Jumat, 13 Februari 2015

Menelisik Ke Eksotikan Pulau Lombok Bersama Lomba Blog Pegipegi


Pulau Lombok salah satu gugusan pulau besar yang dimiliki Nusa Tenggara Barat. Sebuah kawasan indonesia yang sebenarnya sudah lama sekali menjadi destinasi impian yang hingga saat ini belum terwujudkan karena satu dan lain hal.

Satu hal yang membuat saya jatuh cinta dan ingin sekali menginjakan kaki ke sana adalah pesona cantiknya gunung Rinjani yang menyajikan pemandangan alam luar biasa indahnya juga pantai gili nya yang cukup menawan. Pulau Lombok telah menjadi destinasi favorite bagi wisatawan asing setelah pulau dewata, Bali. Jika bangsa asing saja bisa jatuh cinta pada keindahan alam negeri, mengapa kita harus melewatkannya ? namun entah mengapa sangat disayangkan sekali harga tiket pesawat ke destinasi lokal terkadang jauh lebih mahal dibandingkan destinasi ke luar negeri kisaran Asia Tenggara lain.

Website pegipegi.com mengajak para blogger pecinta travelling untuk berbagi tulisan di blog masing-masing bertema 'Ecotourism' wisata berwawasan lingkungan. Indonesia memiliki maha karya yang sangat beragam, sehingga begitu banyak pilihan untuk bisa menjadi sumber refrensi menjadi sebuah tulisan. Dari segi budaya, keindahan alam, beberapa flora dan fauna yang hampir punah bahkan ada di Indonesia maka tak heran jika ada yang menyatakan Indonesia adalah salah satu potongan surga yang jatuh ke bumi.

Senin, 02 Februari 2015

Memaknai Hari Lahir

Ada tiga moment spesial bagi seseorang yakni hari lahir, hari berganti status/ menikah dan hari kematian. Dimana bagi sebagian orang itu menjadi tolak ukur seberapa jauh orang lain menghargai keberadaan kita, seberapa penting kita di hidupnya.
Lalu ketika orang-orang yang kita anggap cukup berarti di hidup kita selama ini. Telah menempatkannya lebih dari sekedar teman biasa, jangankan hadiah atau doa tulus terucap. Ingat sajapun enggak.
Kecewa? Sudah pasti, sedih? Sudah barang tentu
(Curhat ? Biarkan). 

Sabtu, 31 Januari 2015

Mengukir Cerita bersama hujan di Dieng.2

Lanjutan cerita perjalanan selepas dari Gunung Munara, saya berpisah dengan tim yang mayoritas dari bekasi di Stasiun Tanah Abang. Saya langsung menuju comuter line untuk turun di stasiun Sudirman dan dilanjutkan ke Plaza Semanggi lokasi titik ketemu dari tim plesir_id menuju Dieng.

Open trip kali ini saya sendiri tanpa mengenal seorangpun, walau agak ragu sebenarnya khawatir hari-hari selama perjalanan tidak menyenangkan namun praduga saya keliru, teman-teman sangat welcome dan tidak terkubu-kubu, meskipun ada beberapa yang berperilaku seperti itu asyik sendiri dengan kelompoknya.

Perjalanan kami tidak terlalu mulus sekitar jam 01 dini hari entah dikawasan apa tapi yang pasti sudah di luar kota Bandung, ELF yang kami tumpangi mengalami pecah ban. Alhamdulillah kami masih dilindungi, karena saat menyadari kondisi ban sudah sangat hancur beruntung si bapak sopir membawa ban serep. Ditemani gerimis dan pekatnya malam si Bapak sopir cukup berjuang memperbaiki kendala agar bisa segera melanjutkan perjalanan.

Kamis, 29 Januari 2015

Menapaki Langkah di Gunung Munara

Libur panjang tahun lalu banyak sekali dimanfaatkan banyak orang terutama pekerja utk merefrehkan pikiran dari kejenuhan melalui aktifitas sehari-hari. Travelling salah satu yang menjadi pilihan dan kini seakan sudah menjadi kebutuhan sekunder.

Sedikit berbagi cerita seputar perjalanan yang saya lakukan bersama beberapa orang kawan, berhubung keberangkatan saya ke kota Malang terpaksa harus batal akhirnya saya pun menyetujui sebuah perjalanan ajakan seorang teman ke kawasan Bogor, Gunung Munara tepatnya.

Titik ketemuan saya dengan teman dari rombongan bekasi adalah stasiun Tanah Abang, kami menggunakan commuter line dan turun di stasiun Cisauk. Disana kami menyewa sebuah angkot untuk mengantar kami ke daerah Rumpin kawasan situs Munara berada.