Selasa, 15 November 2016

Gunung Rinjani : Dekat Di Mata Jauh Di Kaki

Jalur Sembalun Rinjani
Melanjutkan cerita perjalanan sebelumnya (KLIK DISINI) , melalui jalur sembalun pendakian menapaki setiap jejak di Rinjani pun di mulai. Dari gerbang pendakian, kami melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki menuju pos 1, jalurnya di dominasi padang hijau berbukit dengan kontur yang naik turun. Sepanjang mata memandang di suguhi panorama keindahan savana, hanya saja agak jarang pohon sehingga susasana perjalanan begitu panas.

Setibanya di pos 1 kami rehat beberapa saat, meskipun perjalanannya cukup bersahabat perjalanan yang cukup panjang, membuat lelah tak terelakan.  Melanjutkan kembali perjalanan hingga tiba di pos 2, yang sebagian besar sudah banyak wisatawan asing beristirahat. Tim kami pun membuka flysheet dan mengisi energi dahulu dengan makan. Di pos 2 terdapat sumber air tepat di bawah jembatan, tetapi tidak layak diminum langsung karena agak berbau, biasanya di gunakan untuk keperluan masak memasak, pun kalau dengan sangat terpaksa meminum biasanya kami mencampur dengan serbuk minuman rasa.

Sabtu, 12 November 2016

Donor Darah Bukti Cinta Untuk Sesama

sumber gambar : Official PMI
Sering kali Saya mendapat informasi baik di media sosial maupun broadcast pasien yang membutuhkan darah. Ya..satu tetes darah akan sangat berharga bahkan berperan menyelematkan jiwa seseorang. Melalui lembaganya seperti Palang Merah Indonesia menyerukan menanamkan jiwa sosial salah satunya seperti donor darah.

Dalam jumpa blogger bertema “Sosialisasi Donor Darah” pada 05 November 2016 lalu bertempat, di Resto Bumbu Desa Cikini dengan narasumber Ibu Dr Pierlita Rini, M. Biomed menerangkan peran penting darah yang mengalirkan oksigen, air serta makanan kepada sel-sel tubuh. Darah merupakan jaringan cair yang terdiri  atas plasma yang didalamnya terdapat unsur darah padat yang disebut sel darah.

Rabu, 09 November 2016

Mengenal Lebih Dekat Layanan Payment Online UANGKU

Perkembangan era digital semakin memudahkan setiap orang melakukan segala aktifitas tak terkecuali dalam bertransaksi online. Sebagai penikmat e-commerce kewaspadaan dan saling percaya tetap harus ada.

Menurut survei penggunaan media sosial sebagai ranah bertransaksi online pun cukup tinggi. Ativitas jual beli melalui media sosial seperti Instagram, facebook,Line dan twitter lebih tepat dinamakan Social Shopping. Sedangkan portal jual beli dengan website domain baru dapat disebut E-Commerce.

Tentunya berbeda, ketika berbelanja secara langsung dan online. Tak sedikit seseorang yang pada akhirnya kecewa dan tertipu oleh oknum-oknum nakal mengatas namakan toko online, tapi tidak menutup kemungkinan ada juga calon customer yang bertindak tidak jujur.Namun, transaksi online melalui social shopping memang belum memiliki jaminan serta keamanan yang cukup kuat untuk melindungi penjual dan pembeli karena hingga sekarang jenis penipuan semacam ini belum memiliki kekuatan hukum yang jelas.

Selasa, 08 November 2016

Sepatu Dalam Negeri Berdesign Unik dan Menarik

Perkembangan fashion di Indonesia saat ini sedang mengalami banyak kemajuan, tak hanya sekedar terlihat dari busana bahkan macam dan jenis sepatu pun tak mau ketinggalan. Banyak tercipta dengan berbagai bentuk serta motif yang unik dan beragam. Saya pernah melihat dalam tayangan sebuah televisi bermacam-macam sepatu dengan berbagai bentuk yang tidak biasa di bandrol dengan harga yang cukup fantastis. Dan semua itu rata-rata design produk luar negeri.

Ya..memang tak dapat dipungkiri produk branded import masih banyak menjadi daya tarik masyrakat metropolitan. Kalau Saya sendiri lebih suka mengenakan sepatu yang terasa nyaman di kaki serta untuk melangkah.

Bicara mengenai sepatu sebenarnya Indonesia sendiri pun tak kalah bagus dalam produksinya contohnya seperti di Cibaduyut Bandung yang telah banyak menjadi kepercayaan masyarakat bahkan beberapa pejabat negara masih ada yang mengenakan sepatu hasil produksi dari wilayah kota kembang tersebut.