Laman

Senin, 04 Maret 2013

Islamic Book Fair 2013

Sabtu, 02 Maret 2013
  
     Memasuki awal bulan maret, Istora Senayan mengadakan event yang begitu menyenangkan yakni ISLAMIC BOOK FAIR 2013. Acara yang berlangsung setelah 12 tahun ini begitu meriah pengunjung yang datang pada sabtu kemarin pun membludak. Terdapat beberapa stand yang menjual buku-buku bagus nan berkualitas dengan potongan harga yang menggiurkan. Entah kenapa aku begitu suka ke event ini seolah menjadi satu agenda wajib tiap tahunnya.

      Untuk ke Senayan pada hari itu perjuangan pun tak mudah, aqu yang biasanya taq perlu pusing jalur mana yang ku tempuh karena sebagai pengguna setia angkutan umum. Karena pergi pun selepas Ashar, ga memungkinkan jika harus naik angkutan umum,mau sampai jam berapa nantinya. Diputuskanlah akhirnya naik sepeda motor, kami sama-sama tidak tau pasti banget jalur ke senayan dengan sepeda motor. Payah memang, sebagai warga jakarta asli tidak tahu jalan,akhirnya kami putuskan mengikuti jalur busway dan parahnya di putaran semanggi yang harusnya kami berbelok tapi lurus saja, alhasil nyasar lha kami sampai kuningan.   
      Setelah mencari-cari jalan muter-muter Alhamdulillah akhirnya kami tiba tepat jam 17.30. Bersyukur banget bisa sampai di sana sebelum magrib. Setelah berkeliling menyusuri setiap stand, rasanya pengen banget beli semua apa daya kantongqu tipis (hehehehe)

     Singkat cerita, tibalah waktu dimana yang begitu dinanti , sebagian besar memenuhi panggung utama dimana saat itu ada kegiatan Meet and Greet pendukung film "Moga Bunda Di Sayang Allah" ada dari Soraya Intercine sebagai rumah produksi yang diwakili Bunda Dewi, lalu pengisi soundtract Musisi mulity talent Mas Antao Hoed dan sang istri Teh Melly goeslaw, ada pula pemeran Karang yakni Fedy Nuril dan waaah,,,salah satu penulis favoritequ Darwis Tere- Liye.
     
     Guest star berbicara tentang perannya masing-masing dalam rencan film "Moga Bunda Di sayang Allah" ini. Bunda dewi begitu bersahabat  dan menyenangkan dalam penyampaian kata-katanya. Mas Anto Hoed dan Teh Melly bercerita tentang proses pembuata soundtract film tersebut begitu pula Fedy Nuril menceritakan bagaimana ia mendapatkan peran tersebut dan Bang Tere yang saat itu tampil sangat sederhana dan bersahaja. Ah, ia memang orang yang unik sebelum aqu tau rupanya jujur sangat jauh dari yang apa qu bayangkan sebelumnya. Dan malam itu pertama kalinya aqu melihat langsung,,(Ya...Allah seneng bgt rasanya bisa bertemu langsung salah satu penlis favoritequ) setelah sebelumnya bertemu langsung juga dengan mba Helvy Tiana Rosa dan Mba Asma Nadia di Islamic Book Fair tahun sebelumnya.
     
      Wah,,rasanya lelah hari itu terbayar kan sudah. bener-bener puas dan menyenangkan apalagi Teh Melly membocorkan sedikit lairic lagu yang akan menjadi sountractnya nanti. Sungguh sebuah untain kata yang begitu indah di iringi suara merdu teh Melly.
Intinya hari itu benar-benar menyenangkan dan tidak mengecewakan. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar