Jumat, 02 September 2016

Explore Indahnya Banyuwangi : Pantai Bangsring dan Kawah Ijen

Melangkahlah, sejauh mungkin dan temukan hal menakjubkan yang mungkin tak pernah Kamu bayangkan selama ini. Travelling atau jalan-jalan menelusuri, menjelajahi berbagai tempat kini semakin di gandrungi. Kegiatatan berwisata seakan menjadi cara menumbuhkan semangat baru di tengah padatnya rutinitas. Semakin banyak tempat indah Indonesia, terekspos lebih luas terlebih ketika era digital berkembang pesat. 'Tuhan menciptakan Indonesia Ketika Tersenyum' sebaris kalimat itu seakan menjadi perumpamaan banwa di setiap sudut negeri ini menyimpan jutaan pesona keindahan alam yang tiada terbantahkan.

Ini adalah sepenggal cerita perjalanan menelusuri sudut wilayah pulau Jawa. Akhirnya penasaran saya tentang kota di ujung timur pulau Jawa itu terjamah sudah. Yupps, Banyuwangi telah menjadi satu destinasi yang ingin di kunjungi, menabung dari jauh-jauh hari sekira di rasa cukup dari segi dana dan waktu eksekusi di mulai.

Mencari segala sesuatu dan informasi tentang Banyuwangi, sampai kemudian bertemu teman-teman sejalan yang berencana ke sana juga dari komunitas Backpacker Indonesia. Yang planning berminat banyak tapi akhirnya yang berangkat hanya 5 orang.

Dari kelimanya itu mendapat perjalanan berbeda-beda untuk menuju titik point, saya sendiri mendapat kereta keberangkatan menuju surabaya pasar turi sampai di sana sekitar jam 00.30 malam lanjut ke stasiun surabaya gubeng untuk keberangkatan kereta ke stasiun karang asem ang baru berangkat jam 04.30. Delay karena terhambat bus mogok di rel akhirnya tiba di Banyuwangi molor 2jam dari jadwal seharusnya.

Senin, 29 Agustus 2016

Kritisnya Lagu dan Musik Usia Anak-anak

Beberapa bulan lalu ramai beredar video yang menampilkan penyanyi berusia anak-anak yang membawakan lagu dengan lirik yang tak sepatutnya di gunakan seusianya.

Masa transisi peralihan tengah mengalami perubahan yang cukup drastis di akhir tahun 90an. Hingga tak heran banyak beredar 'meme' yang mengutarakan masa terindah tahun 90an termasuk dalam hal musik.

Istilahnya masa yang beruntung bagi anak-anak di tahun 90an sebab dari berbagai segi cukup terselamatkan. Di era itu bertebaran musisi cilik bertalenta yang membawakan lagu sebagaimana usianya pun acara musik anak pun tayang di beberapa stasiun swasta dan tv nasional.

Jika dilihat di zaman sekarang, musik anak-anak kurang lagi diperhatikan. Acara anak pun semakin berkurang di gantikan dengan tayangan yang tidak edukatif. Hingga tidak heran anak kecil zaman sekarang sudah dewasa sebelum waktunya, karena apa yang mereka lihat dan dengarkan tidak lagi mencerminkan selayaknya usia mereka.

Minggu, 28 Agustus 2016

Mengenal Lebih Dekat Blogger Banjarmasin : Mba Ruli Retno

Posting 'silaturahmi' kali ini menyambangi blogger yang saat ini tengah menetap di Banjarmasin - Kalimantan selatan. Bernama lengkap Ruli Retno Mawarni (namun sepengetahuan saya beliau lebih sering mencantumkan dua suku kata nama saja) yang sudah berkali-kali berpindah lantaran tugas sang suami.

Pernah menempuh pendidikan di chemical engineering  ITS Surabaya, meskipun berbeda bidang dengan blogging yang kini semakin digelutinya, beliau mengakui sudah suka menullis dari zaman SD dan mulai ngeblog sejak kuliah.

Jumat, 26 Agustus 2016

Jelajah Masjid Cheng Hoo Surabaya Yang Menyerupai Kelenteng


Ketika bertandang ke Surabaya, tidak lupa saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke Masjid Cheng Hoo, berlokasi di Jl. Gading no.2 - Genteng dan berjarak sekitar 1 km di sebelah utara Balaikota Surabaya. Sebuah bangunan monumental peradaban sejarawan seorang pelaut islam Tiongkok (Yunan) yang singgah di Pulau Jawa.

Pada abad ke 15 di masa Dinasti Ming (1368-1643) Laksamana Cheng Hoo alias Sam Poo Kong yang diutus Yung Lo untuk mengunjungi kerajaan Majapahit. Kesempatan ini dipergunakan nya untuk menyebarkan agama Islam. Nama Sang Lakmana ini kemudian diabadikan menjadi nama masjid.