Minggu, 11 Agustus 2019

Gramedia Writers & Readers Forum (GWRF) Gencarkan Gerakan Literasi

Doc. Pixabay
Sekarang ini, gerakan literasi tengah gencar digalakkan oleh banyak kalangan.  Membaca dan menulis hanya sebagian kecil dari literasi. Mengajarkan dan mengenalkan budaya juga termasuk ke dalam literasi, selain itu ada literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi kewargaan.

Puisi dan prosa merupakan bagian dari literasi sastera yang telah dikenal selama ini. Negeri kita punya sastrawan handal yang termashyur dengan puisi-puisinya salah satunya adalah Bapak Sapardi Djoko Damono. Dijumpai dalam kegiatan Gramedia Writers & Readers Forum (GWRF) 2019 pada 04 Agustus lalu, beliau mengatakan jika puisi-puisi yang dibuatnya merupakan respon atau pengalaman dari apa yang telah dibacanya. 

Sabtu, 10 Agustus 2019

Keragaman Menarik di Hari Kedua Gramedia Writers Readers Forum (GWRF)

Masih mau berbagi cerita mengenai kemeriahan Gramedia Writers Readers Forum (GWRF) 2019 dihari kedua. Kelas pertama yang Saya ikuti bertema perjalanan 'It's Destinasion, it's journey' menghadirkan penulis travel kenamaan seperti Trinity, Hendra Fu dan Caludia Kaunang.



Sekarang ini tren jalan-jalan atau travelling sedang digemari dari segala usia. Berbagai daerah tujuan pun menjadi destinasi favorit, baik di dalam maupun luar negeri. Semakin banyak berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, Kita akan merasakan suasana yang tak biasa dengan kondisi budaya yang berbeda-beda pula. Di setiap tempat yang baru, Kita bisa belajar tentang kebiasaan orang lokal, bahasa, sejarah, kuliner, dan berbagai hal baru yang menarik.

"Travelling itu school of life, tanpa ada guru yang meneror, kita kemana-mana belajar dengan tempat tersebut, Kita bisa belajar dengan diri sendiri." Ungkap Trinity

Jumat, 09 Agustus 2019

Penulis dan Komikus Berpeluang di Era Digital Dengan Karya


Bagi penggemar dunia literasi, 3 hari di pekan pertama Agustus ini pastinya menjadi saat-saat yang menyenangkan, pasalnya pada tanggal 2-4 Agustus 2019 lalu itu terlaksana kegiatan bertajuk Gramedia Writers & Readers Forum (GWRF) 2019 yang bertempat di Perpusnas RI, Jakarta.


Ajang ini merupakan forum bertemu, berinteraksi, diskusi dan sharing antara Penulis dan Pembaca dalam kelas-kelas yang disediakan Gramedia. Ada berbagai macam acara yang diselenggarakan. Misalnya saja kesempatan untuk bertemu dengan editor lewat editor clinic, diskusi inspiratif, talkshow dan workshop, review film, bazar buku.


Pada hari pertama Saya mengikuti kelas 'Show Your Creation With Social Media' yang di isi oleh para penulis muda berbakat seperti Poppi Pertiwi, Luluk HF dan Asabeli Audida. Menjadi penulis pada dasarnya tak jauh berbeda dengan profesi lainnya. Untuk bisa sukses, maka harus punya komitmen tinggi dalam bekerja dan terus mengasah kemampuan setiap saatnya.

Kamis, 08 Agustus 2019

7 Cara Jual Rumah Online Agar Cepat Laku dan Ampuh Mendatangkan Pembeli

(Photo : Pexeles)
Cara jual rumah online tentu berbeda dengan cara menjual rumah secara konvensional. Secara garis besar, menjual rumah lewat internet dianggap lebih simple dan mudah dilakukan. Selain itu menjual rumah secara online juga memakan biaya lebih sedikit dibandingkan menjual rumah lewat media cetak, seperti koran, spanduk, baliho, dan sebagainya.

Terlebih dengan banyaknya situs jual beli online yang bermunculan saat ini. kehidiran situs-situs tersebut dinilai sangat memudahkan aktivitas jual beli properti, baik untuk menjual ataupun pembeli rumah. Tak ayal, banyak orang kemudian memilih cara jual rumah online untuk memasarkan huniannya. Meski lebih murah dan gampang, namun melakukan jual beli rumah lewat internet tidak bisa dilakukan secara sembarangan, lho.

Ada beberapa cara ampuh yang bisa kamu ikuti saat menjual rumahmu lewat internet. Apa sajakah itu? Berikut penjabaran lengkapnya.