Jumat, 25 November 2016

Vivo V5 Smartphone Mutakhir Untuk Hasil Selfie Sempurna

Vivo V5 - Smartphone Perfect Selfie (Doc.Pri)
Era kekinian yang gandrung diminati banyak masyarakat pada umumnya sekarang ini adalah trend selfie, hal seperti ini rupanya menjadi peluang kesempatan bagi smartphone berlomba-lomba memasang perangkat dan fitur yang mendukung aktifitas selfie.Seperti belum lama ini produsen smartphone asal negeri tirai bambu meluncurkan smartphone teranyarnya Vivo V5 dan tidak tanggung-tanggung untuk kapasitas kamera depannya mencapai 20 MP. Woww..fantastis, tentu saja kapasitas seperti itu akan menghasilkan gambar yang lebih jernih.

Bertempat di Ritz Carlton - Pacifi Place, Jakarta tanggal 23 November 2016 lalu Vivo V5 yang mengclaim sebagai smartphone unggulan yang memberi sentuhan perfect selfie resmi melaunching produknya. Acara yang dihadiri oleh beberapa tamu undangan, media serta blogger tersebut memberikan kesan mewah sebagaimana tampilan dari Vivo V5 yang namapak elegan. 

Selasa, 22 November 2016

Makna Tersirat Sebuah Pembelajaran Melalui Travelling

Sumber Gbr : Freepik.com
Saya tidak tahu persis sejak kapan menyukai travelling, tapi tak dapat di pungkiri kegiatan satu ini seakan telah menjadi suatu kebutuhan pokok khususnya masyrakat urban yang selalu berjibaku pada kesibukan, kepenatan, dan di buru waktu. Mereka butuh penyegaran membuatuhkan hal baru dalam suatu aktifitas keseharian.

Jika ada pertanyaan mengapa Saya suka travelling ? Itu karena cinta..ya Saya sudah jatuh cinta pada keindahan alam khususnya pesona nusantara yang tak hanya sekedar menawarkan kecantikan pemandangan alam saja tetapi juga kearifan lokal masyarakat setempat. Ditambah keunikan yang beragam  budaya serta adat  yang berbeda-beda dengan keunikannya masing-masing. Saya tidak bisa mengelak bahwa ketika melakukan sebuah perjalanan seakan mendapat semangat serta spirit baru tentang sebuah pembelajaran dan pengalaman tentang kehidupan.

Bagi Saya travelling bukan sekedar mencari kesenangan semata, tetapi ketika Saya merasa bebas bisa melihat langsung, merasakan jejak langkah kaki bahkan menikmati maha karya Tuhan dalam lukisan  keindahan panorama cipataan-NYA, disanalah Saya merasakan kebesaran Tuhan bahwa kami tak ubahnya buih di lautan dibandingkan semesta ciptaan-NYA membuat Saya belajar untuk terus memaknai hakikat rasa syukur pada kuasaNya.

Senin, 21 November 2016

Wujudkan Indonesia Sehat Melalui Kampanye Gerakan Lawan Diabetes

sumber gbr : www.indonesialawandiabetes.com

Bersamaan dengan jatuhnya Hari Diabetes Sedunia  14 November pada hari minggu bertempat di Gelora Bung Karno pintu Barat lalu diadakan sebuah event bertajuk Indonesia Lawan Diabetes yang merupakan kerjasama antara kementrian kesehatan RI dan PT Kalbe Farma TBK sebuah perusahaan farmasi yang berdiri sejak tahun 1966 dan berfokus pada penyedia solusi kesehatan.

Terselenggaranya acara ini adalah mendukung gaya hidup sehat dengan fun walk serta kegiatan seru serta sehat lainnya. Berbagai booth kesehatan tersedia dalam acara puncak gerakan Indonesia lawan diabetes ini, sebelumnya, berbagai kampanye serta seminar edukasi tenaga medis telah dilakukan sebagai bagian dari acara yang diadakan di 5 kota besar dengan menjangkau lebih dari 50.000 masyarakat di lebih dari 43 kota di seluruh Tanah Air.

Sesuai dengan data Internasional Diabetes Foundation tahun lalu menunjukan bahwa lebih dari 50 % atau lebih dari 193 juta orang mengidap diabetes. Terjadinya hal ini tidak terlepas dari tingkat kesadaran masyarakat yang kurang memahami sehingga telat menyadari ketika penyakit tersebut sudah cukup parah.

Selasa, 15 November 2016

Gunung Rinjani : Dekat Di Mata Jauh Di Kaki

Jalur Sembalun Rinjani
Melanjutkan cerita perjalanan sebelumnya (KLIK DISINI) , melalui jalur sembalun pendakian menapaki setiap jejak di Rinjani pun di mulai. Dari gerbang pendakian, kami melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki menuju pos 1, jalurnya di dominasi padang hijau berbukit dengan kontur yang naik turun. Sepanjang mata memandang di suguhi panorama keindahan savana, hanya saja agak jarang pohon sehingga susasana perjalanan begitu panas.

Setibanya di pos 1 kami rehat beberapa saat, meskipun perjalanannya cukup bersahabat perjalanan yang cukup panjang, membuat lelah tak terelakan.  Melanjutkan kembali perjalanan hingga tiba di pos 2, yang sebagian besar sudah banyak wisatawan asing beristirahat. Tim kami pun membuka flysheet dan mengisi energi dahulu dengan makan. Di pos 2 terdapat sumber air tepat di bawah jembatan, tetapi tidak layak diminum langsung karena agak berbau, biasanya di gunakan untuk keperluan masak memasak, pun kalau dengan sangat terpaksa meminum biasanya kami mencampur dengan serbuk minuman rasa.