Kamis, 04 Desember 2014

Menggapai Penjelajahan Menuju Mahameru

Berhubung saya adalah seorang pengkhayal ulung, rasa-rasanya untuk berimajinasi dan membayangkan sebuah petualangan bukan suatu hal yang terlalu sulit, senang melakukan sebuah pejalanan ala backpacker telah banyak memberikan saya banyak pelajaran dan kesan mendalam serta sebuah pengalaman yang tak mampu terbayarkan oleh apapun.

Semakin sering saya melakakukan sebuah perjalanan semakin saya tahu dan jatuh cinta pada negeri indah yang maha kaya panoramanya, Indonesia. Tak heran banyak orang menjuluki berbagai tempat wilayah negeri sebagai potongan surga tersembunyi karena banyak belum terjamah di sebabkan oleh beberapa faktor dan lain hal. Salah satunya adalah akses transportasi ke lokasi yang cukup sulit dan medan jalan yang masih banyak dan jauh dari kata layak.

Sedikit rekam jejak saya selama melakukan perjalanan ke beberapa gunung di Indonesia. Jalan-jalan sebelum mencapai kaki gunungnya saja cukup membuat ketar-ketir, sebagai contoh ke Papandayan dimana jalur berbatu cukup sempit dan berkelok-kelok dan pinggirnya adalah jurang. Sangat dibutuhkan mobil yang memiliki daya tahan dan performa yang mumpuni. Tak berbeda jauh untuk menuju kaki gunung Cikuray meski disuguhkan pemandangan indah dengan hamparan kebun teh yang menyejukan mata namun jalanannya sangat menanjak dan berkerikil dan saya bersama tim hampir mendapat pengalaman tidak mengenakan, pasalnya kendaraan tidak kuat menanjak meskipun semua penumpang diturunkan namun justru berjalan mundur ke belakang hampir-hampir jatuh ke jurang. Ya, di medan-medan berat seperti itulah kendaraan dengan spesifikasi yang tepat akan memberikan kenyamanan selama melakukan petualangan.

Senin, 24 November 2014

Cotton Drops Penyajian Inovatif Rasa Nostalgia

Bertempat di Gading walk, Mall kelapa gading Jakarta utara. Telah hadir gerai minuman dan dessert yang akan membangkitkan kembali nostalgia ke masa anak-anak dahulu. Mengapa demikian ? Sudah rahasia umum jika kembang gula begitu di favorite kan oleh anak-anak namun keberadaannya kini sudah jarang di jumpai.

Ide terciptanya cotton drops di tenggarai oleh dua ownernya sendiri Jojo dan Felix selepas pulang berlibur dari Korea Selatan. Inspirasi korean style white garden menjadi pilihan mereka sebagai desain dari gerai Cotton drops, terlebih budaya korea saat ini masih cukup digandrungi dan terbukti tampilan outdoor yang cukup penuh warna ceria ini menarik minat para pengunjung.

Jumat, 21 November 2014

Jejak Waktu di Indonesia Internasional Book Fair 2014

Ini cerita sekitaran 2 minggu lalu kurang lebih, hari minggu diakhir pekan. Niat awal sebenarnya ingin menyisipkan quality time bersama teman-teman baik saya. Rencana saat itu adalah berkunjung ke acara Indonesia Internasional Book Fair. Pagelaran pameran tak hanya melulu soal buku, beberapa stand juga berdiri utk mengenalkan kerajinan tangan atau seni khas beberapa negara yang turut berkontribusi seperti Saudi Arabia misalnya. Dimana ada stand yg memprlihatkan sulaman berkaligrafi layaknya kiswah yg menyelimuti ka'bah, ada stand membuat henna atau hiasan tangan, saya sempat tertarik tadinya tapi ah, antriannya lumayan panjang, akhirnya batal saja.

Bersama Lili,saya menunggu kedatangan seorang teman lagi yg masih dijalan, kami melihat-lihat ke dalam sebentar dahulu sambil menunggu kedatangannya. Selang beberapa waktu akhirnya yg kami nanti pun tiba, Aan datang bersama adiknya.

Waktu sudah menunjukan pukul 12 ada informasi mengabarkan bahwa Bunda HTR sudah ada dan tengah mengisi acara di panggung utama. Secara saya cukup mengagumi penulis handal tersebut, kamipun segera menuju lokasi. Berhubung Aan tak bisa berlama-lama ia langsung ke tujuannya semula mengunjungi stand Korea dan saya stay di bangku penonton menyaksikan acara dari Bunda HTR.

Selasa, 11 November 2014

Review film a Crazy Little Thing Called Love

Membaca quoete tersebut mengingat kan saya pada sebuah film Thailand yang awal pertama kali dapet rekomendasi dari temen-temen kaskus sebagai salah satu film yang menyedihkan. Dan akhirnya saya dapatkan film tersebut setelah mencari-carinya, tapi belum sempat menontonnya. Hingga beberapa malam lalu,karena kekeliruan minum kopi susu tengah malem alhasil tidak bisa tidur semaleman, untung besoknya hari minggu. Di sebuah channel swasta T**ns TV menayangkan film ini yg sudah di dubbing ke bahasa indonesia jadi ga perlu cape-cape lagi baca teks terjemahannya.

Berikut reviewnya :