Kamis, 26 Juni 2014

Kegemaran Bersama Yang Bikin "Nagih"

Bicara mengenai hobi yang tak terlepas dari kebersamaan dengan keluarga adalah saat melakukan suatu perjalanan. ya, karena saya dan ketiga adik saya sangat gemar travelling. Pernah suatu kali kami touring hanya ber empat menggunakan sepeda motor menuju kawasan Bandung. 

Sebuah kota yang tidak terlalu jauh sebenarnya dari tempat tinggal kami, tapi kala itu kami sungguh-sungguh buta jalan dan tidak tahu arah dan jalan yang pasti untuk ditempuh. Mungkin modal nekat namanya, namun Alhamdulillahnya kami bisa kembali ke rumah dalam keadaan baik-baik saja. Meski di dalam perjalanan tak sedikit kendala yang kami hadapi. Lembang-Bandung telah mengukirkan kenangan kami dalam kebersamaan.
 Lembang, Bandung

Saking sukanya dengan travelling yang lebih unik serta menantang terakhir belakangan ini. Saya dan ketiga saudara yang lain ternyata sama-sama menyukai lokasi yang berhubungan langsung dengan alam. Mengeksplore keindahan gunung.
 
Perjalanan pertama yang membuat kami benar-benar "nagih" untuk lagi dan lagi menjelajahi kuasa Tuhan dengan maha karya indahnya. kegemaran kami itu tidak timbul begitu saja bukan karena terkena imbas film 5cm yang booming beberapa tahun lalu, ternyata, eh ternyata ayah kami semasa muda pun sangat gemar menjelajahi gunung. Tidak salah jika kegemaran itu bisa turun ke anak-anaknya.

Pada nyatanya yang kami rasakan perjalanan itu tak hanya lebih mendekatkan kami, tapi juga teman-teman lainnya. Dari perjalanan itulah bisa dilihat karakter orang satu sama lainnya, dan yang paling penting dari semua jejak langkah kaki adalah ketika mata memandang takjub penuh rasa syukur atas segala anugrah Tuhan pada negeri nan indah ini.
Hutan Mati, Gunung Papandayan
Surya Kencana, Gunung Gede

 
 Penanjakan 2, Gunung Bromo

Travelling bukan hanya sekedar jalan-jalan, lebih penting dari segala kesenangan yang didapat adalah keakraban antar saudara satu dan yang lainnya. Mengajarkan kami begitu besar kuasa Tuhan atas alam yang indah ini. Jujur rasanya sungguh miris ketika melihat sebagian orang yang tak bisa menghargai alam dengan semakin merajanya kebakaran hutan, bertumpuknya sampah, coret-coretan di situs alam yang ada disana terutama penjelajahan ke gunung yang pernah kami jejaki. Tentu saja adalah sebuah pengalaman yang akan bisa kita ceritakan kembali nantinya.


Artikel ini di ikut sertakan dalam  "3rd Giveaway : Tanakita - Hobi dan Keluarga"

Minggu, 22 Juni 2014

Nasib "Kampung" ku kini

Disaat ketika hari raya terutama idul fitri, sebagian besar warga Jakarta merasakan yang namanya mudik atau kembali ke kampung halaman, Saya dan keluarga yang sejatinya warga asli Jakarta tulen merasakan kembali kenyamanan Jakarta yang tak terlalu padat sebagaimana biasanya.
 Ah, Jakarta kini sangat jauh berbeda dengan dahulu. Masih Saya ingat masa-masa Sekolah Dasar dulu saya dan beberapa teman jalan menuju sekolah masih melewati persawahan dan kebun. Namun kini, sudah tak ada lagi tertindas oleh pembangunan rumah-rumah komplek warga yang semakin padat.

Saya pun pernah melihat album foto orang tua dimana jakarta masih banyak pohon-pohon tinggi menjulang, rasanya terliahat lebih asri. Tapi kini, Jakarta di kuasai oleh pohon-pohon beton dan sawah-sawah lenyap menjadi mall-mall besar. Terkadang saya merindukan Jakarta yang dahulu. (sayangnya dokumentasi itu hilang)

Jumat, 20 Juni 2014

Satu Sudut @ Jawa Timur : Eksplore Keindahan Bromo (Part.II)

Trip berikutnya di Malang, adalah inti dari tujuan perjalanan itu sendiri Eksplore Gunung Bromo yang sudah tak asing lagi dengan keindahan dan keanggunannya dan bahkan sering kali menjadi lokasi syuting ftv-ftv di layar kaca bahkan film layar lebar.

Gunung Bromo merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.Kawasan Wisata Bromo terletak pada ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, dan di apit oleh empat kabupaten bagian dari pemerintahan Propinsi Jawa Timur yakni Kabupaten Malang, Probolinggo, Pasuruan, dan Lumajang. Gunung Bromo sangatlah istimewa karena  lautan pasirnya yang  luas sekitar10 kilometer persegi mengelilingi  kawah Bromo yang mengepulkan asap putih.

Jam 01.30 dini hari kami semua sudah harus bersiap ke Bromo, karena letak lokasi penginapan dan tempat tujuan lumayan cukup jauh, kurang lebih 3 jam menggunakan kendaraan. Dinginnya malam dan gulita tak menyurutkan antusias kami para peserta, segala rasa kantuk dan lelah seakan sirna. Panitia telah menyiapkan 3 mobil jeep terbuka untuk transportasi kami ke sana.

Rabu, 18 Juni 2014

Satu Sudut @ Jawa Timur : Jelajah Kota Malang & Kota Batu Nan Asri (Part. I)

Akhirnya, Setelah sekian kali gagal kesampean juga untuk mengunjungi salah satu sudut di Jawa Timur tepatnya Kota Malang. Dengan menggunakan transportasi rakyat kereta Matarmaja berangkatlah saya dan beberapa orang lain yang tergabung di salah satu trip organizer menjelang sore kala itu. Menghabiskan waktu selama berjam-jam di dalam kereta ada tawa dan ceria mengiringi perjalanan kami. Di keesokan harinya, kala pagi itu ketika mata terbuka dari terpejamnya beberapa saat di perjalanan semburat mentari telah berarak menyinari. Dari jendela kereta api, saya mengetahui perjalanan baru memasuki kota Blitar. Itu artinya tidak lama lagi kami akan tiba di kota tujuan. Sekitar satu jam kemudian tibalah kami semua di Stasiun Malang Kota Baru. Suasana pagi masih terasa sejuk menyambut kedatangan kami. Tidak banyak mengulur waktu kami segera menuju bus yang telah disiapkan untuk mengantar kami menjelajahi kota Malang dan sekitarnya.