Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Minggu, 20 Agustus 2017

MAXX Corner, Sensasi Ngopi Kekinian Harga Terjangkau

Ngopi Kekinian (Doc.Pri)
Budaya minum kopi di Indonesia telah menjamur di seluruh pelosok negeri, Sebagaimana yang di utarakan International Coffee Orgaization bahwa produksi kopi Indonesia mencapai 691 ribu ton per tahun. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia. Tidak heran jika kini banyak yang menjadikan kopi sebagai elemen penting dalam ragam kegiatannya.

Kopi sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia, tetapi bibit tanaman yg dibawa bangsa Eropa saat era penjajahan. Runutan sejarah merncatat bahwa Kopi pertama ditemukan di benua Afrika Utara kemudian menyebar Ethiopia, Arab, India dan negara-negara Eropa. Berhubung kontur tanah dan iklim benua biru itu kurang bagus untuk perkembangan tanaman kopi maka dibawa ke Hindia Belanda salah satunya Indonesia sekitar abad ke 17. Tumbuh subur dan baik, VOC meraup untung besar dari perdagangan kopi.

Saat ini bukan hal sulit untuk menemukan kedai kopi, berbagai inovasi ditawarkan untuk para pecinta kopi. Tak lagi sekedar warung yang sederhana tapi kian banyak berdiri dengan konsep apik dan nyaman baik di mall atau gerai-gerai seperti cafe, era perubahan ini menggeser fungsi kedai kopi tak sekedar untuk minun kopi semata tetapi beralih fungsi menjadi tempat pertemuan baik have fun bersama teman atau rekan bisnis.

Pada hari Rabu, 16 Agustus 2017 bertempat di lantai dasar, Mall Semanggi, letaknya berada di sebrang sebuah universitas swasta ternama. Saya berkesempatan hadir dalam pembukaan MAXX Corner, sebuah coffee shop yang menggunakan biji kopi lokal dengan sajian andalan kopi tubruk. Menurut Bapak Viki Rahardja, barista sekaligus konsultan coffee shop "Salah satu cara menyajikan kopi yang paling populer di Indonesia adalah kopi tubruk. Simpel, cukup seduh biji kopi dengan air panas, kopi tubruk siap dinikmati."

Bpk Viki Rahardja (Doc.Pri)
Pria lulusan teknik nuklir ini menemukan passionnya melalui racikan kopi, dan hal ini terbukti dari beberapa kemenangan yang diraihnya dalam beberapa kompetisi Barista. Ia mengakui, Indonesia memiliki sumber kekayaan terbaik termasuk biji kopi dan yang paling digemarinya adalah kopi Toraja dan Gayo.
Meracik Kopi (Doc.Pri)
Sebenarnya ada beberapa tahap untuk peracikan kopi tubruk agar semakin nikmat, berikut rumus yang dipaparkan Bapak Viki Rahardja :

1. Sebaiknya gunakan biji kopi yang baru disangrai (roast), bukan bubuk kopi yang sudah lama disimpan, agar aromanya lebih nikmat. 

2. Sesaat sebelum membuat kopi, giling biji kopi dengan tingkat kekasaran medium. Sebab, butiran kopi yang terlalu halus membuat kopi lebih mudah gosong, sehingga rasanya pahit.

3. Sementara itu, butiran kopi yang terlalu kasar membuat kopi sulit larut dalam air dan rasanya menjadi asam.

4. Gunakan perbandingan 1:15 untuk kopi dan air panas. Artinya, jika memakai 10 gram kopi, berarti air yang dituang 150 ml.

5. Seduh kopi dengan air bersuhu 93 - 95 derajat celcius dengan gerakan memutar

6. Setelah kopi diseduh, diamkan selama 3-5 menit agar kopi bisa terekstraksi dengan optimal

7. Tahap opsional, tergantung selera. Jika lebih menyukai tanpa mix, maka tahap selesai dalam poin ke 6. Namun Kopi bisa ditambahkan gula atau susu dan aduk hingga merata bagi yang tidak terlalu menyukai kopi murni.

Coffee Your Way (Doc.Pri)
Menyandang tagline "Coffee Your Way" kedai kopi MAXX Corner menawarkan coffee experience dengan value for money terbaik sebagaimana gaya masing-masing. Jika selama ini mungkin sudah cukup akrab dengan MAXX Coffee, sebenarnya tidak jauh berbeda karena kedua kedai kopi ini memang berada di bawah induk perusahaan yang sama, namun MAXX Corner menawarkan harga lebih terjangkau. 

Pangsa pasar MAXX Corner memang kalangan anak muda terutama pelajar dan mahasiswa serta seluruh penikmat kopi atau orang-orang yang berjiwa muda hingga pekerja yang ingin rileks merasakan kopi nusantara. Itulah sebabnya kedai kopi ini berkonsep lebih fun dan dinamis bagi semua kalangan. Dengan warna-warna yang cerah seperti orange dan desain kafe yang terbuka. 

Bpk Vico Lomar (Doc.Pri)

Bapak Vico Lomar selaku Chief Commercial Officer MAXX Corner mengatakan "MAXX Corner berkomitmen untuk mempromosikan kekayaan kopi nusantara menjadi sajian kopi berstandar internasional sehingga dapat melengkapi gaya hidup dan membangkitkan kreativitas."


MAXX Corner menawarkan sajian andalan Kopi tubruk robusta dan arabika yang khas sekali akan kekayaan dan ragam nusantara. Seperti yang berjenis Java Ijen, Sumatra Mandailing, dan Bali Kintamani. Ada pula kopi tubruk robusta asal Lampung. Jika lebih menyukai espresso, tersedia juga kopi Mandailing Natal dan Java Bondowoso.


Kurang menyukai kopi murni karena rasanya yang kurang cocok dengan selera ? Tidak perlu khawatir karena di kedai kopi bersimbol "OWL" ini tersedia juga aneka minuman non kopi atau yang di mix seperti Coconut Milo Cream, Melaka Milk Tea dan Bobba Pops Lychee Tea. Aneka kudapan pun siap menemani beragam pilihan seperti Sandwich, Pizza aneka toping, Hotdog dan lain sebagainya. Uniknya, MAXX Corner juga menyediakan menu cemilan lokal seperti lupis sagu pandan, lapis sagu cokelat, risol rogut, hingga singkong goreng.

Sajian kopi dan minuman lainnya serta camilan pendamping ditawarkan dengan harga sangat terjangkau sekitar Rp 10.000 - 35.000 saja. Meski demikian, sajian kopi yang di dapat tetap fresh dengan pelayanan dari barista berpengalaman, serta suasana yang modern dan nyaman ala cafe. Dimana lagi tempat ngopi murah dengan menawarkan biji kopi asli Indonesia di tempat strategis, mall keren dilengkapi wifi kencang berjam-jam.

Beberapa menu Maxx Corner (Doc.Pri)

Bapak Vico menambahkan "MAXX Corner menargetkan akan membuka 30 gerai lagi sampai akhir tahun ini.  Harapannya dapat membuka 100 kedai di sejumlah kota di pulau Jawa,”

My Coffee is My Way, gaya hidup menyeruput kopi di kedai kian marak digemari. Terlebih dengan pilihan menu lokal yang saat ini semakin digandrungi, dengan tempat cozy dan suasana nyaman. Maka berkunjunglah ke MAXX Corner, nikmati sensasi ngopi kekinian tanpa menguras kantong berlebih.
Kedai MAXX Corner (Doc.Pri)

Jumat, 18 Agustus 2017

Berkurban Kian Mudah, Berkah Melimpah

Idul Adha (Doc. Pinterest)
Dalam beberapa hari ke depan (saat penulis post tulisan ini) akan tiba hari raya Idul Adha 1438 H atau sering disebut juga Idul Kurban. Adapun makna yang terkandung adalah sebuah keteladanan akan ketakwaan yang ditunjukan Nabi Ibrahim Bersama puteranya yakni Nabi Ismail.

Tradisi berkurban dalam Hari Raya Idul Adha memiliki dua dimensi. Pertama ibadah dan spiritual kemudian yang kedua adalah sosial. Makna tersirat yang terkandung adalah indahnya kebersamaan dengan saling berbagi kepada yang membutuhkan.

Hakikat berkurban di Idul Adha sendiri adalah kembali kepada tujuan hidup, yakni semata hanya beribadah kepada Allah. Berharap akan ridha dari-Nya dengan menjalankan apa yang menjadi perintah Allah. Namun, tetap harus didasari keikhlasan yang tulus dari hati.

Untuk saat ini berkurban bagi yang mampu bukanlah lagi hal sulit, sudah cukup banyak lembaga yang memfasilitasi dan memberi kemudahan untuk menunaikan ibadah. Salah satunya Dompet Dhuafa, merupakan lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan agar terus dapat mewujudkan masyarakat berdaya yang bertumpu pada sumber daya lokal melalui sistem yang berkeadilan.

Program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa

Ditemui dalam acara bertajuk #BincangKurbanesia bertempat di Gedung Kospin Jasa, pada Kamis 03 Agustus 2017 lalu. Program THK (Tebar Hewan Kurban) tahun ini mengambil tema “Tentukan Lokasi Berkahmu”. Adapun tujuannya untuk pemerataan distribusi hewan kurban yang selama ini kurang merata.

Bincang Kurbanesia (Doc.Pri)
Bapak Bambang Suherman, selaku Direktur Mobilisasi ZISKUR Dompet Dhuafa mengatakan "Masih banyak daerah di Indonesia yang belum pernah mengadakan prosesi pemotongan hewan kurban sama sekali. Untuk itulah melalui program yang diusung Dompet Dhuafa ini, diharapkan dapat menjangkau daerah-daerah minor di Indonesia dan luar negeri."

Tidak berpusat pada penyebarannya saja, peogram Tebar Hewan Kurban ini juga memberi perhatian kepada para peternak. Hewan-hewan kurban yang akan disalurkan dalam program ini, berasal dari peternak binaan Dompet Dhuafa seperti domba, kambing, sapi dan kerbau dimana harus memenuhi standar dan mutu kualitas. Terdiri dari 4 parameter penilaian yakni bobot hidup, kesehatan serta fisik, pelaksanaan pemotongan, dan tepat sasaran.

Bapak Jodi H. Iswanto, seorang Agripreneur, Direktur Karya Masyarakat Mandiri sependapat dengan narasumber sebelumnya. Dalam menjaga mutu kualitas hewan kurban, maka akan dilalui proses Quality Control yang cukup ketat. Tujuannya, tak lain agar penerima daging kurban, di penjuru negeri mendapatkan daging yang berkualitas. Disamping itu juga menjamin amanah para pekurban yang menyalurkan hewan kurbannya melalui program Tebar Hewan Kurban.

"Nantinya, para peternak didampingi oleh Dompet Dhuafa dalam hal edukasi tentang ternak, bantuan modal, hingga pemasarannya." Ungkap Bapak Jodi.

Sejak 2015 Dompet Dhuafa menyiapkan menu terbaru dengan memanfaatkan teknologi dalam memberikan layanan terbaiknya. Mulai mengembangkan dan menggunakan Dompet Dhuafa Enterprise System atau disingkat dengan (DESI), yang berbasis web maupun sistem operasi (OS) Android. Untuk tahun 2017, THK Dompet Dhuafa memberikan pilihan tambahan kepada para pekurban, yaitu dapat memilih lokasi penyaluran kurbannya sesuai rencana dan skema distribusi yang ada, sesuai dengan  permintaan pekurban.

Pendistribusian ke wilayah yang membutuhkan diklasifikasikan oleh pihak Dompet Dhuafa dengan kritreria :

1. Wilayah miskin, tertinggal dan pedalaman

2. Belum pernah menikmati daging hewan kurban

3. Wilayah Bencana/ Rentan KDhuafa

Berkurban Kian Mudah, Berkah Melimpah

Para relawan di konter dan gerai siap membantu masyarakat yang ingin berkurban ke pelosok negeri melalui THK Dompet Dhuafa. Beberapa caranya dengan membuka puluhan konter di sejumlah titik pusat perbelanjaan dan belasan gerai di Wilayah Jabodetabek.  Adapun tujuan dibukanya konter #kurbanesia  Dompet Dhuafa di mall, pusat perbelanjaan, dan perkantoran menjadi jalan menebar semangat untuk menghimpun dan menyalurkan hewan kurban dalam jumlah yang banyak.

Tak hanya membuka konter dan gerai, Dompet Dhuafa juga menghadirkan layanan kemudahan kurban lainnya. Seperti :

Berkurban via Online

Pembayaran  kurban Via Online (Doc. Official Dompet Dhuafa)
Perkembangan era digital memberi segala kemudahan, tak terkecuali untuk berkurban yang bisa dilakukan melalui website resminya dengan klik web kurban.dompet.org
* Setelah pembayaran terverifikasi oleh sistem, pekurban nantinya bisa memilih lokasi penyembelihan hewan kurbannya.
* Hewan kurban akan didistribusikan sesuai amanah
* Lokasi distribusi di prioritaskan wilayah yang membutuhkan
* laporan kurban akan sampai setelah kurban didistribusikan selambat-lambatnya tiga bulan setelah penyembelihan.

Melalui ecommerce

Berbasis teknologi, berkurban pun bisa dilakukan semudah belanja online. Hal ini bisa dilakukan melaui ecommece yang telah bekerja sama dan mengikuti prosedur yang diarahkan.

Banking Channel

Dengan layanan ini, donatur kian dimudahkan untuk membayar kurban. Meski tengah dalam kesibukkan, pekurban tetap bisa membayarkan kurban via sms banking, ATM, internet banking, atau layanan donasi bank lainnya. Pekurban dapat memilih bank channel yang telah bekerjasama dengan Dompet Dhuafa.

Layanan Jemput Kurban

Tidak sempat pergi ke bank atau outlet THK Dompet Dhuafa. Layanan jemput kurban juga diperuntukkan bagi pekurban yang memiliki kesibukan padat. Dengan layanan ini, para pekurban cukup menelepon atau mengirimkan SMS ke nomor layanan jemput kurban Dompet Dhuafa di 081316847002. Tim layanan jemput kurban Dompet Dhuafa pun siap datang, kapan dan di mana pun donatur yang berada di wilayah Jabodetabek.

Jadikan ibadah kurbanmu lebih bermakna, Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa bersama Kurbanesia tentukan lokasi berkahmu. Menjangkau pelosok negeri hingga desa terpencil.


Tebar Hewan Kurban (Doc, Official Dompet Dhuafa)

Senin, 14 Agustus 2017

Cara Mudah Mewujudkan Liburan Wisata Ke Bandung


Ketika kebosanan tengah melanda, menghadapi runtinitas sehari-hari yang monoton, pekerjaan mulai terasa berat, suasana hati yang sering kali sensitif, biasanya itu sudah terserang gejala stres. Yang bisa muncul kapanpun ketika seseorang tidak mampu lagi menerima beban dan tanggung jawab di luar batas kemampuannya. Oleh karena itu, cegah sebelum terserang stres akut.

Setiap orang membutuhkan waktu spesial untuk menikmati 'me time' nya. Salah satunya dengan melakukan liburan, berkunjung dan menemui hal-hal baru seperti melakukan perjalanan wisata. Tidak dipungkiri, dengan memanfaatkan waktu untuk berlibur akan mengembalikan energi baru dan merefreshkan pikiran, terlepas dari segala penat karena tugas dan tanggung jawab dalam keseharian.

Tak berbeda jauh, Saya pun sering kali mengalami hal-hal yang menjenuhkan dan membutuhkan liburan. Caranya wujdukan perjalanan, dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata. Dalam menyusun rencana itu, yang terpenting adalah menentukan dahulu destinasi yang dituju baru kemudian menyesuaikan dengan budget.

Rasanya, Saya sudah kangen untuk melakukan perjalanan lagi. Tidak perlu jauh dari Jakarta, sehingga tidak membutuhkan durasi yang cukup lama untuk mencapai destinasi tujuan. Ke Bandung nampaknya seru, meski sudah beberapa kali ke ke kota ini tapi tidak pernah membosankan untuk dikunjungi. Selalu ada hal baru yang menjadi daya tarik.

Beberapa destinasi unggulan di Bandung, sebenarnya cukup banyak. Terkenal sebagai Paris Van Java, deretan distro dan toko fashion yang menjamur hampir disetiap lokasi karena hal inilah banyak wisatawan yang tak segan datang jauh hanya  untuk mengunjunginya, bahkan dari non lokal. Disamping itu, dari segi kuliner, Bandung banyak dikenal dengan aneka jajanan, ataupun tempat makan yang terkenal enak. Semakin besar kerinduan dengan kota kembang ini untuk sesegera mungkin mengunjunginya.

Sedikit bernostalgia, dengan beberapa wisata unggulan yang pernah di singgahi. Siapa tahu bisa menjadi rekomendasi teman-teman ketika mengunjungi Bandung. Beberapa diantaranya :

1. Kawah Putih


Berlokasi di Ciwidey, sekitar Bandung Selatan ini memiliki pemandangan danau berkawah yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha. Adapun disebut sebagai Kawah Putih karena tanah disekitarnya berwarna putih sedangkan air danaunya sendiri, warnanya sering kali berubah. Karena wilayahnya berada di ketinggian sekitar 2400 MDPL, saat ditempat ini akan terasa cukup sejuk.

2. Gunung Tangkuban Perahu


Destinasi ini sangat erat kaitannya dengan legenda Sangkuriang. Berada di ketinggian sekitar 2.084 MDPL. Terletak di Kabupaten Subang, Gunung Tangkuban Perahu memiliki pemandangan yang indah dengan kawah yang besar.

3. Dusun Bambu


Berada di dataran tinggi, tempat ini tepat berada di kaki gunung Burangrang.  Menawarkan wisata alam dengan suasana adat Sunda yang kental serta pemandangan yang asri dan sejuk. Terdiri dari cafe, bungalow dan area bermain untuk anak-anak.

4. Farm House


Dibuat dengan desain spot-spot menarik ala Eropa. Yang paling terkenal di tempat ini adalah rumah kurcaci dan gembok cinta yang sangat digemari  wisatawan. Setiap weekend atau hari libur, tempat ini selalu penuh oleh pengunjung.

5. Braga Street


Telah sangat dikenal sejak zaman kolonial Belanda, juga menjadi salah satu landmark kota Bandung Tempo Dulu. Beberapa sudut jalannya masih mempertahankan bangunan kuno yang berarsitektur seni tinggi khas Eropa.

6. Alun-Alun Kota Bandung


Merupakan satu destinasi yang menjadi daya tarik para wisatawan yang kini sudah berubah rupa lebih terawat. Di domimasi lapangan rumput sintesis berlatar belakang Masjid Agung Bandung. Lokasi ini sekarang lebih asri dan tertata.

Sebenarnya masih banyak tempat lain yang tak kalah menarik dan memukau, termasuk destinasi yang sedang naik daun saat ini. Biasanya untuk ke Bandung, bersama teman atau keluarga Saya menggunakan bus, mobil atau bahkan touring dengan sepeda motor. Untuk kali ini, bersama teman lainnya Saya berkeinginan menuju Bandung dengan kereta, moda transportasi yang mulai dikembangkan oleh Pemerintah Bandung. Hal pertama adalah hunting tiket ke beberapa website, dan seperti biasa membandingkan harga mencari yang termurah termasuk akomodasi hotel, untuk tempat menginap.

Setelah browsing-browsing, ternyata melalui traveloka lebih mudah prosesnya begitupula sering adanya promo sehingga bisa menghemat biaya perjalanan.

Masalah lainnya muncul, seorang teman yang telah berdomisili di luar kota terlambat menginformasikan bahwa Ia pun berminat untuk melakukan perjalanan wisata ini sebagaimana yang dahulu Kami sering lakukan. Sedangakan kamar penginapan sudah full booked. Akhirnya, Saya pun berinisiatif mencarikan penginapan tak jauh dari lokasi Kami. Dengan Traveloka, banyak pilihan dan sudah disertakan pula rating pelanggan yang pernah menginap sehingga bisa menjadi rekomendasi.


Namun, kemudian teman Saya mempercayakan pula untuk transportasi keberangkatannya sabtu pagi, agar bisa menyesuaikan dengan itenirary yang Kami susun. Sebelumnya untuk memesan akomodasi transportasi dan hotel, Saya melakukannya satu persatu.



Tapi, ternyata di Traveloka bisa pesan paket pesawat+hotel sekaligus, benar-benar mudah dan saving time, lebih praktis serta efisien. Dan ketika masuk sub pembayaran jika di hitung-hitung ternyata harganya jauh lebih murah dibanding beli secara terpisah, cukup meminimalisir budget pengeluaran.


Untuk proses pembayaran di Traveloka, juga tidak ribet. Banyak pilihan jenis transaksi dari beragam bank nasional yang telah bekerja sama. Sayapun hanya memberikan kode tagihan kepada teman, Untuk segera menyelesaikan transaksi. Biasanya konfirmasi pembayaran jika sudah selesai, akan dikirim melalui email atau message ke nomor yang telah di registrasikan.


Dengan segala kemudahan yang ditawarkan Traveloka, jadikan rencana liburan wisata Kamu lebih praktis dan berkualitas. Segera kunjungi websitenya atau bisa unduh aplikasinya melalui play store, karena Paket Wisata Traveloka memberikan beragam pilihan menarik untuk seluruh destinasi kemanapun dan kapanpun.

Sabtu, 12 Agustus 2017

Menikmati Keindahan Karya Seni Lukis Koleksi Istana "Senandung Ibu Pertiwi"

Pameran Lukisan 'Senandung Ibu Pertiwi'
Seni adalah berkarya, begitu banyak bidang yang bisa ditekuni dan dari semuanya memiliki filosofi serta makna tersendiri. Tak terkecuali adalah seni lukis yang bukan sekedar tentang menggoreskan kuas di atas kanvas, tetapi semua ungkapan akan keindahan. Apakah Ingin menikmati beragam puluhan maha karya seni lukis yang selama ini tersimpan apik di istana ? Maka hadirilah pameran lukisan koleksi Istana Kepresidenan bertajuk Senandung Ibu Pertiwi.

Pameran ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia dan berlangsung mulai tanggal 2 hingga 30 Agustus 2017. Terbuka untuk umum secara gratis, jam kunjungan dimulai pukul 10.00 sampai pukul 20.00 WIB, untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung biasanya akan diterapkan sistem perkloter dengan durasi waktu tertentu. Acara yang kali kedua diadakan ini bertempat di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, Jalan Medan Merdeka Timur 14, Jakarta Pusat. Lokasinya pun sangat strategis, jika menggunakan transportasi publik seperti transjakarta, maka bisa turun di shalter Gambir 2. 
Galeri Nasional (Doc.Pri)
Sepanjang pameran dilaksanan, terdapat  beberapa kegiatan yang juga bisa diikuti oleh masyarakat, di antaranya:
1.    Workshop Melukis Tas Kanvas Bersama Penyandang Disabilitas (10 Agustus)
2.    Diskusi Para Pakar: Menjaga Ibu Pertiwi (19 Agustus)
3.    Lomba Lukis Pelajar Tingkat Nasional (26 Agustus 2017)
4.    Workshop Menjadi Apresiator Terhebat se-Jabodetabek (29 Agustus 2017)
5.    Tur Galeri, setiap Sabtu dan Minggu.

Pada rabu lalu, 09 Agustus 2017 Saya berkesempatan menghadiri Pameran Lukisan Istana Kepresidenan bersama sebuah organisasi Jadi Mandiri yang mengajak untuk berinovatif sebagaimana terapan dalam revolusi mental agar menjadi pribadi yang berdedikasi secara mandiri. Saat memasuki ruang pameran, cukup ketat peraturannya. Karena ada beberapa larangan yang mesti dipatuhi seperti tidak boleh membawa barang apapun kecuali handphone dan dompet. Seluruh barang bawaan wajib dititipkan, adapun untuk pengambilan gambar hanya diperkenankan menggunakan kamera handphone tanpa flazz.

Memasuki ruang pameran juga harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Agar mempermudah, sebenarnya bisa dengan melakukan registrasi by online untuk mengantisipasi panjangnya antrian. Caranya dengan memilih hari dan jam berkunjung yang diinginkan kemudian setelah mendapat kode booking, berarti registrasi sudah diterima. Prosesnya bisa melalui aplikasi bek-id (android apps) atau halaman website www.bek-id.com. Dan harus di ingat jika nomor registrasi tersebut hanya berlaku untuk sekali masuk.

Ruang Pameran Seni Lukis Koleksi Istana

Melangkah ke dalam ruangan, setelah pemeriksaan detector, Saya menjumpai beberapa guide yang jumlahnya cukup banyak, dengan seragam nuansa merah putih yang tak akan ragu menjelaskan detail dari koleksi disana. Memasuki sudut pertama, pandangan Saya teralihkan oleh sebuah lukisan besar bertema Eropa. 
Lukisan Perkawinan Rusia (Doc.Pri)
Di jelaskan, bahwa lukisan tersebut hanya miniaturnya, sebab lukisan yang aslinya berukuran.besar sekitar (295 x 450 cm) yang lokasi peletakannya ada di Istana Bogor ini cukup riskan untuk di pindah-pindahkan. Bercerita tentang perkawinan adat rusia dari pelukis ternama sekitar abad 19, Konstantin Egorovick Makovsky. Lukisan ini telah berusia lebih dari 125 tahun merupakan hadiah rakyat Rusia melalui pemimpin Uni Republik Sosialis Soviet.

Pameran ini merupakan gambaran Ibu Pertiwi sebagai tanah air. Mengandung filosofi kekuatan di dalamnya yang terdapat berbagai macam potensi. Hal ini bisa terlihat dari lukisan yang dipamerkan merupakan bentuk dari keberagaman bangsa Indonesia yang terdiri atas beragam suku, ras, agama yang semakin utuh dan kuat. Mewakili sifat-sifat mulia, merangkul perbedaan, dengan memberi ruang keadilan bagi semua agar dapat saling memahami satu sama lain.
Satu sudut pameran (Doc.Pri)

Ada sekitar 48 karya dari 41 seniman yang dipamerkan dan satu sama lain saling berkaitan. Terbagi dalam empat tema yakni 12 lukisan keragaman alam, 11 lukisan kehidupan keseharian, 15 tradisi dan identitas, serta 10 lukisan bertema mitologi dan religi. Seluruh karya adalah koleksi Istana Negara di Jakarta, Istana Merdeka di Jakarta, Istana Bogor di Bogor, Istana Cipanas di Cipanas, Istana Tampak siring di Bali, dan Istana Gedung Agung di Yogyakarta.

Sebenarnya, tak hanya lukisan saja yang ada dalam pameran ini. Di satu ruang juga memamerkan dokumentasi menarik perihal seniman tanah air dan beberapa arsip yang terkait dengan Presiden pertama RI, Bung Karno. Adapun tujuan dari digelarnya pameran ini adalah memperkenalkan koleksi Istana Negara kepada masyarakat untuk dapat memaknai kekayaan seni dan memandang lebih jauh untuk menghargai sebuah histori.
Arsip & dokumen di Pameran (Doc.Pri)
Setiap lukisan yang dipamerkan memiliki cerita, karya-karya perupa ternama yang dimiliki Indonesia seperti Basoeki Abdullah dengan salah satu lukisannya 'Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul', ada pula Raden Saleh Syarif Bustaman dengan karya 'Harimau Minum' yang bernuansa kelam, Barli Sasmitawinata dengan 'Perempuan Berkebaya', Itji Tarmizi dengan judul lukisan 'lelang ikan' yang menggambarkan kehidupan sosial masyrakat kaya dan miskin serta beberapa pelukis kenamaan lainnya.

Dari sekian banyaknya lukisan yang dipamerkan, ada beberapa lukisan yang membuat Saya cukup tertarik dalam pandangan awam dan sekedar penikmat seni.

1. Keluarga Tani karya Kosnan


Keluarga Tani (Doc. Galeri Nasional)
Bagi Saya karya yang dibuat sekitar tahun 1962 ini menggambarkan kehidupan keluarga tani yang sangat sederhana dengan motif mozaik-mozaik yang dipadankan. Melihat keseluruhan lukisan lainnya, karya ini adalah satu-satunya yang berbeda.

2. Bertamasya Ke Dieng Karya Kartono Yudokusumo


Bertamasya ke Dieng (Doc.Galeri Nasional)
Dalam karya yang dibuat sekitar tahun 1949 ini cukup berani memainkan warna. Sehingga hasilnya tampak lebih cerah dan hidup dengan menggambarkan keceriaan bermain di bentangan alam keindahan Dieng.

3. Penari Pria dan Wanita (terpisah) Kalimantan Timur Karya Wardoyo
Penari Kalimantan (Doc. Galeri Nasional)
Lukisan yang dibuat tahun 1983 ini memiliki tekstur halus, sehingga jika memandangi dari jauh goresennya justru tampak seperti sebuah foto, padu padan cat minyaknya menyatu sempurna di atas kanvas. Mewakili sebuah seni Indonesia dalam keindahan dan corak budaya setempat.

Nah, jangan lewatkan kesempatannya, segera ke #GalnasYuk , jangan lupa ajak sanak keluarga, saudara dan teman untuk bisa menyaksikan langsung pameran lukisan bersejarah koleksi Istana. Nikamati senandung Ibu pertiwi dalam setiap goresan lukisan yang dipamerkan di Galeri Nasional (selama periode event). Temukan banyak pengalaman dan pelajaran berharga dari karya-karya seni berkualitas tinggi.

Rabu, 09 Agustus 2017

Inovasi Mahakarya Batik Tanpa Batas Dari Pekalongan

Padepokan Batik Pesisir Filasuf (Doc.Pri)
Sebagai wilayah yang terkenal dengan mahakarya batiknya, Pekalongan menyimpan keragaman seni batik yang mempesona di mata dunia. Bertempat di Padepokan Batik Pesisir Filasuf, segenap peserta Amazing Explore Petung Kriyono berkesempatan melihat langsung prosesi batik dan mengenal lebih jauh akan sejarah batik. Di sisi dinding menuju padepokan, terpampang kilas balik sejarah batik dan perkembangannya.

Dikatakan sebagai batik pesisir, hal ini dilandaskan berdasarkan kota-kotanya di wilayah pesisir pantai. Ciri dalam batik Pekalongan sendiri, adalah motif batiknya yang sangat bebas dengan warna-warna berani dan cerah. Menelisik pada perkembangannya, sejak awal abad 18 batik Pesisir terutama di Pekalongan sudah menjadi bisnis turun temurun yang tidak hanya dilakukan oleh pribumi, tapi juga bangsa Eropa dan Tionghoa.

Berlanjut ke Pedepokan, hadir Bupati Kabupaten Pekalongan Bapak Asip Kholbihi, SH, MSi. Beliau meluncurkan sebuah tagline Bumi Legenda Batik Nusantara untuk Kabupaten Pekalongan. Dalam pemaparannya dijelaskan hal ini sebagai bentuk apresiasi terhadap para seniman batik dan masterpiece yang tak pernah berhenti melahirkan karya-karya batik yang indah.
Model  1 dg Motif Batik Pekalongan (Doc.Pri)

Model 2 dg Motif Batik Pekalongan (Doc.Pri)

Model-model memperkenalkan karya batik pesisir dengan aneka motif yang bagus dan cantik. Tak berhenti untuk terus berinovasi, pengrajin batik kerap membuat terobosan dan design menarik yang bisa di terapkan dalam menyempurnan pemakaian sandang. Hal ini kian terbukti ketika Pekalongan ditetapkan sebagai jaringan kota kreatif UNESCO.

Disamping itu, Bapak Filasuf sebagai pemilik Padepokan  meluncurkan mahakarya terbarunya, terinspirasi dari keindahan alam yang ada di Petung Kriyono. Membatik itu seakan tiada batas, bahkan sebuah lukisan  alam bukan suatu kemuatahilan untuk di adopsi dalam sebuah kain berkuaskan canting dan menghasilkan seni batik yang mengagumkan.
Karya terbaru Bpk Filasuf (Doc.pri)
Bapak Bupati juga menambahkan "Ada keterkaitan jika berbicara mengenai pesona alam, pariwisata, budaya, di suatu daerah. Semuanya menjadi satu kesatuan untuk kemakmurkan masyarakat."
Launch Pekalongan "Bumi Legenda Batik Nusantara" (Doc.Pri)
Sebelum acara launching, peserta diperkenankan untuk melihat-lihat langsung para kreator batik yang tengah bekerja. Memasuki gapura berbata merah bertuliskan 'Pranggok pesisir' bisa dikatakan area studio batik. Menelusuri tiap-tiap orang yang berbeda tugas. Seorang pemandu pun menerangkan prosesi tahap membatik :

1. Pembuatan Motif


Membuat motif (Doc.Pri)
Di salah satu ruangan, tampak seorang pegawai tengah menggambar motif batik di atas meja di atas sebuah pola dengan menggunakan pensil sebelum di hias malam (lilin). Dalam motif yang dibuat bidibuat menyimpan filosofi dan ciri khas tersendiri.

2. Proses Canting Batik


Mencanting Batik (Doc.Pri)
Pola motif yang sudah dibuat diatas kain selanjutnya adalah melukis tiap garis-garisnya dengan canting yang dicelupkan pada malam (lilin) cair yang tengah di panaskan di atas tungku kecil.

3. Pewarnaan


Pewarnaan Batik (Doc.Pri)
Batik yang telah diberi motif kemudian masuk dalam proses pewarnaan. Harus diperhatikan juga Kadar airnya, karena dapat memengaruhi terangnya warna batik. Semakin banyak warna pada batik, prosesnya pun makin kompleks. Agar warna tak merusak motif lainnya, para seniman batik menempelkan lilin sehingga warna tak tercampur atau istilahnya di sebut pemopokan dengan mempertahankan warna dasar yang lebih dominan.

4. Proses mematikan warna

Dalam tahap ini dilakukan untuk memastikan warna yang telah dibuat tidak luntur, biasanya yang digunakan dalam proses ini adalah sodium silikat yang dikenal sebagai bahan pemati warna. Kain direndam selama beberapa jam lalu direbus dan dicampur dengan soda ash untuk menghilangkan lapisan lilin pada permukaan kain. Kemudian di celup di basuh dan dibilas.

5. Penjemuran


Penjemuran Batik (Doc.Pri)
Setelah proses membatik, kain-kain yang indah tersebut kemudian dijemur dibawah sinar matahari yang cukup.

6. Quality Control


Quality Control (Doc.Pri)
Setelah sekiranya kering, batik-batik tersebut tidak langsung dipasarkan. Namun juga harus melewati tahap lulus uji control. Pada proses ini, dibutuhkan ketelitian pengrajinnya.

Disamping batik tulis yang sudah dikenal, ada juga batik cap dengan motif tertentu. Biasanya, model seperti ini lebih praktis dan bisa mengasilkan karya batik dengan durasi lebih cepat. Dan umumnya di produksi dalam partai besar.

Batik Cap (Doc.Pri)
Adapun bahan yang digunakan dalam memebuat batik, beragam macam jenis mulai dari yang katun, serat buah seperti nanas atau pisang hingga sutera yang memerlukan keterampilan khusus dalam prosesnya.

Minggu, 06 Agustus 2017

Petung Kriyono, Pesona Wisata di Pekalongan

Mendengar kota Pekalongan, Saya selalu teringat akan industri batiknya yang mendunia. Namun, disamping itu Kota yang sangat dekat dengan kawasan Banjarnegara juga Semarang ini sering di juluki sebagai kota Tahu dan kota Santri yang didasarkan pada karakteristik masyarakat setempat yang di dominasi dan terkenal religius.

Saya merasa cukup beruntung bisa hadir dan menjadi bagian dari program "Amazing National Petung Explore 2017"  yang di seleksi dengan empat kategori meliputi Drone Video, Fotografer, Blogger dan Jurnalist. Kehadiran sekitar 80 peserta di sambut langsung dengan hangat oleh Bupati yakni Bapak Asip Kholbihi, SH, MSi.
Pendopo Kajen Pekalongan (Doc.Pri)
Adalah Pendopo Kajen Kabupaten Pekalongan menjadi tempat pertemuan tersebut. Memiliki halaman yang sangat luas dengan tiang-tiang penyanggah yang kokoh dan atap berbentuk limas, sangat artistik. Di sebrang gedung terdapat sebuah monumen berbentuk gunungan pewayangan yang ternyata tak kalah menarik untuk dijadikan spot berfoto.

Bapak Bupati sangat mengapresiasi akan acara yang di gagas oleh pemuda-pemudi Pekalongan dibawah payung komunitas bernama Kanjen Unique yang mengundang peserta dari berbagai bidang. Memperkenalkan wisata-wisata yang mulai ditemukan dan dikembangkan.

Memang, terakhir belakangan ini di tengah maraknya potensi wisata Indonesia yang kian melesat. Menarik minat masyarakat setempat untuk terus menggali kekayaan wisata alam agar banyak pengunjung yang tertarik. Pekalongan pun tak kalah ambil start. Beberapa tahun terakhir pemerintah menaruh perhatian penuh untuk sektor wisata setempat. Hingga di temukan beberapa potensi keindahan alam yang bisa menjadi daya tarik pengunjung nantinya.

Adalah wilayah selatan Pekalongan, yang di kenal dengan nama Petung Kriyono. Merupakan daerah pegunungan dengan ketinggian sekitar 600-2100 Meter Di atas Permukaan Laut (Mdpl). Untuk mencapai lokasi biasanya menggunakan mobil angkutan semacam bak terbuka yang di kenal Anggun Paris (Angkutan Pariwisata). Menyenangkan, menegangkan, begitu lah kira-kira sensasi ketika berada di dalam kendaraannya yang melaju gesit dengan jalan berkelok-kelok dan menanjak juga bebatuan jalan yang memberi pernyataan bahwa akses jalannya memerlukan perbaikan.

Saat itu di mobil terisi hampir 10 orang di belakang, dengan satu orang penanggung jawab. Dan di mobil yang Saya tumpangi, adalah Mas Wato yang mendampingi. Senangnya, Dia cukup tanggap ketika Saya dan beberapa teman bertanya perihal Petung Kriyono dan destinasi yang ada disekitarnya. Menurut penuturannya Petung kriyono berasal dari kata yang memiliki arti rumpun bambu.


Tarian Selamat Datang Petung Kriyono (Doc.Pri)
Destinasi awal Kami adalah Gerbang Petung, sebuah monumen menandai batas sebagai pintu gerbang menuju kawasan petung yang berada di dataran tinggi. Semula kami disambut dengan tarian daerah, yang dibawakan dengan gemulai oleh dua penari cantik yang bergerak lincah. Bahkan seluruh peserta berkesempatan mencicipi langsung kopi perkebunan warga yang cukup terkenal yakni Kopi Petung, rasa arabica yang disajikan cukup nikmat.
Foto Bersama di Gerbang Petung Kriyono (Doc.Hengky)
Spot berikutnya adalah Curug Sibedug, cukup dekat dengan pinggir jalan dan tidak terlalu sulit jalurnya untuk mencapai tujuan. Berlokasi di Dusun Sokokembang Desa Kayupuring, air terjun dengan ketinggian mencapai 20 meter ini memiliki dua sumber mata air. Bahkan sebenarnya tiga jika debit airnya tegah melimpah. Merupakan aliran air yang mengalir dari Gunung Kukusan.


Desa Kayupuring - Curug Sibedug (Doc.Pri)

Panorama Curug Sibedug (Doc.Pri)

Kunjungan ke Curug Sibedug (Doc.Pri)
Semakin menanjak ke spot berikutnya, adalah jembatan sipingit. Menurut Mas Wato, tidak ada penjelasan pasti mengapa area itu dinamakan sipingit, tapi satu hal yang pasti di bawah jembatan itu mengalir sungai yang jernih dengan batu-batu besar di sekitarnya. Lokasinya yang berada di jalan raya, menjadikan area ini sangat mudah untuk dijangkau.
panorama sungai sipingit (Doc.Pri)
berkunjung ke sungaii sipingit (Doc.Pri)

Hari kian siang, masih ada beberapa lokasi lain yang akan di tuju. Setelah kurang lebih satu jam, akhirnya Kami tiba di Welo River yakni sebuah are body rafting yang sudah cukup banyak dikenal oleh wisatawan penggemar tantangan air.  Ketika memasuki areanya, sangat terasa sekali keasrian dan kesejukan tempat tersebut karena didominasi pepohonan.
Welo Asri (Doc.Pri)
spot 1 foto welo asri (Doc.Pri)
spot 2 foto welo asri (Doc.Pri)
Banyak spot-spot menarik yang dibuat sedemikian rupa untuk pengunjung  mengabadikan foto-foto. Yang cukup menarik perhatian adalah spot rumah pohon yang tinggi menjulang. 

Sebelum hari kian sore, Kami segera bergegas menuju destinasi selanjutnya yakni Curug Bajing, menjadi salah satu andalan dan primadona di Petung Kriyono karena kecantikan panorama sekitarnya dengan air terjun menjulang sekitar 75 meter dengan debit air yang stabil dan mengalir cantik melewati benatuan bersusun.
Berkunjung ke curug bajing (Doc.Pri)
Curug Bajing (Doc.Pri)


Air terjun ini di tenggarai mengalir dari gunung Rogojembangan. Pemandangan sekitar nampak.sangat asri, lokasi yang bisa dikatakan tidak terlampau dekat ini akan tidak terlalu terasa melelahkan karena banyak spot foto unik dan menarik yang bisa memanjakan pengunjung untuk mengabadikan foto maupun video.


Spot Foto Curug Bajing (Doc.Pri)
Hari kian beranjak senja, menjelang gelap kabut semakin naik. Menuju destinasi terakhir, Kawasan Curug Lawe. Karena tidak memungkinkan utk melanjutkan hingga ke lokasi Curug, sehingga peserta hanya berkesempatan untuk mengeksplore Wanawisata Curug Lawe yang di dominasi hutan pinus berhiaskan beraneka pernak-pernik dan sangat menarik untuk di jadikan spot foto.
Suasana di hutan pinus curug lawe (Doc.Pri)
Bermacam warna-warni payung menghiasi sebagian jalan di antara pohon pinus, bahkan untuk sejenak bersantai karena tergantung beberapa hammock yang bisa di gunakan oleh pengunjung. Di tempat ini juga, Kami para peserta di sambut meriah dengan lagu, musik serta tarian yang nuansanya ceria dari Rampak santri Al Funsha.


Tarian Sambutan di Curug Lawe (Doc.Pri)
Di sisi lainnya hadir pula wakil Bupati, yakni Ibu Ir.Hj. Arini Harimukti yang menyambut senang akan kedatangan para peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Beliau pun menaruh harapan besar disampaikan kepada seluruh peserta agar destinasi di Pekalongan ini bisa lebih dikenal khalayak.


Ibu Wakil Bupati Pekalongan (Doc.Pri)
Nah..kan, Pekalongan ini tak kalah menarik dengan destinasi alam lain di Indonesia. Lokasi kota yang strategis dan mudah untuk di tempuh bisa menjadikan pilihan untuk berlibur atau sekedar menghabiskan weekend dengan ceria. Yang lebih penting dari itu, adalah dengan tetap menjaga kebersihan dan kelestarian tempat wisata. Jangan sampai melakukan vandalisme yang bisa merusak keindahan dan kenyamanan destinasi yang dikunjungi.