Jumat, 18 Januari 2019

Melangcong Ke Uni Emirat Arab, Jangan Lupa Singgah di Tempat ini

Dubai - Uni Emirat Arab (doc. pixabay)

Seiring maraknya lini masa sosial seperti instagram, kian banyak terekspos berbagai tempat indah di berbagai penjuru dunia terlebih saat ini hal apapun begitu mudah di akses dengan jaringan internet. Dari sekian banyaknya para pelancong memposting negeri indah yang dikunjungi, Dubai cukup menjadi mayoritas. Kota di Uni Emirat Arab ini cukup hits terakhir belakangan, sebab banyak destinasi tersembunyi yang cukup menarik.

Selain memiliki wisata budaya dan kemegahan arsitekturnya, Uni Emirat Arab (UEA) juga menawarkan wisata alam yang mempesona.Tidak salah jika UEA menjadi salah satu yang selalu menarik parawisatawan yang datang dari penjuru dunia dan termasuk kedalam salah satu negara yang paling banyak di kunjung. Berada di Jazirah Arab membuat UEA kaya akan hamparan gurun dan formasi-formasi bebatuan yang membuat wisatawan merasa berada di planet lain. Selain itu, sebagai negara di Teluk Persia, UEA juga memiliki pantai-pantai yang cantik dan cocok untuk selfie dan update status di laman media sosial.

Oleh karena itu, tidak heran apabila UAE terus menarik minat maskapai dunia untuk membuka rute dari berbagai penjuru dunia dengan harga terjangkau, seperti yang dilakukan olehmaskapai qatar airways. Bagi Kamu yang menginginkan ketenangan wisata alam UAE, berikut lima destinasi wisata alam yang sangat disayangkan jika tidak disinggahi.

Kamis, 17 Januari 2019

Redam Stres, Berwisata Ke Bali Bisa Jadi Pilihan

Di era modern yang terus bergerak dinamis ini kerap kali menuntut seseorang terjebak pada kesibukan tiada berujung, yang terkadang membuat orang tidak memiliki waktu luang untuk melakukan hal-hal menenangkan dan menyenangkan sehingga bisa memicu timbulnya stres. Dampak negatifnya adalah bisa menurunkan daya ingat, membuat tubuh lesu, dan membuat emosi tidak terkendali yang lebih fatalnya menimbulkan depresi jika tidak di kontrol dengan baik.

Oleh sebab itu, stres perlu dikelola dengan bijak agar bisa menjadi dorongan dan motivitasi bagi diri sendiri untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas. Ketika stres melanda, Kita bisa mencari hiburan yang menyenangkan ataupun melakukan hal yang memang digemari untuk menangkan pikiran. Setidaknya luangkan waktu dengan bersantai seperti  menonton film, membaca buku, atau travelling supaya keadaan pikiran menjadi lebih fresh.


Iya travelling bukan sekedar untuk mencari kesenangan, tapi juga bisa memberi efek relaksasi. Kadang di perjalanan yang dilakukan itu menjadi cara untuk merenungkan kembali segala kejadian yang telah lalu untuk belajar ikhlas dalam memaknai setiap hal yang telah terjadi.

Selasa, 15 Januari 2019

Menyusuri Destinasi Yogya Selatan


Menempuh perjalanan setelah beranjak dari Magelang. Sudah kesekian kali bertandang ke Yogyakarta, tujuan Saya dan ketiga adik kala itu adalah menyusuri kawasan Selatan Yogyakarta yang memiliki panorama keindahan dengan dominasi ke eksotikan pantai serta panorama destinasi lainnya yang tidak kalah menarik tentu saja.
Melajukan kendaraan ke arah Bantul, ada kisah di balik perjalanan kali itu. Sebelum menelusuri tujuan utama Kami memang berniat untuk singgah ke sebuah air terjun yang searah dengan perjalanan saar itu. Mengandalkan google map yang Kami temui justru tebing kerontang. Menurut kabar dari masyarakat yang ditemui (setelah 2 kali bolak balik) di tempat itu sebelumnya memang ada air terjun kecil. Tapi sudah lama mengering (wuaduuh). Sedihnya lagi, Saya harus merelakan sandal gunung kesayangan yang telah lama mengiringi perjalanan harus putus terjembab di lumpur.

Gumuk Pasir

Baiklah, perjalanan harus tetap berlanjut. Kendaraan roda dua yang Kami kendarai tiba di sebuah desa kecamatan Kretek. Tepatnya Jl. Pantai Parangkusumo RT. 1, Grogol 10, Kretek, Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terdapat gurun pasir yang umumnya hanya dijumpai di negara-negara Timur Tengah atau Afrika Utara. Terlihat hamparan lautan pasir seluas 2KM dengan beberapa gundukan sekitar 5-15 Meter.

Gumuk Pasir - Bantul
Geowisata yang dinamai Gumuk Pasir ini berada di sepanjang sungai Opak, Pantai Parangtritis hingga pantai Depok. Yang menjadikannya istimewa gumuk pasir sepertu ini hanya ada 3 di Asia  Tenggara yaitu Filipina (La Paz Sand Dunes), Vietnam (Mui Ne Sand Dunes), dan Indonesia. Gumuk Pasir Parangkusumo yang masuk dalam gumuk pasir pesisir (coastal dunes). Gumuk pasir ini terdapat di seluruh garis lintang di dunia, mulai dari kutub hingga khatulistiwa, dan bertype pasir berchan.

Minggu, 06 Januari 2019

2019 Berharap Untuk Yang Lebih Baik

Waktu demi waktu silih berganti, memasuki tahun yang baru 2019, segala pengharapan digantungkan setinggi langit sebagaimana kata bijak seorang tokoh proklamator "Gantungkan segala harapan dan cita-cita setinggi langit, agar ketika terjatuh maka terjatuh diantara bintang-bintang."


Tahun 2018 lalu begitu banyak ujian menerpa bangsa tercinta ini. Berbagai bencana bertubi-tubi datang sebagai cobaan. Kehancuran dan kehilangan mewarnai setiap pemberitaan di berbagai media. Sudah waktunya bagi Kita untuk bermuhasabah, merenungkan atas segala kejadian menjadikannya bahan pembelajaran.

Itulah sebab bagi Saya rasanya kurang etis menyambut tahun baru masehi ini dengan hura-hura sedang di sudut lain negeri masih banyak masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.

Sepanjang tahun 2018 banyak juga berbagai kejadian dari suka, duka dan rasa kecewa mewarnai di tiap waktunya. Menemui hal-hal baru, berbagai kesempatan yang luar biasa sekali untuk di syukuri ketika merenungkannya. Salah satunya adalah kesempatan mengunjungi berbagai desinasi di Nusantara. Merunut berbagai destinasi sebagai kalaeidoskop di awal tahun. Berikut beberapa diantaranya :