Senin, 26 Januari 2015

Weekend di Galeri Indonesia Kaya & mencicipi Lembutnya Ice Cream Ragusa

Pekan ke tiga dibulan Januari, saya berkesempatan untuk berkunjung ke lokasi yang cukup unik dan menarik. Bertempat di Grand Indonesia Lantai 8, Galeri Indonesia Kaya namanya. Sebuah tampat yang digagas menjadi ruang edukasi tentang kaya dan aneka ragamnya segala hal juga budaya Indonesia. Dikemas dengan teknologi digital yang disajikan secara interaktif dan menarik.
 Untuk menuju ke lokasi, bisa menggunakan busway jalur kota-blok M atau sebaliknya dan turun di shalter Tosari lalu jalan sebentar ke Grand Indonesia. Setelahnya berjalan menyusuri ke arah west mall. Lokasi tempat berdekatan dengan blitz mega plax 4D, Grand Indonesia.

Jumat, 16 Januari 2015

Libur Tahun Baru Ke Taman Wisata Alam Hutan Mangrove

Perjalanan kali ini lanjutan dari cerita melewatkan malam tahun baru seperti yang sudah saya tuliskan diposting sebelumnya. Saat itu masih pagi hari, kami keluar dari area masjid Baitul Ikhsan dan menyusuri jalan menuju shalter busway Bank Indonesia.

Ah...jarang sekali bisa menikmati jalan ibu kota yang damai seperti saat itu. Tanpa banyak kendaraan lalu lalang dan bukan pula car free day. Kami segera naik busway menuju kawasan kota dan menunggu teman lainnya. Setelah sudah lengkap, 6 orang kami melanjutkan perjalanan dan turun di shalter busway Pluit. Setelahnya kami naik angkutan umun kwk B-01 di pertengahan jalan mobil hanya terisi oleh kami dan akhirnya kami memutuskan utk chater saja setelah tawar menawar disetujui /org kami dikenakan Rp 10.000 karena untuk menuju lokasi cukup jauh dan tidak ada akses kendaraan publik yang melintas.

Kamis, 15 Januari 2015

Menanamkan Minat Membaca dengan Berkarya

Buku adalah jendela dunia, tentu slogan itu sudah lama menggema namun antusias masyarakat negeri ini masih sangat kurang terhadap kebiasaan membaca karena satu dan lain hal. Berbeda dengan masyarakat yang tinggal di negeri dengan kemajuan teknologi yang cukup tinggi seperti Jepang atau Jerman. Mayoritas dari mereka sangat gemar membaca dalam waktu dan kondisi apapun.

Kemajuan teknologi yang semakin pesat, menjadikan alat-alat canggih teknologi lebih diminati dibanding sebuah buku. Kebanyakan masyarakat sekarang lebih suka berselancar lewat internet, berintraksi lewat jejaring sosial, lebih gemar menghabiskan waktu bersama gadget. Alhasil, buku semakin tidak diminati, toko buku dan perpustakaan semakin sepi. Cukup sulit untuk bisa menumbuhkan rasa kesadaran masyarakat tentang hakikat dan manfaat dari membaca. Ya, meskipun pada akhirnya banyak orang berasumsi membaca kini lebih mudah meski tanpa harus sebuah buku, pada akhirnya semua akan kembali dengan pernyataan setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menikmati dan mencari tahu tentang suatu hal walau tidak harus dengan membaca.

Senin, 12 Januari 2015

Hangout #100 Explore Doraemon Jakarta

Hari minggu pekan kedua di bulan Desember tahun lalu. Sebenarnya saya ada rencana penanaman mangrove dengan salah satu komunitas backpacker, namun berhubung mengejar bulan-bulan berikutnya adik saya yang sudah deadline untuk tugas akhir jadi rencana untuk ke #100 Explore pameran Doraemon dimajukan lebih awal. Kebetulan saya memegang struk pembelian tiket yang diskon khawatir jika terlalu lama tinta memudar dan tidak berlaku lagi.

Naik transportasi busway dari shalter Plumpang rute Tg.Priok-Pluit lalu transit di shalter gunung sahari untuk berganti busway menuju kawasan Ancol. Awalnya sempat kecewa karena informasi sebelumnya jika ingin ke pameran Doraemon maka dapat discount utk masuk Ancol, nyatanya hal itu tidak berlaku dan tidak ada informasi terhadap pihak Ancolnya. Ya, sudah kepalang tanggung HTM /orang Rp 25.000.