Kamis, 21 Januari 2016

Tiada Yang Sia-Sia Karena Membaca Buku



Sudah lima tahun berjalan Stiletto Book hadir meramaikan dunia publishing nusantara, dibalik kiprah berdirinya sudah barang tentu banyak pasang surut yang dialami, bersaing dengan publishing lain dan beberapa hal lainnya. berkonsep sebagai penerbit buku perempuan yang memang di gawangi oleh perempuan-perempuan bertalenta tentu saja telah memberi kesempatan serta peluang bagi perempuan lainnya untuk mendulurkan karya. Dalam ajang ulang tahunnya kali ini, Stiletto mengajak untuk mempublikasikan tulisan dan menyebarkan virus gemar membaca agar kecintaan terhadap buku bisa tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Sebenarnya dunia buku itu menarik, kita bisa menjadi siapapun saat imajinasi terangkai dalam setiap jejak kalimat buku yang dibaca. Pertama kali suka dengan membaca itu ketika masa Sekolah Dasar saat disodorkan sebuah buku yang terlihat usang sebenarnya, tetapi luar biasa isinya mengandung magis yang entah saya begitu tertarik menelusuri lembar perlembar halaman buku tersebut. Banyak terkadung nilai sosial dan agama yang begitu membuat saya tersentuh. Sejak saat itu saya semakin haus akan bacaan, dari buku-buku novel, cerita hingga majalah, selalu suka melihat banyak bacaan.

Saya lebih tertarik dengan novel  bergenre romantic, religius dan komedy walau tidak menutup kemungkinan terkadang melahap juga bacaan dengan genre non fiksi. Untuk budget biasanya saya tak pernah mematok khusus, saya membeli yang ingin dibeli dan sekiranya di butuhkan. Tapi di akui, terkadang suka tidak terkendali saat ada book fair. Selain banyak pilihan buku, harga yang ditawarkan pun biasanya cukup murah karena memasang diskon-diskon yang sayang sekali untuk di lewatkan.

Selasa, 19 Januari 2016

Pemanfaatan Teknologi Untuk Disabilitas

Siapa yang tidak mengenal Ludwig  Van Beethoven seorang komposer legendaris asal Jerman yang telah menghasilkan maha karya indah melalui gubahan musik yang dibuatnya. Namun, siapa yang menyangka bahwa karya-karya fenomenal itu justru di buat dari seorang tuna rungu, iya Beethoven mengalami pengurangan pendengaran saat usianya 26 tahun. Ia hampir depresi di buatnya lantaran tak ada satupun pengobatan yang mampu menyembuhkannya.

Sesungguhnya Tuhan menciptakan suatu keadaan manusia tiada yang sia-sia, justru di balik kekurangannya itu Beethoven mampu mendulurkan karya-karya terbaiknya yang masih dikenal hingga saat ini. Telah banyak terbukti orang-orang dengan keterbatan fisik misalnya telah menghasilkan banyak karya-karya luar biasa dan telah manjadi inspirasi bagi banyak orang.

Tetapi tak dapat dipungkiri, hingga saat ini kaum minoritas yang mengalami disabilitas masih terpinggirkan hak-haknya termasuk dalam teknologi. Di era perkembangan serba canggih dengan terobosan teknologi terbaru para disabilitas belum mendapat edukasi dan informasi secara menyeluruh yang mampu di sesuaikan oleh kemampuan mereka.

Jumat, 15 Januari 2016

Eksplore Penangkaran Rusa Cariu dan Curug Country Yang Menawan

sumber gambar : Official Backpacker Jakarta
Cerita perjalanan di akhir tahun lalu, bersama teman-teman dari komunitas Backpacker Jakarta rencana kami adalah melakukan perjalanan one day trip ke kawasan Bogor yakni Penangkaran Rusa Cariu dan Curug Country.Titik kumpul saat itu adalah kawasan UKI Cawang, sekiranya sudah berkumpul semua kami pun berangkat menggunakan kendaraan sewaan yang telah di sediakan.

Ada mungkin lama perjalanan antara 3-4 jam akhirnya kami tiba juga lokasi. Wisata Giri Jaya,atau biasa disebut sarana edukasi Penangkaran Rusa Cariu terletak di Desa Buana Jaya, kecamatan Tanjung Sari - Bogor.

Memasuki area parkir jalanan menurun lumayan curam berbatu tanpa aspal kendaraan terus melaju hingga tiba di area parkir. Untuk masuk ke lokasi area kami membayar retribusi terlebih dahulu dan untuk menuju ke  penangkaran kami harus melewati jembatan gantung terbuat dari bambu, harap di ingat maximal orang yang berada di jembatan tidak boleh lebih dari 10 orang. Dibawah jembatan ini terdapat hulu sungai Cibeet yang merupakan aliran sungai citarum. Di sungai itupun terdapat bebatuan alam yang menghiasi sisi-sisi sungai.

Kamis, 14 Januari 2016

Tips dan Info Wisata : Melakukan Perjalanan Yang Nyaman Dengan Tetap Menjaga Lingkungan

Travelling telah menjadi trend yang marak terakhir belakangan ini, seakan telah menjadi kebutuhan pokok mungkin di sebabkan runtinitas yang padat sehingga banyak orang membutuhkan refreshing untuk penyegaran pikiran. Ya, salah satunya dengan melakukan sebuah perjalanan.

Tidak dapat di pungkiri, Indonesia menyimpan keindahan alam yang sungguh tak ternilai harganya. Seakan sebuah paket lengkap dimana negeri ini memiliki panorama yang menawan sehingga tidak heran banyak wisatawan asing pun tertarik untuk mengunjungi sudut-sudut tempat di negeri ini.

Namun, sungguh sangat disayangkan fenomena penggiat jalan kerap kali tidak di imbangi dengan rasa tanggung jawab terhadap alam yang dinikmati, terhadap tanah yang di pijaki. Terlebih sejak semakin berkembangnya media sosial, semua orang saling berlomba untuk terlihat eksis namun sampai tidak memperhatikan kaidah dan tata norma peraturan yang ada.