Senin, 06 Oktober 2014

Segenap Impian Ke Tanah Suci



http://siethie.blogspot.com            Aku terbangun di sepertiga malam ini, ketika aku hendak ke kamar mandi untuk membasuh air wudlu ku dengar rintihan yang amat pilu. Suara tangisan ibu yang tengah berdoa akan mimpi terbesarnya untuk bisa mengunjungi baitullah.
            Aku hanya bisa termenung sedih, merasa tidak berguna karena belum mampu mewujudkan harapan ibu di usia senjanya. “Ya, Allah kabulkah harapan dan doa ibu” dalam hati aku pun turut mendoa dan mengamini setiap untaian kata permohonan wanita yang telah sangat berjasa padaku. Aku pun kemudian bergegas menunaikan niatku.
            Ini adalah malam terakhir aku di rumah, esok aku harus kembali ke kota karena masa cutiku telah selesai. Rasanya ingin sekali berlama-lama tinggal bersama ibu, dan kali ini adalah kunjungan pertamaku setelah dua tahun tidak sempat aku menjenguk ibu. Sudah sering kali aku mengajak ibu untuk tinggal bersama ku di kota tapi selalu saja ibu menolak.

Kamis, 25 September 2014

Jelajah Bandung : Tebing Keraton & Taman Hutan Rakyat (Djuanda)

Pekan kedua bulan september di tahun 2014. Ngebolang it's time, perjalanan bersama seorang kawan menuju Bandung. Berhubung kami berdua sama-sama masuk di hari sabtu alhasil kami memulai perjalanan selepas Ashar ketika sudah terlebih dahulu janjian di stasiun bekasi.

Start bus dari terminal bekasi harapannya sih supaya tidak terlalu lama di perjalanan karena dari situ tol antar kota lebih dekat. Alamak kami salah menaiki bus, niatan awal ingin naik bus patas AC ke Bandung tapi yang kami naiki adalah bus non AC dimana rute perjalanan lebih panjang karena harus berputar.

'Nasi sudah menjadi bubur' perkiraan tiba pas magrib tapi akhirnya kami baru tiba Bandung selepas Isya. Singgah di rumah seorang kawan kami sudah disuguhkannya makan (serasa tamu istimewa saja,hihihihi) kami pun di beri ruang untuk beristirahat dan siap mbolang ke esokan paginya.

Sekitar jam 10 an sebelumnya terjadi pertimbangan beberapa tempat yang ingin di singgahi akhirnya pilihan jatuh ke Tebing keraton. Sebuah lokasi wisata Alam yang menyuguhkan pemandangan indah, dan terakhir belakangan ini sedang santer menjadi perbincangan.

Lokasi Tebing Keraton sendiri berada di kawasan Dago, seharusnya tidak terlalu jauh dari tempat kawan kami tersebut. Namun karena kurangnya informasi titik lokasi pasti keberadaan tempat tersebut dan GPS yang bermasalah karena menunjukan arah yang tidak tepat pada akhirnya kami sempat beberapa kali memutar-mutar di jalan. Yups..ga ada pilihan lain selain menggunakan cara lama yakni bertanya ke orang. Dan hasilnya cara itu masih cukup ampuh, setelah bertanya sana-sini kami tiba juga ke lokasi menuju Tebing Keraton tersebut.

Kamis, 18 September 2014

Review film " Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Extended "

Film yang awalnya booming sekitar akhir tahun lalu dan saya belum sempat menontonnya, dikesempatan kedua ini saya tak menyiakan untuk bisa menyaksikan kisah kasih klasik antara dua insan manusia yang diadaptasi dari buku kenamaan Buya Hamka. Bertajuk "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk Extended" yang konon kabarnya memiliki durasi lebih panjang dari yang sebelumnya. Walaupun inti dari film itu tetap saja sama dari yang sebelumnya.

Mungkin sangat telat untuk menulisnya sekarang karena sudah banyak yang mereview, tapi karena berhubung saya sendiri baru menonton filmnya maka baru saya tuliskan. Tidak usah berpanjang lebar, berikut review filmnya menurut saya
siethie.blogspot.com

Senin, 15 September 2014

Sekelumit Cerita menuju "FLP Muda 18"

Tak terasa enam bulan terlalui sudah, belajar untuk lebih memahami dunia literasi kepenulisan yang baik dalam Forum lingkar Pena. Forum kepenulisan yang sejak lama  memang sangat saya idamkan untuk bisa bergabung ke dalamnya setelah saya mengenal dan jatuh cinta pada dunia buku, dimana penulis buku yang pertama kali membuat saya terpikat dengan dunia bacaan adalah pendiri Forum Lingkar Pena. Ya..beliau adalah Bunda Helvy Tiana Rosa, dimana karyanya yang berjudul "Ketika Mas Gagah Pergi" membuat saya terus dan terus ingin tau lebih banyak kisah dan cerita bahkan sampai terobsesi dengan sosok seorang kakak laki-laki seperti Mas Gagah.

Tergabung di angkatan 18, bertemu bersama teman-teman yang lain yang masih asing bagi saya kecuali salah seorang teman yang memang sudah lama saya kenal. Iya..ia pun suka pada buku. Setiap 2 pekan sekali, mengadakan pertemuan dimana pembicaranya adalah orang-orang yang ahli dibidangnya terutama dunia kepenulisan, Sebut saja Buda Afifah Afra, Mas Taufan E. Prast, Mas sakti Wibowo dan lain-lain pernah membagi ilmunya selama kami masih menyandang status Pramuda.