Jumat, 26 April 2013

Kejujuran Hati

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggfCB9QwjtsrpbsTNtOqAU-05hZne3JiMB_8LmXpRWvhZxLNEh_fWX6N-1B30Pek8V8Jp9M8mbdjCxynCxEnROdSaolFl1M9-a6_Zv19bv56YfoDHPA7s7CPpj2yHQQdNVZ0CMRayFn8Q/s1600/Chihayafuru+-+05+-+Large+11.jpg        
            Winda berjalan menyusuri koridor sekolah , pagi ini di sambutnya dengan penuh gembira . Setiap orang yang ia kenal di sapanya dengan senyuman yang menurut orang manis . Rambutnya yang hitam panjang tergurai dimainkan angin . Winda memasuki ruang kelasnya dan ia segera duduk di kursi depan tepat berhadapan dengan papan tulis kemudian meletakan tasnya di atas kursi .
            “Ada apa …. Kelihatannya lagi bahagia ?” Tanya Maya teman sebangku sekaligus sahabatnya
            “hm …. Yoga ngajak aku ngedate !!” Jawab WInda dengan senyumnya yang merekah
            Mereka memang tak menyadari di bangku belakang tepat dengan dinding , seseorang memperhatikan mereka . Dia Ardi , siswa berprestasi di sekolah itu namun ia sangat pendiam .
            “Wah …. Berita bagus !Setahu aku  selama satu tahun jadian dia belum pernah ngajak kamu ngedate !!” Ucap Maya
            Winda mengangguk
            “Dia … terlalu sibuk dengan tim sepak bolanya , kelakuannya selama ini seperti tidak pernah menganggap aku sebagai pacarnya !” Keluh Winda
            “Ya … sudah , yang penting sekarang dia mulai memperhatikan kamu , ngajak ngedate pula !!” Maya menghibur.   

Hati ingin meraih bintang, apa daya tangan tak sampai

         
         Di suatu hari saat baru saja ku langkahkan kaki menuruni angkutan umum, tiba-tiba tanpa kusadari sebuah sepeda motor menghantamku dengan seketika. Aku tak ingat lagi apa yang terjadi kemudian, ketika ku membuka mata yang aku lihat di sekelilingku adalah dinding bercat putih bersih dan aroma obat yang cukup menusuk.
            “Arini…syukurlah kamu sadar.” ucap mamahku tiba-tiba
            Aku yang masih bingung berujar “Arini ada dimana Mah?”
            “Kamu di rumah sakit, sudah dua hari tidak sadarkan diri, mamah takut sekali.” Jawab mamah tidak dapat menyembunyikan kekhawatirannya.
            “Arini Ga apa-apa Mah…” Aku mencoba menenangkan “Mah, Arini ingin ke toilet,”aku meminta izin
            “Sini mamah bantu”
            Aku tersenyum “Ih…mamah, Arini khan bukan anak kecil, Arini bisa sendiri” Aku mencoba bergerak utk turun dari ranjang, namun tiba-tiba aku terkejut, aku tak bisa merasakan apapun pada kaki ku. Mamah terdiam, wajahnya bertambah sedih
            “Mah…Arini kenapa?” Aku mulai takut sekali          

Selasa, 23 April 2013

23 April ( Sejarah Hari Buku Sedunia )

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPmX3y0lyRtoaqQU8P-aiXaGYk04fa5LKTdovIBjt-NF7m6qQH0gN6VzpTCDUQWJG1TvE4Zz09EprrZ1dncsVqQa2XpY7ph2e9eo3zM4yT8DNboI9sn8fxBmrH-SjBheiofheRAqgPuT4/s400/Hari+Buku+Sedunia.jpg
World Book Day yang dirancang oleh UNESCO adalah sebuah perayaan buku dan literasi yang diadakan setiap tahun di seluruh dunia. Indonesia pertama kali melaksanakannya di tahun 2006 dengan prakarsa Forum Indonesia Membaca yang didukung oleh berbagai pihak, baik itu pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas dan masyarakat umum. Pada awalnya adalah bagian dari perayaan Hari Saint George di wilayah Katalonia sejak abad pertengahan dimana para pria memberikan mawar kepada kekasihnya. Namun sejak tahun 1923 para pedagang buku memengaruhi tradisi ini untuk menghormati Miguel de Cervantes, seorang pengarang yang meninggal dunia pada 23 April.

Cerita Humor Semua Tentang Buku

Buku yang Menyedihkan

Suami: "Kenapa kamu menangis dik?"
Istri: "Aku habis membaca buku, Bang. Akhis ceritanya sungguh mengenaskan."
Suami: "Buku apa yang bisa membuatmu menangis seperti itu dik?"
Istri: "Buku tabungan Abang..."
= = >               = = >              = = >          

Buku yang Murni Sepenuhnya

Seorang pelanggan bertanya kepada karyawan toko buku: "Saya ingin membeli se-jilid buku yang isinya tidak ada pembunuhan, tak ada yang porno, tak ada detektif, tak ada milyarder, juga tak ada wanita berusia belia. Anda bisa tidak mencarikan buku semacam ini kepada saya?"

"Sudah tentu bisa, yaitu 'BUKU JADWAL PERJALANAN KERETA API', jawab karyawan toko buku itu.
 
= = >               = = >              = = >

Si Gagap Jualan Buku

Ada seorang Pengusaha yang baru memulai usaha baru untuk memasarkan Buku Cerita / Novel, karena dia butuh karyawan dia membuka lowongan kerja buat dijadikan seorang sales, dan ada seseorang yang berbicaranya gagap..

Gagap : "Sese.. la..mat paagi.. Pak...!!!"
Pengusaha : "Selamat pagi..."
Gagap : "Saa ya.. lii.. hat di sii..ni bu..tuh karr..yaa..wann.. Pak??"
Pengusaha : "Iya, saya butuh karyawan yang pandai dan bisa membuat laku buku-buku saya."
Gagap : "Saa..ya bii..sa Pak..!"
Pengusaha : "Bisa apa?? kamu ngomong saja susah.. bagaimana mau menjadi sales?? Sedangkan sales itu harus pintar berbicara dan harus lancar...?"
Gagap : "Baa..pak booleh coo..baa duulu saa..ya pas..ti bisa!!"
Pengusaha : "Baik coba kamu jual 5 buku ini.. 1 jam kemudian kamu kembali."
Gagap : "Baa..ikk Pak!!"

Setelah 1 jam Gagap kembali keperusahaan tersebut dan menyetor semua hasil penjualannya,

Gagap : "Ini Pak Haa..sill..nya."
Pengusaha : "Wahh hebat... Bagaimana kamu bisa menjualnya??"
Gagap : "Gaam..pang Pak!! Saa..ya Menna..warkan tee.russ kaa..lau dito..lak, saa..yaa bii..lang... Maau Beeli aatau.. Saaya Baacain Buukunya Saampai Haabiss.....???"
Pengusaha : "Astaga... itu namanya pemaksaannn..."

= = >               = = >              = = >

Buku Yasin

Sayang aku boleh gak minta foto kamu setengah badan buat sampul buku yang mau aku buat

Tapi foto kamu yang paling cantik ya sebab mau aku taruh didepan halaman pertama dan kamu ntar juga punya jabatan di nama depan kamu ALMH mau tau gak buku apa?

Buku YASIN sayang..!

= = >               = = >              = = >

Diberi Tiga Jilid Buku Perlindungan

Guru: "Kali ini kamu gagal ujian, maka itu di sini kuberi kamu tiga jilid buku.

Bacalah dulu buku pertama "Ilmu Kelancaran Berbicara". Usahakan sedapat mungkin membujuk Bapakmu supaya tak memukulmu;

Bila kamu tidak berhasil membujuknya, maka bacalah buku yang kedua: "Lari Jarak Pendek"

Kalau kamu tak sempat melarikan diri, maka tak ada jalan lain selain membaca buku yang ketiga."

Murid: "Buku apa?"

Guru: "Dokter Bedah..."