Rabu, 26 Februari 2014

Peran Dan Arti Sibling Relatonships

Bicara mengenai relationship atau hubungan lebih dikaitkan kepada sebuah hubungan yang lebih spesifik mengenai pasangan atau kekasih. Namun, arti dari sebuah hubungan itu adalah keterikatan baik secara vertikal ( dengan Sang Pencipta ) atau horizontal ( dengan sesama manusia ).

 Dari sekian banyaknya pengertian hubungan itu sendiri, saya mengambil garis tentang arti sebuah hubungan dengan keluarga terutama sesama saudara atau biasa di kenal sibling relationhips. Jujur saya sempat miris kala mendengar ternyata disudut sebuah rumah ada saja hubungan sesama saudara tidak seharmonis seperti yang saya bayangkan. Kedekatan antara kakak dan adik selayaknya orang asing tanpa tegur sapa ataupun sekedar perbincangan ringan.

Bagaimana mungkin hal seperti itu bisa terjadi ? apalagi masih menetap dibawah atap yang sama ? Jika saja setiap individu mampu memahami betapa berartinya hubungan sebuah keluarga, betapa berharganya hubungan antar saudara.

Senin, 24 Februari 2014

Test Psikologi Relational Dari Sebuah Bangunan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO6aP4b0HRTYz7sp8t-XL9frx0iXRMToLKcehg2xd159nqJDYfK6EHHURxhkwNddFrlEO-QQJPmC2G4iz8L1868Rz6l_DdUc_IFilhxECDrwOKghdTn8mOz3tz3YLKFqqetd1TbAvbvTM/s640/13.jpg
Bayangkan sebuah bangunan megah telah kokoh berdiri di depan anda
1. Bangunan apa yang muncul ?
A. Kastil  
B. Museum 
 C. Hotel
 
2. Anda memasuki bangunan tersebut melalaui ?
A. Jendela  
B. Pintu 
C. Balkon
D. Ruang Bawah Tanah

 Ada tangga yang menuju ke lantai berikutnya.
3. Manakah dari jenis berikut tangga yang Anda lihat?
A. Spiral  
B. Lurus
 
Anda berjalan menaiki tangga menghitung langkah saat Anda berjalan
4. Berapa banyak langkah kaki anda ?
A. 1 sampai 5  
B. 5 sampai 25  
C. 25 sampai 50  
D. Lebih dari 50
 
Selanjutnya Anda memasuki sebuah ruangan
5. Seberapa besar ruangan tersebut?
A. ukuran lemari  
B. Ukuran ruang tamu  
C. Ukuran dari sebuah ballroom
D. Ukuran Lapangan Sepak Bola 
   
6. Apa warna dindingnya?
A. Merah  
B. Ungu  
C. Kuning atau oranye
 
Ada meja di pojok ruang
7. Apa bentuk Meja tersebut  
A. Lingkaran  
B. Persegi  
C. Segitiga


Berikut adalah analisanya :

Semua Tak Lagi Sama


Semua tak lagi sama, kawan
Engkau sudah berlari sedangkan aku masih terbelenggu
Bersibaku bersama kenangan dan masa lalu
Ah, ataukah mungkin aku yang telat untuk menyadarinya

Semua tak lagi sama, kawan
usia yang semakin dewasa menuntut pola hidup yang berbeda
Tak ada lagi keceriaan masa kanak-kanak yang seakan tak ada beban

Semakin nyata kini adanya,
Serasa diri terpaku sepi
Tiada lagi ku temukan kini
Tempat peraduan segala isi hati

Semua memang tak lagi sama
beriringnya waktu telah merubah segala keadaan
membawa kisah dan cerita baru untukmu
untuk hidupmu

dan aku masih berkawankan pilu

Rabu, 19 Februari 2014

Pulang Untuk Kembali Mengukir Kesan Di Setiap Jejaknya

Apakah yang terbesit dalam pikiran sahabat ketika mendengar kata "pulang"? kembali ke rumah setelah melakukan sebuah perjalanan? ya,itu benar atau kembali ke kampung halaman yang istilah kerennya orang lebih kenal mudik yang umumnya dilakukan ketika hari raya. Ehmm..benar juga tapi yang terbesit dalam pikiran saya ketika mendengar kalimat ini adalah kembali ke rumah abadi, tahu kan apaan? kematian.  Hanya sekedar mengingatkan suatu hari kelak akan kita tempuh masa itu. Sebuah perjalanan pulang menuju alam berbeda seorang insan untuk bertemu Tuhannya. Mengapa kematian sering di ibaratkan dengan kata pulang? sebab kata pulang sendiri lebih dimaknai dari kembalinya sebuah perjalanan, ya perjalanan dalam dunia fana. (ihhh,,ko jadi serem begini yang dibahas)

Well, kembali ke pembahasan utama. Terkait dengan tema yang di usung dalam blog competition ini bertema travel saya ingin berbagi kisah mengenai makna pulang dalam beberapa trip perjalanan yang saya lakukan.

Sejauh apapun langkah, beribu kilometer dilalui hakikatnya tujuan utama pada akhirnya adalah kembali pulang. Bertemu kembali dengan orang terkasih yakni keluarga yang tengah menanti. Pulang tidak saja berarti perjalanan fisik namun juga mental dan tekad yang harus di lalui dengan sebuah usaha dan pengorbanan ketika berjumpa dengan orang terkasih menjadi penyemangat langkah untuk kembali.