Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Jumat, 30 Juli 2021

Menelusuri Sisi Unik Masjid Agung Palembang

Masih masa PPKM yang diperpanjang, Kita berharap angka kasus Covid-19 segera mengalami penurunan dan keadaan lekas membaik. Melewati masa-masa dirumah aja, dan membuka dokumentasi perjalanan. Rindu sekali rasanya, healing ke berbagai area wisata alam dan menelusuri tempat-tempat menarik serta unik seperti Masjid Agung Palembang atau biasa disebut juga Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) I Jayo Wikramo.

Masjid Agung ini didirikan oleh Sultan Mahmud Badaruddin I, Jayo Wikramo. Beraada di lokasi yang strategis, Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang yang bahkan merupakan salah satu masjid besar dan tertua di Kota Palembang.

Baca Juga : 5 Wisata Sejarah di Palembang

Awalnya masjid ini bernama Masjid Sultan yang dirancang oleh seorang arsitek dari Eropa dan belum memiliki menara. Bentuk masjid hampir bujur sangkar, memiliki ukuran 30 meter x 36 meter. Konsep bangunan masjid memadukan keunikan arsitektur Nusantara, Eropa dan Tionghoa.

Rabu, 21 Juli 2021

Makna Ketulusan dalam film Ayla : The Daughter Of War


Film "Ayla : The Daughter Of War" yang dirilis tahun 2017 ini tengah ramai dan viral di jagat salah satu platform media sosial dan setelah menyaksikannya ternyata memang sebagus itu. Menurut deskripsi ku, film ini menyampaikan pesan akan makna ketulusan dari sebuah  kebaikan, cinta dan kemanusiaan.

Film berdurasi hampir 2 jam ini terinspirasi dari sebuah film dokumenter Korea Selatan 2010 berjudul "Kore Ayla" yang terkenal baik di Korea Selatan maupun di Turki. Sebuah ikatan lebih dari anak korban perang dan pasukan tentara.

Sinopsis :

Setelah perang dunia 2 pecahlah perang antara Korea Selatan dan Korea Utara pada tahun 1950. Adalah Sersan Suleyman Dilbirligi (Ismail Hacioglu) merupakan bagian dari pasukan Turki yang dikirim PBB. Bersama yang lainnya termasuk sahabatnya yang mahir dalam menembak, Ali (Ali Atay) ditugaskan untuk membantu peperangan yang ada di Korea Selatan.

Suleyman adalah perwira muda yang patriotik, berkepala dingin tetapi berhati hangat. Teringat akan salah satu scene yang cukup unik antara Suleyman dan seorang tentara Amerika ketika ingin mengusir semut. Suleyman justru tak sanggup membunuh hewan kecil itu dan memilih trik lain mengusir semut.