana diketahui bersama, jika pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur (Kaltim). Dan untuk mewujudkan rencana tersebut, ada baiknya pemerintah perlu mempersiapkan pembangunan sejumlah infrastruktur fisik.

Berkaitan dengan hal tersebut, Vice President PT Tata Logam, Stephanus Koeswandi, mengatakan pemindahan ibu kota menjadi momentum bagi para pengusaha jasa konstruksi untuk membuktikan bahwa Indonesia juga mampu membangun infrastruktur dalam waktu relatif singkat.

Adalah  Domus Revo produk lanjutan dari yang sudah ada sebelumnya, kelebihannya disini tak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen dalam membangun rumah. Tapi terus berinovasi dengan teknologi terbaru yakni membangun rumah atau merenovasi rumahnya dalam waktu hanya 5 hari.

Domus Revo merupakan bangunan dimana komponen-komponen penyusunnya telah dipersiapkan sebelumnya atau pun telah diproduksi di pabrik. Setiap komponen itu di packing terpisah dan diberi label penjelasan secara detil tentang cara merakitnya. Tersedia dalam beberapa tipe rumah yakni 21, 30, 36 dan 45 m2 seharga Rp2,2 juta/m2 (terpasang).

Produk berupa batangan baja ini dibangun dengan sistem knock down (rakit). Pada packing-an komponen diberi label penjelasan tata cara merakit sehingga konsumen tinggal mengikuti langkah-langkahnya. Pabrikan juga sudah melubangi panel sehingga konsumen tinggal merangkai dengan baut. “Kalau produk sebelumnya harus potong-potong panelnya, Domus Revo tinggal plug and play. Satu hari bisa berdiri framenya" Stephanus menambahkan.

Stephanus Koeswandi (Doc.Pri)
Selain sebagai bangunan permanen instan, Domus Revo juga cocok untuk penanganan bangunan sementara pasca bencana. Sistemnya yang praktis dan bisa di bongkar pasang, jadi memberikan efektif dan efisiensi waktu yang terbilang cepat. Sejauh ini PT Tata Logam sudah mendirikan sekitar 1.200 hunian tetap di lokasi bencana seperti Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Sebagai perusahaan produsen terbesar genteng metal dan baja ringan di Indonesia, PT Tatalogam Lestari konsen mengembangkan produk yang memberikan kemudahan dan solusi untuk membangun rumah dalam waktu singkat. Meski terbilang instan, rumah Domus Revo memiliki sistem aplikasi yang mudah, praktis dan cepat, namun tetap mampu menghadirkan kenyamanan fungsi serta estetika pada hunian.

Tatalogam Group tetap berkomitmen untuk menggunakan baja dalam negeri guna mendukung pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan di Indonesia. Serta mendukung adanya informasi ketersediaan material dan peralatan konstruksi, sebagai informasi rantai pasok yang akurat dan komprehensif .

Dalam ajang pameran Indonesia Infrastructure Week (IIW), tak hanya menampilkan ribuan produk inovatif yang bisa memberi solusi bangunan dan konstruksi, tapi ada juga seminar untuk mendapatkan pengetahuan baru akan dunia infrastruktur indonesia. Disamping itu kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini juga ada kompetisi adu cepat membangun rumah, terlihat sejumlah pekerja bangunan berlomba membuat rumah dalam Pameran Konstruksi Indonesia yang di ikuti dari berbagai daerah.


Kompetisi membangun Konstruksi (Doc.Blomil)

Selasa, 05 November 2019

Ke Sumatera Barat, Jangan Lupa Kunjungi Tempat Wisata ini

Sumatera barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Setelah salah satu makanan khasnya, yakni rendang menjadi salah satu makanan terenak di dunia, ranah minang ini ternyata juga memiliki banyak sekali destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi.


Bisa dikatakan, soal destinasi Sumatera Barat memiliki paket lengkap. Mulai dari pantai, danau, bukit, lembah, pegunungan, kuliner hingga kekayaan adat istiadat. Dari beberapa di antaranya yang ikonik ada juga beberapa destinasi yang sayang jika terlewatkan ketika berkunjung ke wilayah ini. Beberapa diantaranya :

Danau Maninjau
Danau Maninjau

Secara administratif, Danau Maninjau merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Saat ke sana bersama komunitas jalan asal Jakarta, Kami melaju dari arah Bukittinggi dan sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan yang sangat menakjubkan dan cukup menenagngkan karena konturnya yang berkelok-kelok dimana banyak orang menyebutnya Kelok 44.