Kamis, 20 Desember 2018

Inovasi Terkini Seputar Informasi HIV dan AIDS ada di Tanya Marlo

Saya pernah menyaksikan sebuah film yang rilis tahun 2008. Sebuah produksi unik yang membentuk film antologi, terdiri dari empat film pendek yang berbeda diikat bersama dalam satu garis besar yaitu permasalahan perempuan Indonesia. Dalam cerita Segmen ke-empat berjudul Cerita Jakarta ditulis oleh Melissa Karim dan disutradarai oleh Lasja Fauzia Susatyo. Mengisahkan tentang Laksmi seorang wanita rumahan yang tertular HIV/AIDS dari suaminya Reno yang telah meninggal. Paling menyedihkan adalah ketika sang perempuan ini harus mengalami diskriminasi dari keluarga besar bahkan orang yang ditemuinya dan yang lebih menyakitkan adalah harus berpisah dari buah hatinya.

Kisah ini seakan memberikan gambaran bagaimana stigma masyrakat masih berpandangan negatif bagi Orang Dengan HIV AIDS. Terkucilkan dari kehidupan sosial justru akan semakin membuat mereka merasa tersudutkan dan enggan bahkan takut untuk melakukan pemeriksaan ataupun pengobatan.

Kurangnya akses informasi terkait HIV/AIDS, termasuk pengetahuan dan sikap penolakan dalam materi ini kerap  mengakibatkan seseorang terinfeksi dengan tanpa disadari dan baru ketahuan setelah parah.

Launching "Tanya Marlo"

Rabu, 19 Desember 2018

Pekerja Lepas Harus Cerdas Mengatur Keuangan

Sejak memutuskan resign dari pekerjaan sebelumnya 2 tahun lalu, hingga saat ini Saya fokus dalam kegiatan dan aktifitas sebagai pekerja lepas atau blogger. Mengirim lamaran pekerjaan pun sudah dilakukan, tapi nihil Saya belum mendapatkan yang membuat yakin. Oleh karena itu, saat ini lagi tengah menikmati sebagai pekerja lepas, walau penghasilannya mungkin tak terlalu besar ya sebisa mungkin di manage sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan harian.

Mengelola Keuangan (Doc.Pribadi)
Pola bekerja pekerja lepas memang tidak memiliki keterikatan terhadap suatu perusahaan sehingga cara bekerja pun menjadi lebih leluasa tanpa tekanan yang berarti. Selama pekerjaan selesai atau target yang sudah ditentukan bisa di capai maka ada kebebasan mau bekerja dengan cara seperti apa dan dari mana saja.

Sekilas menjadi seorang pekerja lepas memang terlihat menyenangkan, tapi apakah kenyataannya demikian. Di satu sisi memang memiliki kebebasan misalnya dalam memenuhi mimpi-mimpi untuk berkunjung ke suatu tempat pasti tak perlu pusing memikirkan waktu cuti tiba namun di sisi lain kondisi financial seorang pekerja lepas tidak selalu stabil.

Sebagai pekerja lepas, ada pemasukan jika ada kerjaan, tapi jika sedang kosong atau lost project artinya tak akan ada transferan yang masuk ke rekening. Yang jujur saja agak bikin sedih adalah kebutuhan bulanan pasti datang tapi kerjaan tak selalu datang. Bahkan, kerap kali tak tahu pasti kapan ada transferan. Nah, disinilah sebagai pribadi harus pandai mengatur pengeluaran.

Sabtu, 15 Desember 2018 Saya berkesempatan mengikuti financial Class yang dilakukan di kantornya bertempat di daerah Cilandak Timur - Jakarta Selatan. Adalah Moneysmart.id merupakan Portal finansial terbesar dan tepercaya di Indonesia. Berisikan konten kreatif dan inspiratif seputar gaya hidup dan tips financial seperti informasi mengelola keuangan secara bijak. Tidak hanya memuat artikel saja, MonetSmart.id juga menyediakan konten dalam bentuk multimedia, mulai dari infografis hingga video berkualitas.

Aulia Akbar - moneysmart.id (Doc. Pribadi)
Secara garis besar MoneySmart.id bisa dikatakan the personal financial lifestyle media. Jika diperhatikan, masih belum banyak masyarakat yang sadar akan memanage keuangan. Padahal untuk hidup lebih baik, perencanaan segala sesuatunya harus diperhatikan terutama untuk keberlangsungan di masa mendatang untuk lebih baik bisa menikmati hidup dengan sejahtera.

Terlebih bagi kaun millenials yang kerap mengikuti arus gaya hidup kekinian yang sebenarnya jika direnungkan tak akan ada habisnya. Bersenang-senang memang bukan suatu hal yang salah tapi alangkah lebih vaik jika bisa lebih mengendalikan diri untuk tidak membeli sesuatu hanya sekedar keinginan bukan sebab kebutuhan atau yang lebih parahnya hanya ingin ikutan trend biar di cap hits (duhh..lebih baik jangan jika hanya menyusahkan diri).

Penglolaan keuangan secara tepat akan membantu Kita untuk bisa mengukur dan menjaga agar kondisi keuangan tetap baik setidaknya bisa untuk berjaga-jaga ketika mengalami permasalahan keuangan yang rumit. Mas Aulia Akbar dari Moneysmart.id menjelaskan ada 5 langkah mudah dalam mengelola keuangan. Bisa diterapkan oleh pekerja lepas, pekerja kantoran, pebisnis, Ibu rumah tangga dan lainnya. Adapun itu diantaranya :

1. Catat Arus Keuangan
Catat Arus Keuangan
Penghasilan umumnya bersifat terbatas amun keinginan tidak terbatas. Dengan demikian, pengelolaan yang baik wajib hukumnya. Yang harus diperhatikan adalah berapa pun pendapatan yang diterima, Kita harus mempunyai kontrol yang baik terhadap keuangan itu sendiri. Cara sederhanaanya dengan menuliskan setiap pemasukan dan pengeluaran dalam catatan keuangan untuk memberikan arahan dan pedoman kemana arus keuangan itu berputar.

2. Atur Resiko Keuangan

Manajemen risiko menjadi salah satu bagian penting dalam perencanaan keuangan. Kita tidak pernah tahu segala hal yang bisa terjadi di masa mendatang. Yakni debgan sesegera mungkin melakukan pengelolaan terhadap kemungkinan-kemungkinan risiko yang akan dihadapi. Salah satu nya bisa melalui asuransi.

Sejumlah resiko  mengancam yang bisa datang kapanpun dan kepada siapapun tanpa pandang bulu.  Semua bisa menanggung risiko yang tak bisa diprediksi kapan datangnya. Dengan Asuransi membantu meminimalkan risiko itu, sehingga masa depan keuangan lebih terjamin. Yang diperlukan kemudian adalah mengatur arus pengeluarannya agar tak menyurut.

3. Smart Investasi

Di zaman modern ini, investasi adalah sebuah kebutuhan utama setiap orang untuk dapat mencapai kebebasan keuangan. Investasi yang menguntungkan akan sangat membantu untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan yang sudah ditentukan. Jenis produk investasi yang banyak dipilih biasanya berupa surat berharga, saham atau obligasi, rumah, tanah dan lain sebagainya. Investasi saham juga sering dilirik terakhir belakangan ini karena bisa mendapatkan keuntungan dari hasil kerja saham akan tetapi resikonya pun terbilang tinggi. Tapi bisa saja mendapatkan profit yang tinggi, selama kuat dengan resikonya.

Namun sebelum berinvestasi perhatikan 5 hal ini : pahami dahulu tujuan berinvestasi, jangka waktu (periodik), profile risiko, alokasi investasi, dan tinjauan priodik.

4. Siapkan Dana Darurat

Masing-masing orang tentu memiliki skala prioritas yang berbeda dalam mengelola keuangan. Sakah satu hal yang tak bisa diabaikan adalah persiapan dana darurat sebab perannya sangat penting dan bisa menjadi sumber dana di saat-saat yang tidak terduga. Sebab akan ada kondisi tertentu di mana seseorang membutuhkan sejumlah dana di luar anggaran. Pengadaan dana darurat ini dibutuhkan utuk mengatasi berbagai kondisi tak terduga yang bisa terjadi kapanpun.

5. Bijak dalam Berhutang

Sebisa mungkin hidari berhutang terlebih hanya untuk sekedar memenuhi keinginan yang sifatnya konsumtif bukan karena kebutuhan. Satu hal yang pasti, hutang jangan sampai membawa masalah finansial baru di dalam kehidupan Kita. Pastikan beberapa hal sebelum berhutang :
- tentukan tujuan hutang
- pastikan jumlah hutang sesuai kemampuan
- Disiplin dalam membayar hutang
- Pastikan membayar cicilan hutang tidak lebih dari 30% dari pendapatan
- Jangan bayar hutang dengan berhutang.
Gathering Blogger dengna Mneysmart.id (Doc. Imawan Anshari)

Sabtu, 15 Desember 2018

ASUS Luncurkan Smartphone Gaming Terbaik di Kelasnya

Dunia Gaming di era digital seperti saat ini tengah digandrungi. Jika dahulu masih banyak stigma negatif dengan games, rupanya di perkembangan teknologi bidang ini semakin diminati. Bukan lagi sekedar untuk hiburan semata akan tetapi bisa juga menghasilkan. Di tangan orang-orang kreatif yang di dominasi para milenials, gaming semakin memiliki nilai positif.

Contoh sederhana ketika perhelatan Asian Games 2018 yang menyertakan esports sebagai salah satu yang dipertandingkan. Dan peminatnya pun tidak sedikit, ini kian membuktikan jika gaming pun sudah memiliki tempat tersendiri. Melihat pangsa ini, ASUS pun tak ketinggalan untuk meluncurkan ponsel teranyarnya yang membuat nyaman untuk gaming.

Asus Smartphone Gaming (Doc. Fanpage Asus Indonesia)
Smartphone gaming kelas mainstream merupakan penerus dari ZenFone Max Pro M1. Secara resmi ASUS meresmikan dua ponsel terbaru ZenFone generasi Max M sekaligus, ZenFone Max M2,  ZenFone Max Pro M2 ZenFone Max Pro M2, ZenFone Max M2, dan ROG Phone. Berlangsung pada tanggal 11 Desember 2018, peluncuran tersebut digelar di Pullman Hotel Jakarta Central Park. Dihadiri oleh beberapa komunitas Zentalk, beberapa tamu undangan, media dan blogger.

Kamis, 13 Desember 2018

Ada Keistimewaan dari Anak Dengan Down Syndrome

Ketiga anak itu berdiri diatas panggung, menari dengan iringan musik daerah asal Jakarta ondel-ondel. Penampilan mereka dengan warna-warna cerahnya menjadikan mereka kian percaya diri menggerakan tangan dan kakinya. Ya, penampilan dari anak berkebutuhan khusus Down Symdrome mampu membuat Saya serta segenap tamu undangan terkagum.

Mereka mungkin tidak sama dengan anak lain seusianya. Tetapi segala keterbatasan yang mereka miliki tidak menghalangi anak-anak mengagumkan ini tetap berkreasi. Down syndrome adalah kelainan genetik yang disebabkan karena munculnya kromosom ekstra pada kromosom 21. Hal ini sering dikaitkan dengan terlambatnya pertumbuhan, karakteristik wajah tertentu, dan perbedaan kemampuan belajar.

Ibu Sri Handayani, ketua POTADS memberikan kata sambutannya, "Ketika seorang Ibu mengetahui bahwa anak yang dilahirnya menyandang Down Syndrome pasti bukan hal mudah untuk menerima keadaannya. Ia harus bisa berdamai dengan diri sendiri, kekhawatiran akan pertumbuhan anaknya pun pasti dirasakan. Jangan pernah putus asa, dengan perawatan dan dukungan, anak-anak penyandang down syndrome dapat tumbuh sehat, bahagia, hidup produktif."

Orangtua dengan anak berkebutuhan khusus harus ikhlas, tidak berkecil hati, dan sabar dalam mengasuh, membimbing serta mendidik mereka.  memang pasti tidaklah mudah, penuh tantangan, dan melelahkan. Butuh kesabaran dan kegigihan untuk mendidik mereka menjadi generasi kuat, berbakat, berprestasi, mandiri, dan bermakna dalam hidupnya.

Plt Kepala BKKBN dr. Sigit Priohutomo, MPH mengungkapkan " Mungkin masih belum banyak masyarakat yang tahu informasi menghadapi anak dengan kondisi Down Syndrome(DS). Setiap orangtua wajib memberikan asuh(berupa makanan yang tepat, imunisasi, sekolah), asih(berupa kasih sayang), dan juga asah(berupa stimulasi) kepada anak dengan Down Syndrome agar tumbuh kembang anak optimal."

Perlu diperhatikan dan tidak kalah penting adalah mengembangkan minat dan bakat sang anak. Jika berpikir anak dengan Down Syndrome tidak bisa melakukan apa-apa, justru itu penilaian yang keliru. Dengan peka terhadap minat anak sejak dini dan fokus  mengoptimalkan bakat dasar yang terlihat akan menjadikan anak tumbuh lebih mandiri serta ahli dalam hal yang digemarinya.

Talkshow "Persembahan Untuk Ibu Hebat"


Menghadirkan Psikolog Ibu Tika Bisono seorang psikolog yang dulunya berprofesi sebagai penyanyi dan model. Kini, mantan Putri Remaja Indonesia 1978 itu, aktif sebagai konsultan. Beliau menyampaikan "Orang tua dengan anak down syndrome diharapkan dapat mengetahui dengan baik kondisi dari buah hati mereka. Dengan begitu perlakukan yang diberikan pada anak bisa sesuai dengan kebutuhan dan kondisi anak saat itu. Ketahui karakternya seperti apa lalu dididik untuk bisa mandiri dengan memberikan stimulus sesuai dengan kemampuan anak."

Apabila mengetahui anak menyandang down syndrom,  ada baiknya orang tua untuk melakukan konsultasi ke psikolog ataupun dokter. Selain untuk melihat bakat dan minat anak juga untuk mengetahui usia mental anak. Dengan demikian, orang tua bisa mendampingi anaknya dengan perlakuan yang sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Terus dukung putera-putrinya yang terlahir dalam kondisi istimewa. Orang tua diharapkan jangan terlalu fokus pada kekurangan anak. Gali minat dan bakat anak-anak istimewa ini. Dampingi mereka dengan penuh karena masih ada sisi lain yang bisa dikembangkan dan dibanggakan.

Sependapat dengan yang diutarakan narasumber sebelumnya, Ibu Noni Fadhillah, founder POTADS, berharap anak yang istimewa, bisa diterima dengan baik di masyarakat. Memang tak dapat di sangkal jika  orangtua dengan anak Down Syndrome memang membutuhkan super kekuatan dan kesabaran.

POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome) yang telah ada sejak tahun 2003 berusaha untuk membantu memperbaiki diri orang-orang tua dengan anak down syndrome agar mereka dapat mendidik si anak menjadi mandiri dengan kekurangan dan kelebihannya, harapannya agar orang tua tidak menyia-nyiakan anak yang telah menjadi titipan Tuhan. 

Sejauh ini kontribusi POTADS sudah cukup besar peranannya. Merangkul bersama dengan para orang tua yang hampir di ujung kecewa dan keputus asaan ketika mengetahui anaknya menyandang Down Syndrome. Dengan saling sharing dan diberi pemahaman mendalam mereka bisa mendidik anak-anaknya. 

Baru-baru ini POTADS menyuarakan tagline "Aku Ada Aku Bisa" dengan tujuan untuk menggugah semua pihak, bahwa Anak Down Syndrome berhak setara. Ada banyak orang dengan Down Syndrome yang berhasil bekerja, mandiri dan berprestasi. Selain itu, dunia pendidikan dan kerja perlu juga bersinergi membangun prinsip bekal kompetensi untuk anak-anak dengan Down Syndrome.