Laman

Minggu, 12 Mei 2013

Asap Rokok Menyebabkan Kanker

http://noaddictiontosmoking.weebly.com/uploads/2/0/3/9/20392551/9064982.jpg?372
Asap rokok terbagi menjadi 2 yaitu sidestream smoke dan mainstream smoke. Menurut sebuah website  Amerika, ke-2 asap rokok ini berbeda:
  • Sidestream – asap yang ada diujung rokok, pipa atau cerutu. Asap ini berpeluang besar memicu kanker dan memiliki partikel-partikel kecil yang membuatnya mudah menyusupi sel tubuh dan paru-paru daripada asap mainstream ketika dihisap.
  • Mainstream – asap yang dihembuskan oleh perokok
Ke-2 asap ini merupakan asap rokok yang pasti masuk ke dalam tubuh. Bila seseorag tidak merokok namun dia menghiduro asap rokok berarti dia adalah perokok pasif. Perokok pasif bisa dibilang menghirup zat kimia yang ada pada rokok sama banyaknya dengan perokok aktif. Rokok bisa meyebabkan berbagai penyakit seperti:

Kanker Paru-Paru

Rokok emang sudah dikenal sebagai salah satu pemicu munculnya kanker paru-paru. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja baik itu perokok pasif atau aktif . Setidaknya rokok mengandung 7000 kimia dan setidaknya 69 kimianya bisa menyebabkan kanker paru-paru.

Kanker Payudara

Salah satu laporan Badan perlindungan Lingkungan California menyatakan bajha asap rokok dan kanker payudara merupakan hubungan sebab akibat. Penelitian akan terus dilakukan agar ketemu jawaban  yang tepat.
Penyakit Lain
Asap rokok tidak hanya menyebabkan penyakit lain  juga seperti:
  • Setidaknya ada 46.000 perokok aktif serta pasif yang meninggal karena penyakit jantung
  • Penyakit asthma semakin para terutama untuk anak-anak
  • Infeksi paru-paru ditemukan pada 150.000 perokok aktif dan pasif pertahun
  • Mempengaruhi kesehatan bayi yang sedang dikandung
  • Orang tua yang perokok bisa meyebabkan keanehan pada paru-paru anak
Semoga artikel penyakit karena asap rokok ini berguna.

Sumber : www.artikelinformasi.com

1 komentar:

  1. Setiap ada kemauan pasti ada jalan..
    Keinginan meroko bisa diganti dengan mengunyah permen karet misalnya...
    jangan berhenti berusaha bro..nikmat sehat itu mahal
    :)

    BalasHapus