Kamis, 21 Januari 2021

7 Destinasi Wisata Ikonik di Palembang

Terkenal dengan kuliner khasnya Pempek, Palembang juga memiliki destinasi wisata menarik untuk dikunjungi. Beberapa diantaranya bahkan begitu ikonik dan menjadi ciri khas dari 'tanah sriwijaya' ini. Tampak indah dan seru, bahkan begitu menarik untuk diabadikan dalam bidikan lensa kamera. Berikut beberapa diantaranya yang pernah Aku kunjungi dan cukup lekat dengan Kota ini.

1) Sungai Musi 

Merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera dengan panjang mencapai 750 km dengan lebar 500 meter membuat kota Palembang terbelah menjadi 2 yakni seberang ulu dan seberang ilir. Sumber mata air sungai musi asalnya dari Kepahiang, Bengkulu. Sungai yang menjembatani Provinsi Sumatera Selatan dari Timur ke Barat ini bercabang- cabang. Sungai Musi termasuk dalam Batanghari Sembilan atau Sembilan Sungai besar diantara ada Sungai Komering, Sungai Rawas, Sungai Leko, Sungai Lakitan, Sungai Kelingi, Sungai Lematang, Sungai Semangus, Sungai Ogan dan juga Sungai Musi.

Minggu, 10 Januari 2021

Santapan Kuliner Nusantara Lontong Balap Pak Gendut Surabaya

Seporsi hidangan yang terdiri dari potongan lontong,  lentho, tahu goreng, serta ditaburi tauge yang sangat banyak tersaji di hadapan. Makanan khas kota Pahlawan ini juga  disiram dengan kuah, yang juga ditaburi  bawang goreng, kecap dan bumbu petis. Yups, namanya Lontong Balap (cukup unik ya), sekilas memang mirip dengan kupat tahu.

Kabarnya penamaan Lontong Balap ini lantaran para penjual lontong menjajakan dagangannya dengan keliling kampung-kampung atau rumah warga dengan cara dipikul. Dimana salah satu pikul berupa gentong berisi bahan dari beragam rupa  makanan dan satunya lagi untuk peralatan lain. Memikul beban yang berat sehingga untuk mengatasinya para penjual dengan berjalan cepat seperti orang balapan.Dari jalan cepat inilah, memberi kesan bahwa antar pedagang berpacu menjual dagangannya dengan cara siapa cepat ia dapat. Namun, saat ini lontong balap sudah banyak dijual di warung-warung  makan di pinggir jalan sehingga tidak lagi berebut seperti dahulu. Meskipun beberapa diantaranya masih ada yang berjualan keliling dengan sepeda atau gerobak dorong.

Kamis, 31 Desember 2020

5 Drama Korea Bertema Isu Kesehatan Mental


2020 segera berakhir, tahun ini begitu sesuatu. Agak sulit mendeskripsikannya, dari 12 bulan dalam bilangan kurang lebih 10 bulan negeri kita Indonesia dibuat resah dengan adanya pandemi. Bisa dibilang telah memporak porandakan segala lini kehidupan.

Sebuah habit yang berbeda harus dijalani sepanjang tahun ini. Semua harus bisa mengontrol dan menjaga kesehatan serta imunitas oleh sebab itu kestabilan fisik juga mental harus diperhatikan. 

Bicara mengenai gangguan mental adalah salah satu jenis gangguan pada seseorang yang dapat mempengaruhi cara berpikir, memengaruhi emosi, dan tingkah laku seseorang. Nah, ternyata ada beberapa drama Korea lho yang mengangkat isu kesehatan mental.

Sebagaimana diketahui drama Korea digemari karena kerap mengangkat jalan cerita yang unik dari berbagai jenis genre. Nyatanya tidak melulu bertema romantic, ada juga jalan ceritanya yang menyampaikan berbagai karakteristik dengan tema yang cukup serius seperti seputar kesehatan mental. 5 diantara nya sebagai berikut :

Minggu, 27 Desember 2020

FWD Cancer Protection, Proteksi Dari Resiko Kanker

Setiap tahunnya, Hari kanker sedunia diperingati setiap tanggal 04 Februari. Bukan tanpa sebab, tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat secara global akan pentingnya pengetahuan tentang penyakit kanker yang merupakan penyakit penyebab kematian terbanyak nomor dua di dunia.

Pengobatan kanker biasanya dilakukan tergantung dari jenis, tingkat penyakit, potensi efek samping dan pilihan pasien. Masih banyak terjadi di tengah masyarakat ketika divonis terkena suatu penyakit, kanker misalnya yang menjadi kekhawatiran utama bukan masalah sembuh atau tidaknya. Namun apakah mereka memiliki uang yang cukup untuk pengobatan penyakitnya.

Aku jadi teringat seorang kerabat yang harus melewati masa-masa sulit ketika di diagnosa mengindap kanker payudara. Berbagai serangkaian pengobatan hingga operasi tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pengobatan seperti pemasangan pemeriksaan PET SCAN (positron emission tomography scanning), menjalani operasi pemasangan cell site untuk persiapan kemoterapi hingga operasi mastektomi (pengangkatan payudara) menghabiskan biaya hingga ratusan juta rupiah. Biaya tersebut belum termasuk uang operasional yang dikeluarkan serta dana untuk perawatan setelahnya.