Senin, 03 September 2018

Cerminan Semangat Positif Kontingen Kebaikan Danone AQUA

Perhelatan akbar pesta olahraga se-Asia resmi selesai digelar yang di tandai dengan kemeriahan Closing Ceremony Asian Games ke 18 yang berlangsung di Istora pada 02 September  2018. Kesuksesan ini tentu saja tak lepas dari kontribusi serta kerja sama berbagai pihak. Dan negeri ini patut berbangga atas perolahan prestasi para atletnya yang telah berjuang.

Hingga akhir gelaran Asian Games 2018, Indonesia mampu membuktikan posisinya di peringkat ke empat perolahan medali dengan koleksi 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu, melebihi target yang direncanakan sebelumnya. Ajang olah raga terbesar se-Asia ini memang sudah selesai. Akan tetapi euforianya masih terasa. Banyak hal menarik yang terjadi selama perhelatan ini berlangsung.

Sabtu, 01 September 2018

Penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia Sangat Berkesan

Gelaran Asian Games 2018 sudah menjelang akhirnya. Selama kurun waktu kurang lebih 2 minggu ini, banyak hal terjadi yang mengharukan dan membanggakan tentu saja. Jika menelisik akan persiapan pelaksanaannya, sebagai tuan rumah Indonesia patut berbangga atas kesuksesan sejauh ini. Para kontingen 45 negara yang berkontribusi maupun pendukung yang hadir dari berbagai negara, mereka cukup puas. Dengan mengusung motto Energy Of Asia memliki makna sebagai suatu energi yang kuat dalam merefleksikan dan mempromosikan Indonesia ke tingkat dunia.


Jika biasanya para penyelenggara membutuhkan waktu lebih dari 5 tahun untuk persiapan perhelatan sebesar ini. Justru Indonesia berani maju menggantikan Vietnam yang seharusnya menjadi tuan rumah di gelaran Asian Games ke-18 ini yang kemudian mengundurkan diri di tahun 2014 lalu. Kurang lebih 3,5 tahun segala hal di persiapkan oleh Indonesia dalam persiapan penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Asia ini, setelah ditunjuk Olympic Council of Asia (OCA)  sebagai pengganti.

Kamis, 30 Agustus 2018

5 Langkah Sederhana Tetap #AsikTanpaToxic Di Padatnya Aktifitas

Menelusuri jalan, naik turun kendaraan menjadi runtinitas yang tak lepas dalam setiap aktifitas. Stamina yang mumpuni menjadi keharusan agar tidak mudah drop dan segalanya berjalan lancar. Apalagi ketika cuaca panas menyergap, minuman menyegarkan sangat di damba. Natsbee Honey Lemon yang jadi pilihan mudah ditemukan di minimarket sangat menyegarkan, kandungan baiknya menjadikan aktifitas lebih nyaman #AsikTanpaToxic.


Tinggal dan menjalani keseharian di kota besar memang penuh tantangan. Aktifitas yang menuntut untuk selalu bergerak dinamis juga gaya hidup yang terbilang tinggi menjadikan setiap individu harus lebih aware akan stamina serta kesehatan tubuh. Memang benar bahwa tubuh manusia dibentuk dengan berbagai macam organ tubuh yang memiliki fungsi secara varian salah satunya sebagai pertahanan dalam menanggulangi racun yang hendak memasuki tubuh. Akan tetapi jika racun atau toxic ini jumlahnya terlalu banyak, bukan tidak mungkin akan sangat mengganggu kesehatan.

Banyak hal yang mendasari toxic bisa mengganggu fungsi kesehatan, beberapa diantaranya bisa disebabkan karena polusi berlebih di lingkungan yang kurang bersih melalui bahan kimia yang kerap masuk ke tubuh seperti menghirup asap kendaraan bermotor ataupun asap rokok, dan menjalani gaya hidup tidak sehat seperti kurang gerak olahraga, terlalu banyak mengonsumsi junk food, dan istirahat yang tidak teratur. Kondisi-kondisi seperti ini dapat meningkatkan kadar toxic  dalam tubuh sehingga bisa merusak fungsi dan struktur sel.

Jumat, 24 Agustus 2018

Napak Tilas Rengasdengklok Mengulas Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Agustus menjadi bulan yang istimewa bagi Indonesia pasalnya di bulan ke delapan  inilah kemerdekaan Indonesia di proklamirkan. Sudah bisa dipastikan nuansa merah putih lebih semarak menghiasi setiap sudut jalan. Memang begitu banyak cara bagi Kita masyarakat untuk bisa menikmati euforia nuansa kemerdekaan.

Sayapun tak ingin melewatkan moment istimewa ini, dalam menyambut perayaan kemerdekaan Indonesia ikut serta menjejaki beberapa tempat bersejarah yang erat kaitannya dalam persiapan kemerdekaan. Bersama Komunitas Jelajah Budaya dan Museum Perumusan Naskah Proklamasi tergabung dalam kegiatan sarat manfaat "Napak Tilas Jelajah Rengas Dengklok".
Museum Perumusan Naskah Proklamasi (Doc. Pribadi)
Pagi hari berkumpul di Museum perumusan Naskah Proklamasi yang beralamat di Jalan Imam Bonjol - Jakarta Pusat. Gedung bergaya Eropa (Art Deco) didirikan sejak tahun 1920 oleh arsitek Belanda J.F.L Blankenberg. Sebuah tempat bersejarah dimana pada pendudukan Jepang menjadi kediaman Laksamana Muda Tadashi Maeda. Gedung ini menjadi sangat penting bagi bangsa Indonesia sebab  pada 16-17Agustus 1945 terjadi peristiwa sejarah yakni perumusan naskah proklamasi.