Selasa, 11 April 2023

Peranan Masyarakat Adat Menjaga Keseimbangan Alam

Terakhir belakangan ini, isu pemanasan global menjadi salah satu hal yang harus diberikan perhatian khusus. Mengingat kondisi bumi yang Kita tinggali terus tercemar membuat masa depan kondisi lingkungan semakin mengkhawatirkan. Salah satu bentuk nyata dampak dari pemanasan global yang masih berkelanjutan, begitu banyak kabar memberitakan wilayah yang dilanda banyak sekali bencana alam, mulai hujan badai, kebakaran hutan, hingga gelombang panas yang menerjang beberapa negara.

Ya, dampak dari perubahan iklim dan pemanasan global ini tak hanya mengancam bumi pertiwi tapi hampir seluruh isi bumi. Jika masih perduli pada lingkungan, sudah saatnya berbenah  mulai dari diri sendiri dengan menerapkan gaya hidup yang eco friendly juga terlibat dalam kontribusi mendukung pelestarian hutan.

Seperti kita ketahui, pohon-pohon yang ada di hutan begitu baik menyerap karbon dioksida yang dihasilkan dari makhluk hidup atau gas rumah kaca seperti kendaraan, pabrik, dan lain sebagainya. Kemudian karbon dioksida yang ada di udara akan diubah menjadi oksigen. Semakin banyak pohon di hutan, semakin banyak kadar karbon dioksida yang dapat diubah menjadi oksigen yang bermanfaat bagi makhluk hidup maupun kebersihan udara yang Kita hirup.

Oleh karenanya dibutuhkan kesadaran semua pihak untuk terus menjaga alam dapat selalu lestari. Seiring dengan isu-isu lingkungan yang ada saat ini, sudah banyak upaya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian alam. Kendati sebenarnya kesadaran menjaga alam dan lingkungan sudah ada di masyarakat dan bahkan menjadi tradisi-tradisi yang khas dimana dikenal sebagai masyarakat adat.

Online Gathering Peran Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal dalam Menjaga Bumi.


Dalam penuturan Ka Rukka Sombolinggi dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dalam online gathering #EcoBloggerSquad yang memaparkan secara mendalam mengenai tema "Peran Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal dalam Menjaga Bumi", masyarakat adat Indonesia Nusantara merupakan sekelompok manusia yang oleh ikatan geogolis atau teritorial memiliki budaya serta identitas sama dalam suatu ruang geografis tertentu untuk dijaga dikelola secara turun temurun sebagai wilayah kehidupan dari leluhurnya.

Masyarakat Adat telah belajar untuk melestarikan wilayah dan sumber daya alam di sekitar mereka yang kemudian menurunkan pengetahuan tersebut dari orang tua kepada anak-anak selama berabad-abad. Kelangsungan hidup masyarakat adat ini menjadi bukti kemampuan untuk mengamati, beradaptasi, dan menggabungkan pengetahuan tradisional untuk merespon ekosistem yang selalu berubah. Mereka hidup secara harmonis dengan alam.

Harmonisasi yang dilakukan masyarakat adat sejauh ini dapat membangun keseimbangan dengan alam, mampu melestarikan hutan dan lingkungan di sekitarnya sehingga menjadi garda terdepan yang juga punya peran kontribusi dalam upaya mengantisipasi pemanasan global.

Tantangan Keberlangsungan Masyarakat Adat


Meskipun memiliki peran yang besar dalam menjaga bumi, sampai saat ini keberadaan masyarakat adat masih dipandang sebelah mata. Hal ini membuat masyarakat adat dalam mempertahankan kelestarian lingkungan dan menjaga keseimbangan alam harus berjuang untuk merebut kembali hak-haknya.

Misalnya saja dalam menjaga fungsi hutan, masyarakat adat kerap kali kurang mendapat perhatian sehingga faktor ekonomi menjadi salah satu alasan berubahnya fungsi hutan selama proses pembangunan. Bahkan adanya pembabatan hutan adat, hak masyarakat dirampas, terjadilah pengrusakan bumi atau alam dan itu mengakibatkan hilangnya mata pencaharian masyarakat adat.

Akibat perampasan tanah masyarakat adat juga dikriminalisasi, tak jarang ada orang dari masyarakat adat keluar masuk penjara. Jika hal ini tidak di tata kelola secara bisa mengakibatkan hilangnya budaya, hilangnya ilmu pengetahun dan keterampilan yang diwariskan turun-temurun termasuk dalam upaya menjaga kelestarian bumi, hutan dan lingkungan.

Sampai saat ini pihak AMAN pun menantikan komitmen negara untuk mengakui, melindungi, dan memenuhi hak-hak masyarakat adat. serta memandang perlu untuk melibatkan masyarakat adat dalam berbagai kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.

Ka Rukka Sombolinggi juga menambahkan dirasa perlu adanya undang-undang khusus tentang masyarakat adat agar keberadaan dan hak-hak mereka terlindungi. Tidak adanya payung hukum tersebut membuat masyarakat adat terjebak dalam berbagai peraturan perundang-undangan sektoral yang justru digunakan untuk melegalisasi perampasan wilayah adatnya.


Oleh karenanya, hal ini menjadi PR kita bersama bagaimana memperkuat ekonomi masyarakat adat dalam menjaga hutan.
Pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan harus terus menerus diserukan dalam membangun keseimbangan alam dan manusia. Dengan begitu bisa mengurangi bahkan mencegah pemanasan global di bumi yang semakin menua.

Selasa, 04 April 2023

Fairy Garden, Objek Wisata Ala Negeri Dongeng

Sejak usia anak, Aku termasuk seorang yang begitu menyukai dunia dongeng bahkan mungkin sampai saat ini. Sering kali melihat serta membayangkan dunia penuh warna, kastil megah, putri cantik dan pangeran charming, peri baik hati dengan beragam kisahnya lewat tayangan film atau buku yang dibaca. 

Pernah sih membayangkan, mungkin ga sih kalau di Indonesia ada tempat yang menyerupai negeri dongeng. Selama ini kan sudah terkenal Disney land yang populer banget dengan dongeng serta kartunnya yang mengglobal dan mewarnai imajinasi anak. Tapi yang Aku tau itu adanya di California, Florida, Paris, Tokyo, Shanghai, Hongkong yang rasanya untuk ukuran budget Aku belum sanggup bertandang kesana.

Sampai kemudian Aku mendengar ada tempat wisata di kawasan Lembang Bandung yang punya tempat dibuat sedemikian rupa ala negeri dongeng. Fairy Garden namanya, area wisata ini resmi dibuka pada tahun 2018 dan berada di kawasan yang sama dengan The Lodge Maribaya.

Sabtu, 25 Maret 2023

Dapur Solo, Beri Suasana Nyaman Untuk Buka Puasa Bersama Teman

Bulan Ramadan menjadi momen yang begitu dinanti dan dirindukan oleh umat muslim di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Sebagai salah satu negara dengan penduduk mayoritas islam terbesar rasanya tidak heran jika bulan Ramadan disambut dengan begitu antusias. Ada kebiasan-kebiasan unik yang dilakukan hampir setiap kelompok dari berbagai lapisan masyarakatnya salah satunya adalah buka puasa bersama atau kerap disebut bukber.

Momen berbuka puasa tentunya menjadi saat yang begitu di tunggu setelah seharian menjalankan ibadah puasa dan akan terasa lebih menyenangkan jika dilakukan bersama orang-orang terdekat. Seakan menjadi sebuah tradisi, buka puasa bersama menjadi suatu hal yang biasa di lakukan saat ramadan tiba. Kebiasaan ini menjadi ajang dan sarana berkumpul kembali serta menjalin silaturahmi bersama teman-teman atau keluarga besar.

Buka puasa bersama sendiri merupakan salah satu tradisi yang berkembang dan sudah ada sejak lama di tengah masyarakat Indonesia. Ada banyak nilai positif yang bisa didapat dari mengadakan buka puasa bersama ini khususnya dalam interaksi sosial. Jangan sampai mengabaikan esensi dari makna kegiatan buka puasa bersama tersebut.

Sabtu, 18 Maret 2023

Tips Menyiapkan Salam Tempel Lebaran Tanpa Ganggu Keuangan

Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Biasanya, lebaran identik dengan tradisi bermaaf-maafan, berkumpul dengan keluarga, hingga bagi-bagi rezeki pada sanak saudara. Anggota keluarga yang sudah bekerja biasanya akan membagikan salam tempel kepada anak-anak kecil atau sanak saudara yang masih sekolah. 

Sumber Gambar : https://www.freepik.com/free-photo/closeup-shot-entrepreneur-working-from-home-his-personal-finances-savings_11062826.htm

Jika dulu waktu kecil Kamu sering diberi amplop berisi uang oleh om dan tante, kini giliran Kamu memberikan amplop salam tempel kepada sanak saudara. Tak perlu takut kehabisan uang, sebab berbagi adalah kegiatan mulia yang bermanfaat untuk diri sendiri. Kamu bisa belajar bagaimana mengatur uang yang baik supaya keuanganmu tetap aman setelah lebaran.

Tak perlu bingung merencanakan "salam tempel" untuk sanak saudara, sebab Kamu hanya perlu mengatur uang dengan baik. Salah satu caranya dengan buka rekening online di mobile banking. Dengan mobile banking, Anda bisa menyisihkan uang yang akan Kamu berikan pada sanak saudara sekaligus mengatur keperluan yang lain.