Moment 22 desember telah lama dikenal sebagai peringatan hari ibu, tak ayal lagi media social dipenuhi
dengan ucapan dan tagline ‘selamat hari ibu’ namun semoga keperdulian itu tak
hanya untuk dipandang orang lain dan pada kehidupan nyata justru kita telah
mengabaikan ibu. Naudzubillah
Ibu, dialah malaikat tanpa sayap yang telah memberi terang
kehidupan, yang rela dengan ikhlas
mengorbankan seluruh hidup dan nafasnya berjuang untuk kita sebagai anaknya. Jika
kasih anak sepanjang galah maka kasih seorang ibu sepanjang jalan tanpa tepi,
tiada akan mampu mengungkapkan hakikat kemuliaan seorang ibu meski dengan
torehan kata tinta seluas samudera.
Sosok ibu tangguh kini telah banyak di temui, terlebih
dimana ketika zaman emansipasi perempuan marak terikrar. Suatu pekerjaan atau kegiatan yang umumnya dilakukan seorang laki-laki pun kini sanggup di lakukan
seorang wanita bergelar ibu.
Satu hal kecil yang cukup istimewa, dalam sebuah penelitian
seorang ayah hanya sanggup menggendong anaknya dalam buaian tidak lebih dari
tiga puluh menit berbeda dengan seorang ibu bahkan ia mampu menggendong anaknya
bahkan menimang-nimangnya dalam waktu yang cukup lama. Alasannya karena seorang
ayah biasanya menggendong anaknya menggunakan kekuatan otot tangan dan lengan
sedangkan ibu melengkapinya dengan hati.


