Jumat, 04 Juli 2014

Panorama Indonesia Yang Membanggakan

Jika engkau ingin tahu dimana negeri atlasntis yang hilang ? itulah Indonesia, jika engkau ingin tahu potongan surga yang jatuh ke bumi ? itulah Indonesia. Ya, Indonesia adalah negeri kepulauan dengan gunung-gunung anggun nan gagah serta pantai dan lautan yang eksotis juga cantik. Tanahnya yang subur menjadikan negeri ini di juluki negeri agraris. Tak akan pernah habis untuk menjabarkan satu pesatu anugerah Tuhan atas ciptaannya yang satu ini.
 http://3.bp.blogspot.com/-X1_V3L4t0Kw/U0Ich_2ImqI/AAAAAAAAAio/aKcr1Hwc4g4/s1600/indonesia.png
Di bumi Indonesia saya dilahirkan dan dibesarkan, sebuah negeri indah dengan keaneka ragaman budaya. Berasal dari keluarga keturunan Jakarta asli atau orang lebih mengenalnya sebagai suku betawi, menjadikan saya tidak memiliki kampung halaman sebagaimana yang lainnya dimana memang keadaan di wilayah atau pedesaan lebih sejuk dan asri. Jakarta telah menjadi kota metropolitan dimana berbagai suku dan ras berbaur.

Sabtu, 28 Juni 2014

Marhaban Yaa Ramadhan . . .

gbr : Freepik
Duhai Ilahi,
Bulan muliaMu kini telah hadir
Bulan yang lebih baik dari sebelas bulan lainnya
Bulan istimewa dimana Engkau lipatkan segala amal kebaikan
Bulan yang Engkau selipkan satu malam istimewa, Lailatul Qadar

Duhai Ilahi,
Rasa syukur terhantur atas izin-Mu
Engkau pertemukan kembali kami dengan Ramadhan
Adakah kerinduan ini hanya sekedar kata ?
Perbaikilah akhlak kami untuk semakin bertakwa padaMU

Ya Rabb,
Jadikanlah Ramadhan kami penuh berkah dari awal hingga akhirnya
Sucikanlah hati dan perilaku kami yang selalu berlumur dosa
Ampunilah segala khilaf dan salah kami yang terkadang ingkar

Tuhanku,
Hanya kepadaMu lah persembahan sujud kami
Hanya kepadaMU lah berpasrah segala resah
Engkaulah Tuhan yang maha pengasih dan penyayang

Marhaban Yaa Ramadhan. . . .
Selamat datang bulan penuh ampunan
Mari sambut dengan hati bahagia
Kesempatan istimewa dari Sang Pencipta
Alangkah meruginya jika melewati Ramadhan tanpa perubahan
Tingkatkan takwa agar menjadi manusia yang lebih baik ke depannya

*SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA*

Ramadhan 1435H

Kamis, 26 Juni 2014

Kegemaran Bersama Yang Bikin "Nagih"

Bicara mengenai hobi yang tak terlepas dari kebersamaan dengan keluarga adalah saat melakukan suatu perjalanan. ya, karena saya dan ketiga adik saya sangat gemar travelling. Pernah suatu kali kami touring hanya ber empat menggunakan sepeda motor menuju kawasan Bandung. 

Sebuah kota yang tidak terlalu jauh sebenarnya dari tempat tinggal kami, tapi kala itu kami sungguh-sungguh buta jalan dan tidak tahu arah dan jalan yang pasti untuk ditempuh. Mungkin modal nekat namanya, namun Alhamdulillahnya kami bisa kembali ke rumah dalam keadaan baik-baik saja. Meski di dalam perjalanan tak sedikit kendala yang kami hadapi. Lembang-Bandung telah mengukirkan kenangan kami dalam kebersamaan.
 Lembang, Bandung

Saking sukanya dengan travelling yang lebih unik serta menantang terakhir belakangan ini. Saya dan ketiga saudara yang lain ternyata sama-sama menyukai lokasi yang berhubungan langsung dengan alam. Mengeksplore keindahan gunung.
 
Perjalanan pertama yang membuat kami benar-benar "nagih" untuk lagi dan lagi menjelajahi kuasa Tuhan dengan maha karya indahnya. kegemaran kami itu tidak timbul begitu saja bukan karena terkena imbas film 5cm yang booming beberapa tahun lalu, ternyata, eh ternyata ayah kami semasa muda pun sangat gemar menjelajahi gunung. Tidak salah jika kegemaran itu bisa turun ke anak-anaknya.

Pada nyatanya yang kami rasakan perjalanan itu tak hanya lebih mendekatkan kami, tapi juga teman-teman lainnya. Dari perjalanan itulah bisa dilihat karakter orang satu sama lainnya, dan yang paling penting dari semua jejak langkah kaki adalah ketika mata memandang takjub penuh rasa syukur atas segala anugrah Tuhan pada negeri nan indah ini.
Hutan Mati, Gunung Papandayan
Surya Kencana, Gunung Gede

 
 Penanjakan 2, Gunung Bromo

Travelling bukan hanya sekedar jalan-jalan, lebih penting dari segala kesenangan yang didapat adalah keakraban antar saudara satu dan yang lainnya. Mengajarkan kami begitu besar kuasa Tuhan atas alam yang indah ini. Jujur rasanya sungguh miris ketika melihat sebagian orang yang tak bisa menghargai alam dengan semakin merajanya kebakaran hutan, bertumpuknya sampah, coret-coretan di situs alam yang ada disana terutama penjelajahan ke gunung yang pernah kami jejaki. Tentu saja adalah sebuah pengalaman yang akan bisa kita ceritakan kembali nantinya.


Artikel ini di ikut sertakan dalam  "3rd Giveaway : Tanakita - Hobi dan Keluarga"

Minggu, 22 Juni 2014

Nasib "Kampung" ku kini

Disaat ketika hari raya terutama idul fitri, sebagian besar warga Jakarta merasakan yang namanya mudik atau kembali ke kampung halaman, Saya dan keluarga yang sejatinya warga asli Jakarta tulen merasakan kembali kenyamanan Jakarta yang tak terlalu padat sebagaimana biasanya.
 Ah, Jakarta kini sangat jauh berbeda dengan dahulu. Masih Saya ingat masa-masa Sekolah Dasar dulu saya dan beberapa teman jalan menuju sekolah masih melewati persawahan dan kebun. Namun kini, sudah tak ada lagi tertindas oleh pembangunan rumah-rumah komplek warga yang semakin padat.

Saya pun pernah melihat album foto orang tua dimana jakarta masih banyak pohon-pohon tinggi menjulang, rasanya terliahat lebih asri. Tapi kini, Jakarta di kuasai oleh pohon-pohon beton dan sawah-sawah lenyap menjadi mall-mall besar. Terkadang saya merindukan Jakarta yang dahulu. (sayangnya dokumentasi itu hilang)