Berkaitan dengan tulis menulis, sayapun akhirnya mengenal
dunia blogging yang awalnya di buat hanya untuk tugas semata. Namun, setelahnya
ditinggalakan begitu saja (bersarang
tanpa isi selama beberapa tahun) hingga kemudian, saya membukanya kembali.
Mulai menulis dan mengisi blog yang saya akui umumnya hanya curhatan-curhatan
atau karya tulis saya, tetapi lambat laun saya pun mulai ketagihan dan akhirnya
mengenal dunia blogging yang sebenarnya dari komunitas yang saya ikuti.
Ternyata banyak manfaat yang di dapat melalui blogging, ada keinginan ingin
lebih produktif dan bermanfaat bagi pembaca dalam menulis melalui blog yang
bukan curhatan semata.
Selasa, 05 Januari 2016
Fun Blogging 8 : Belajar Blog Dengan Cara Menyenangkan
Kamis, 31 Desember 2015
Cerita Perjalanan Ke Gunung Slamet 3.428 MDPL
Sekitar pertengahan November 2015, sebuah perjalanan diluar ekspektasi karena tak pernah terbesit untuk bisa menapaki langkah di Gunung Slamet dengan ketinggian 3.428 mdpl merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa.
Start perjalanan menggunakan kereta dari stasiun Senen menuju stasiun Purwokerto kemudian di lanjutkan menuju daerah purbalingga menggunakan elf. Tiba di desa Bambangan, desa terakhir di kaki gunung Slamet. Di dusun yang berketinggian 1279 mdpi ini para pendaki dapat memeriksa kembali perlengkapannya dan mengurus segala administrasi pendakian. Di basecamp tersebut juga kami bermalam untuk perjalanan di mulai keesokan paginya.
Gunung Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Cerita legenda yang turun temurun beredar adalah nama slamet diambil dari bahasa Jawa yang artinya selamat. Nama ini diberikan karena dipercaya gunung ini tidak pernah meletus besar dan memberi rasa aman bagi warga sekitar. Menurut kepercayaan warga sekitar, bila Gunung Slamet sampai meletus besar maka Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua bagian.
Sabtu, 26 Desember 2015
Kasih Sayang Ibu adalah Inspirasi Tak Bertepi
Moment 22 desember telah lama dikenal sebagai peringatan hari ibu, tak ayal lagi media social dipenuhi
dengan ucapan dan tagline ‘selamat hari ibu’ namun semoga keperdulian itu tak
hanya untuk dipandang orang lain dan pada kehidupan nyata justru kita telah
mengabaikan ibu. Naudzubillah
Ibu, dialah malaikat tanpa sayap yang telah memberi terang
kehidupan, yang rela dengan ikhlas
mengorbankan seluruh hidup dan nafasnya berjuang untuk kita sebagai anaknya. Jika
kasih anak sepanjang galah maka kasih seorang ibu sepanjang jalan tanpa tepi,
tiada akan mampu mengungkapkan hakikat kemuliaan seorang ibu meski dengan
torehan kata tinta seluas samudera.
Sosok ibu tangguh kini telah banyak di temui, terlebih
dimana ketika zaman emansipasi perempuan marak terikrar. Suatu pekerjaan atau kegiatan yang umumnya dilakukan seorang laki-laki pun kini sanggup di lakukan
seorang wanita bergelar ibu.
Satu hal kecil yang cukup istimewa, dalam sebuah penelitian
seorang ayah hanya sanggup menggendong anaknya dalam buaian tidak lebih dari
tiga puluh menit berbeda dengan seorang ibu bahkan ia mampu menggendong anaknya
bahkan menimang-nimangnya dalam waktu yang cukup lama. Alasannya karena seorang
ayah biasanya menggendong anaknya menggunakan kekuatan otot tangan dan lengan
sedangkan ibu melengkapinya dengan hati.
Kamis, 17 Desember 2015
Melihat Ragam Kecantikan Indonesia di Wonderful Night
Event besar yang dihadiri oleh para tamu undangan dari
berbagai kalangan mulai dari instasi pemerintahan, pelaku industry,CEO
perusahaan terkemuka, pemerhati pariwisata serta pihak terkait lainnya
seharusnya memiliki profesionalitas yang mumpuni karena pada nyatanya jadwal
agenda acara yang di tentukan, molor beberapa jam dari ketentuan seharusnya.
Langganan:
Postingan (Atom)


