Laman

Minggu, 23 Oktober 2016

6 Tips Perencanaan Travelling Dengan Budget Minimalis

Bagi saya melakukan sebuah perjalanan itu seperti mencari dan mempelajari makna hidup. Karena melalui perjalanan banyak hal yang akan kita dapatkan tak semata kesenangan saja namun juga sebuah pembelajaran dari banyak hal  mulai dari budaya lokal maupun karakter seseorang. Selain itu hal yang paling mendasar dari sebuah perjalanan adalah membuat kita untuk belajar bersyukur atas segala anugerah Tuhan selama ini, kepada alam di sekitar dan pada kehidupan kita sendiri.

Sebaiknya buang jauh-jauh persepsi dimana melakukan sebuah perjalanan butuh biaya mahal. Walaupun memang diakui, masih ada beberapa destinasi di negeri ini terbilang cukup mahal dan membutuhkan budget yang tidak sedikit tetapi bukan berarti tidak dapat di tempuh. Ada banyak trik yang dilakukan para pejalan terutama para backpacker untuk tetap bisa melakukan perjalanan dengan budget seminim mungkin.

Mt.Galunggung (Dok.pri)

Dari beberapa perjalanan yang pernah saya lakukan, mungkin tips-tips berikut bisa menjadi refrensi agar tetap bisa melakukan perjalanan tanpa harus menguras isi tabungan secara berlebih.

1) Persiapkan jauh-jauh hari

Mulai dari perencanaan dan budget yang diperkirakan untuk melakukan perjalanan tersebut. Dalam rentan waktu itu bisa menjadi kesempatan untuk melakukan survei terlebih dahulu baik melalui browsing dan bisa mencari-cari informasi dari sumber terpecaya atau setidaknya kepada mereka yang pernah ke tempat tersbut dan tengah menjadi tujuan kita berikutnya.

Selain itu kita bisa menabung dahulu mengumpulkan pundi-pundi uang untuk memenuhi kebutuhan selama di perjalanan, karena cukup sulit menemukan yang gratis saat ini. Setidaknya persiapkan untuk hal-hal yang tak terduga nantinya.

2) Berburu Tiket Promo

Tiket promo sekarang ini tidak hanya berlaku untuk transportasi udara, via darat pun seperti kereta api sering memberikan diskon dan promo khusus. Dengan biaya akomodasi transportasi yang lebih minim setidaknya sisa uang bisa dimanfaatkan untuk keperluan lainnya. Memang bukan perkara mudah untuk bisa berhasil mendapatkan tiket promo karena yang ‘memburu’ tidak sekedar satu atau dua orang, jika tidak cepat maka dalam hitungan menit kesempatan mendapatkan tiket murah pun kandas.

3) Bergabung dengan Komunitas Pejalan

Mt. Semeru dgn Komunitas "Travel" (Dok.pri)
Seiring perkembangan teknologi, mencari teman perjalanan tidak lagi begitu sulit saat ini karena sudah banyak beberapa komunitas  pejalan dengan berbagai macam nama meramaikan jagat maya dunia digital.

Banyak hikmah yang bisa didapatkan dengan bergabung menjadi bagian komunitas perjalanan, setidaknya kita mempunyai teman dengan kegemaran yang sama yakni travelling. Dengan pergi berama-ramai maka budget bisa di sharing sehingga tidak terlalu memberatkan. Namun tetap harus diperhatikan dari sepak terjang komunitas yang ada, karena tidak sedikit juga yan terkena penipuan mengatas namakan komunitas perjalanan bahkan travel agent.

4) Penginapan atau Tempat Istirahat

Jika perjalanan ke gunung tentu yang menjadi andalan dan pilihan untuk beristirahat adalah tenda camping, karena tidak mungkin ada penginapan di jalur pendakian tengah hutan. Berbeda jika destinasi yang dituju adalah pantai atau bertema city tour. Sudah barang tentu untuk menjadikan perjalanan berkualitas adalah penginapan yang nyaman. Jangan lupa, untuk survei terlebih dahulu dan bandingkan harga yang di tawarkan lalu jatuhkan pada pilihan yang tepat.

5) Hindari High Season

Pengalaman pahit yang pernah saya alami ketika melakukan perjalanan saat high season, memang tidak di pungkiri karena itu menjadi magnet tersendiri yang gemar melakukan perjalanan dan libur panjang adalah kesempatan yang sangat langka terlebih bagi pekerja yang sulit mendapatkan izin maupun cuti.

Melakukan perjalanan di saat high season selain tidak cukup nyaman untuk menikmati perjalanan itu sendiri karena umumnya lokasi wisata yang menjadi favorite akan lebih ramai pengunjung di banding hari biasanya, dan banyak kenaikan harga yang kadang hampir 100% mulai dari biaya transportasi, biaya penginapan hingga akomodasi selama perjalanan.

6)  Mencari Sponsor

Nah, ini bukan perkara mudah. Siapa yang tidak ingin melakukan perjalanan ke suatu destinasi hanya tinggal membawa diri saja karena semua akomodasi sudah di tanggung sepenuhnya.? Deuuh..tentunya itu menjadi harapan pecinta jalan-jalan.

Meskipun sulit bukan berarti tidak mungkin, karena sudah banyak jua teman-teman para travel blogger yang mendapatkan fasilitas tersebut. Sebuah kepuasan dan kebanggaan pastinya ketika mendapat kepercayaan tersebut.

Mengutip sebuah kalimat dari seorang traveller kenamaan seorang Agustinus Wibowo ‘Perjalanan mengajarkan musafir bersyukur untuk setiap tetes embun dan hembusan napas, untuk setiap berkas sinar dan desau angin, ledakan tawa dan persahabatan.’ Seperti yang sampaikan di awal bahwa perjalanan mengajarkan banyak hal  tentang  pengetahuan yang mungkin tak kita dapatkan di pendidikan formal, karena pengalaman adalah universitas kehidupan yang kerap bisa membentuk karakter seorang pribadi untuk menghargai yang ada di sekelilingnya.

20 komentar:

  1. Wah, pengen juga bisa traveling keliling Indonesia, tapi masih kebentur kerja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kan bisa minta cuti, diatur waktu pasti bisa. Semangaat ^_^

      Hapus
  2. Ke Bali saya juga perjalanan Hemat beberapa bulan lalu. Ga sampai rogoh saku dalam2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya..Mba persepsi Bali Mahal tdk selalu benar. hanya tinggal bagaiman memanage perjalanan itu

      Hapus
  3. Aku belum pernah gabung dengan komunitas traveller. Kayaknya asyik ya Mbak sithie :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selain tambah temen dan informasi kalau jalan bareng biasanya lebih ringan mba :)

      Hapus
  4. Nah, mencari sponsor belum pernah nyoba. Ada pengalaman nyari sponsor yang kah? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum pernah dapet. Hahahah
      hanya tau dari sharing beberapa orang yang pernah

      Hapus
  5. 7). Jangan lupa kontak teman yang ada di kota tujuan.
    .
    .
    .
    .
    .
    Hiks -___-"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya..mba asyik banget kalo punya banyak kenalan di luar kota. Ketika singgah bisa sekalian silaturahmi

      Hapus
  6. Tip no 3 dan 4 itu setuju bangeet kak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wuihh..di iya kan sama travel Blogger hits Mba Noe :D

      Hapus
  7. Tempat untuk menginap ga perlu mahal-mahal, sebab tujuannya kan jalan-jalan, bisa jadi seharian di luar, pulang-pulang ke penginapan sudah malam dan tidur; jadi penginapan yang sederhana cukuplah, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang benar apa yg Mas Akhmad katakan, tp kenyamanan jg ttp jd prioritas supaya travelling yg dilakukan ga berantakan :)

      Hapus
  8. Bener banget mba,, berangkat rombongan dan komunitas itu jauh lebih hemat. Selajn itu juga serru.... duh kapan ya bisa traveling rombongan lagi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya karna bs di sharing, hayooo mba Lihat Indahnya Indonesia

      Hapus
  9. Dapet sponsor sih yang enak mah, hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya..bener banget itu Mas. Tp jg bukan hal yg mudah

      Hapus
  10. Selain kudu bisa neken budget pas travelling, buatku tempat penginapan itu penting bgt sih, ya walaupun paling juga sejenak karena banyak jalan untuk explore tempat~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mba, karna saat istirahat hrs berkualitas agar esoknya bs fit dan semangat explore tmpt2 menarik

      Hapus