Di tengah pandemi COVID-19 yang belum usai, tidak sedikit orang tua yang merasa khawatir untuk membawa anaknya pergi ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya untuk mendapatkan imunisasi. Hal ini tentu sangat memprihatikan akan kondisi anak-anak ke depannya karena jika terlambat bisa beresiko terjangkit penyakit.
Situasi belum benar-benar stabil karena ada pro dan kontra di tengah masyarakat terhadap praktik imunisasi. Masih ada sebagian masyarakat yang enggan menerima imunisasi dengan alasan tertentu. Padahal jika anak tidak diimunisasi, dampaknya sang anak tidak mempunyai kekebalan yang malah bisa menyebabkan kematian atau cacat sebagai akibat menderita penyakit infeksi berat.
Menanggapi beragam persoalan imunisasi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mensosialisasikan tentang peringatan Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2021 yang telah dilaksanakan lebih dari 180 negara termasuk di Indonesia. Mengusung tema “Ayo Imunisasi, Bersatu Sehatkan Negeri" tujuannya adalah mengingatkan pentingnya imunisasi dalam upaya meningkatkan kesehatan nasional, khususnya dalam mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).