
Saya terkadang suka jengah melihat adik Saya yang hampir tiap saat membeli tas terus menerus. Ternyata setelah Saya telusuri, Dia lebih sering keliru memilih tas tanpa kualitas. Entah pada akhirnya cepat robek, putus talinya, resleting rusak dan lainnya. Padahal aktifitas kesehariannya memang mengharuskannya mempunyai wadah bawaan dengan kapasitas cukup luas dan kuat pastinya.
Di Indonesia sendiri, sudah banyak beredar tas dengan merk ternama di pasaran, tetapi hal inilah yang terkadang masih menjadi kekeliruan. Banyaknya tas tiruan yang kualitasnya jauh dari aslinya, dengan tawaran lebih murah dan menggoda. Jika menginginkan kualitas sudah barang tentu biaya yang dikeluarkan lebih mahal, tapi bukankah daya tahan dan awetnya itu juga menjadi prioritas.
Sebagai pria yang terkesan cuek, adik Saya ini memang tidak terlalu pemilah. Jika dirasa cocok maka tanpa banyak pertimbangan di belilah apa yang di ingininya. Saya jadi berniat untuk membelikannya tas kerja sebagai hadiah THR tahun ini, kan hadiah hari raya tidak melulu soal uang.