Kamis, 31 Desember 2015

Cerita Perjalanan Ke Gunung Slamet 3.428 MDPL

Sekitar pertengahan November 2015, sebuah perjalanan diluar ekspektasi karena tak pernah terbesit untuk bisa menapaki langkah di Gunung Slamet dengan ketinggian 3.428 mdpl merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa.

Start perjalanan menggunakan kereta dari stasiun Senen menuju stasiun Purwokerto kemudian di lanjutkan menuju daerah purbalingga menggunakan elf. Tiba di desa Bambangan, desa terakhir di kaki gunung Slamet. Di dusun yang berketinggian 1279 mdpi ini para pendaki dapat memeriksa kembali perlengkapannya dan mengurus segala administrasi pendakian. Di basecamp tersebut juga kami bermalam untuk perjalanan di mulai keesokan paginya.

Gunung Slamet terletak  di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Cerita legenda yang turun temurun beredar adalah nama slamet diambil dari bahasa Jawa yang artinya selamat. Nama ini diberikan karena dipercaya gunung ini tidak pernah meletus besar dan memberi rasa aman bagi warga sekitar. Menurut kepercayaan warga sekitar, bila Gunung Slamet sampai meletus besar maka Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua bagian.

Sabtu, 26 Desember 2015

Kasih Sayang Ibu adalah Inspirasi Tak Bertepi



Moment 22 desember telah lama dikenal sebagai peringatan hari ibu, tak ayal lagi media social dipenuhi dengan ucapan dan tagline ‘selamat hari ibu’ namun semoga keperdulian itu tak hanya untuk dipandang orang lain dan pada kehidupan nyata justru kita telah mengabaikan ibu. Naudzubillah

Ibu, dialah malaikat tanpa sayap yang telah memberi terang kehidupan, yang rela  dengan ikhlas mengorbankan seluruh hidup dan nafasnya berjuang untuk kita sebagai anaknya. Jika kasih anak sepanjang galah maka kasih seorang ibu sepanjang jalan tanpa tepi, tiada akan mampu mengungkapkan hakikat kemuliaan seorang ibu meski dengan torehan kata tinta seluas samudera.

Sosok ibu tangguh kini telah banyak di temui, terlebih dimana ketika zaman emansipasi perempuan marak terikrar. Suatu pekerjaan atau kegiatan yang umumnya dilakukan seorang laki-laki pun kini sanggup di lakukan seorang wanita bergelar ibu.

Satu hal kecil yang cukup istimewa, dalam sebuah penelitian seorang ayah hanya sanggup menggendong anaknya dalam buaian tidak lebih dari tiga puluh menit berbeda dengan seorang ibu bahkan ia mampu menggendong anaknya bahkan menimang-nimangnya dalam waktu yang cukup lama. Alasannya karena seorang ayah biasanya menggendong anaknya menggunakan kekuatan otot tangan dan lengan sedangkan ibu melengkapinya dengan hati.

Kamis, 17 Desember 2015

Melihat Ragam Kecantikan Indonesia di Wonderful Night

Bertempat di Ballroom Ritz Carlton – Pacicfic Place, Jakarta pada tanggal 10 Desember 2015 diselenggaran pagelaran seni yang memadu padankan budaya dan pariwisata dalam Wonderful Indonesia WOW Night yang merupakan salah satu bentuk dukungan  kementrian pariwisata Republik Indonesia bekerja sama dengan Marketeers untuk menunjukan sebuah upaya nyata dalam mewujudkan  isu startegis dalam pembangunan jangka panjang khususnya melalui sektor wisata sebagai ujung tombaknya.

Event besar yang dihadiri oleh para tamu undangan dari berbagai kalangan mulai dari instasi pemerintahan, pelaku industry,CEO perusahaan terkemuka, pemerhati pariwisata serta pihak terkait lainnya seharusnya memiliki profesionalitas yang mumpuni karena pada nyatanya jadwal agenda acara yang di tentukan, molor beberapa jam dari ketentuan seharusnya. 

Rabu, 16 Desember 2015

Ragam Kuliner Nusantara di Gelar Cita Rasa Solo 2015


Festival kuliner dan kebudayaan traditional hadir kembali. Pagelaran kali ke tiga ini bertempat di  lapangan parkir Dapur Solo, Jl. Danau Sunter Utara 7, Kawasan Astra. Acara yang diadakan mulai tanggal 11-13 Desember 2015 ini mengangkat tema Gelar Cita Rasa Solo menghadirkan 30 tenat lokal mulai dari jajanan hingga kerajinan tangan khas kebudayaan nusantara khususnya pulau Jawa.

Dapur solo berawal dari cita rasa rumahan yang berkembang menjadi pusat makanan khas Solo di tengah ramai dan berkembangnya budaya serta aneka makanan barat yang beredar. Kedepannya restoran khas Solo yang di dirikan Ny. Swan ini memiliki harapan untuk tetap teguh memegang tradisi kulliner nusantara dan bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri dengan menjadi top brand dan digemari masyarakat Indonesia pada umumnya. 

Pertama kali didirikan pada tahun 1990 di beri nama rumah makan solo dengan konsep dan manajemen yang sederhana, perlahan tapi pasti kini telah berkembang pesat menjadi restaurant Dapur Solo dan telah banyak dikenal masyrakat, cabangnya sendiripun sudah cukup banyak terletak di beberapa wilayah kawasan Jakarta, hingga tidak akan kesulitan lagi bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang merindukan santapan masakan nusantara untuk bertandang ke tempat ini.