Laman

Sabtu, 26 November 2022

Kenali 5 Self Love Languages

Sudahkah Kamu mencintai diri sendiri ?

Seringkali kita terlalu berfokus pada keinginan untuk mencintai orang lain. Sehingga lupa bahwa diri sendiri pun sama juga butuh dicintai, butuh kasih sayang.

Jujur saja, Aku mulai memahami makna dan pentingnya self love itu sejak mengenal Bangtan Boys atau grup kpop yang lebih sering dikenal BTS. Lewat lagu, lirik dan kata-kata yang mereka ucapkan.

Pasti sering kan dengar istilah “Kamu harus mencintai dirimu dahulu sebelum mencintai orang lain.” Aku justru tau ini dari quote ucapan Namjoon.

Sumber gambar : Freepik

Memang ada saatnya membenci diri namun ada masanya juga harus menyayangi diri sendiri. Proses mencintai diri sendiri adalah proses yang berlangsung seumur hidup. Ada banyak cara untuk mulai mencintai diri sendiri, seperti bisa dimulai dengan berdamai dengan diri sendiri. 

Dalam mencintai diri sendiri itupun dikenal beberapa tipe bahasa cinta atau istilahnya self love languages, diantaranya :

1. Acts of service (bahagia melayani kebutuhan diri sendiri)

Adalah ketika merasa bahagia saat melakukan sesuatu. Bisa dibilang bahasa cinta untuk diri sendiri ini berupa tindakan disaat melakukan sesuatu yang membuat diri merasa lebih nyaman. Bahkan saat melakukan tindakan kecil sekalipun demi kebaikan diri sendiri.

Tindak nyata yang mudah dan sederhana untuk dilakukan, bisa dengan bersih-bersih rumah, membuat to do list harian/mingguan, menata kembali ruangan, ataupun memasak, untuk menghindari stres sudah jadi salah satu wujud act of service untuk diri sendiri.

2. Receiving gifts (bahagia saat menghadiahi diri sekecil apapun)

Banyak orang pasti begitu senang ketika mendapatkan hadiah, sebagai sebuah apresiasi ataupun bentuk perhatian. Meski itu bukan sesuatu yang mahal tentu bisa jadi begitu bermakna. Tidak melulu mesti mengandalkan orang lain, kita pun bisa memberikan hadiah untuk diri sendiri dimana dengan melakukan hal tersebut akan lebih memaknai perasaan menghargai diri sendiri untuk kembali semangat melakukan aktivitas selanjutnya.

Pemilik love language tipe ini bisa  dilakukan dalam hal sederhana misalnya Jalan-jalan, menikmati kuliner kesukaan, atau mewujudkan wishlist yang sudah lama ingin dibeli adalah salah satu bahasa cinta terhadap diri sendiri.

3. Quality time (menjadi nyaman dengan diri sendiri saat produktif)

Definisi menghabiskan waktu secara produktif tidak hanya sekedar berurusan dengan tugas atau pekerjaan, tapi ketika kita lebih banyak meluangkan waktu untuk mengenal diri sendiri dengan melakukan yang jadi kegemaran.

Quality time secara produktif di era digitalisasi seperti sekarang semakin beragam. Hal paling mudah misalnya dengan menulis lewat blog. Cara ini cukup bisa jadi pilihan apalagi untuk tipe orang yang pemalu jadi lebih bisa menyuarakan sesuatu secara langsung ke publik melalui media tulisan.

Tapi menulis blog secara produktif tentu bukan perkara mudah, akan ada saatnya merasakan jenuh, hilang ide, tersita kesibukan lain dan sebagainya. Untuk itu kerap kali butuh tips seputar blogging maka bisa baca blog-nya Rani yang mengulas beragam tips seputar blog.

Cara lain menikmati quality time bisa dengan menonton film favorit, mendengarkan musik, tidur lebih awal, melakukan hobi, meditasi, atau aktivitas lainnya yang membuat bahagia.

4. Words of affirmation (termotivasi dengan kata-kata positif)

Memotivasi diri dengan kata-kata dapat membuat diri merasa berharga dan dicintai. Pemilik love language dengan word of affirmation umumnya suka mengungkapkan perasaan kasih sayangnya lewat kata-kata ataupun pujian. Selain itu, biasanya begitu menyukai kata-kata, baik itu teks lucu, kutipan manis bahkan yang romantis.

Cerminan word of affirmation kepada diri sendiri bisa diterapkan dengan positif self talk, menuliskan jurnal syukur, mengapresiasi atau memuji diri sendiri.

5. Physical touch (senang melakukan aktivitas yang berkaitan dengan fisik)

Tidak terlalu menyukai kata-kata, seseorang yang memiliki love language jenis physical touch lebih menyukai sentuhan fisik dari orang yang dikasihinya. Merasa tenang dan rileks dengan melakukan setuhan. Merasakan kedamaian telah melakukan sesuatu yang membuat fisiknya merasa lebih baik.

Physical touch bisa diterapkan ke diri sendiri, sederhananya melakukan butterfly hug ketika membutuhkan pelukan dan merasa sendirian. Melakukan pijatan ringan setelah lelah beraktivitas, melakukan perawatan kulit seperti skincare-an, manjain diri ke salon atau spa dan melakukan peregangan tangan maupun olahraga.

1 komentar:

  1. Banyak yang bahas love languanges, refleks lihat tanggal mau cari tahu sekarang hari apa ternyata enggak ada hubungannya. Sampai hapal rasanya sama love languanges, tapi kalau aku lebih ke quality time dan act of service. Terima kasih informasinya!

    BalasHapus