Hingga di sebuah ketika, Zahira
merasa terusik akan kehadiran sosok lain di tempatnya. Seorang pria,
penampilannya cukup sederhana. Dalam beberapa kali Zahira melihat orang
tersebut mendecak-decakkan lidahnya
“Maaf sepertinya kehadiran saya
mengganggu anda” ucap laki-laki itu
“Ahh..ga’ biasa aja..!!” Zahira menjawab
bingung, ia pun duduk tak jauh dari laki-laki tersebut. Zahira merasa ada yang
aneh dengan laki-laki tersebut dengan ragu-ragu Zahira mencoba mengibas-ngibas
tangannya di depan wajah laki-laki tersebut dan Zahira terkejut dengan keadaan
laki-laki tersebut.
“Astaga…dia tidak dapat melihat”
Gumam Zahira pelan
“Apa kamu bicara sesuatu ?” Tanya
laki-laki itu “Jika kamu tidak nyaman dengan kehadiran ku, aku akan pergi”
lanjutnya