Laman

Selasa, 15 Mei 2018

Semangat Tebar Kebaikan Bersama Dompet Dhuafa


Sebentar lagi bulan yang penuh dengan keberkahan dan rahmat Allah akan segera tiba. Disaat itu diwajibkan umat muslim berpuasa  untuk membentuk kepribadian sebagai insan yang bertakwa. Bulan Ramadhan ini menjadi bulan latihan untuk mengendalikan diri dari ucapan, hawa nafsu, serta perbuatan yang tidak ada manfaatnya. Prioritas utamanya adalah dengan memaksimalkan waktu untuk ibadah dekat dengan Rabb-Nya juga mengoptimalkan segala kebaikan bagi sesama.

Di beberapa wilayah biasanya memiliki tradisi sendiri untuk menyambut Ramadhan. Dompet Dhuafa sebuah lembaga filantropi pun tak mau ketinggalan, seiring dengan bulan suci yang akan segera tiba sekaligus menyambut usianya yang seperempat abad ini pun mengadakan program-program berbagi ramadhan degan semangat gerakan bertajuk #25TahunmembentangKebaikan . Hadirnya semangat tersebut menjadi gerakan yang tumbuh dari tahun ke tahun bersama para donatur dalam membangun kesejahteraan rakyat miskin serta kaum dhuafa  di seluruh Indonesia maupun belahan dunia.

"Pada tahun ini, Dompet Dhuafa ingin memberikan informasi yang lebih luas pada masyarakat di segala dinamika, situasi, dan pekerjaan lembaga yang telah bergulir untuk masyarakat luas." Ungkap Bambang Suherman, Direktur mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa pada acara yang berlangsung di Gedung Graha Bima Sakti, Komplek TNI AU Triloka, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.


Untuk tahun ini, Dompet Dhuafa mengusung tiga konsep. Di antaranya memberikan beragam pengalaman, menyajikan rasa kepedulian, dan menyalakan semangat kolaborasi. Diharapkan ramadhan kali ini bisa menjadi momentum untuk menebarkan kebaikan melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

Saat ini mulai di rancang beberapa program yang siap dijalankan oleh Dompet Dhuafa diantaranya parsel ramadhan, berbagi harapan, Dai ambasador serta terdapat layanan donatur sebanyak 70 konter yang tersebar di seluruh wilayah Jabodetabek yang bertujuan untuk mendekatkan para muzzaki.

Dompet Dhuafa kian mengukuhkan posisinya sebagai lembaga kemanusiaan di dunia dengan melakukan respon-respon kemanusiaan.

"Seperti isu Rohingya sampai saat ini Dompet Dhuafa masih mengelola dan terlibat, sementara untuk Palestina dan Somalia menjadi fase reguler lantaran konflik masih berjalan sepanjang waktu," Bambang menambahkan.

Tak hanya fokus pada isu kemanusiaan luar negeri, Dompet Dhuafa juga melakukan proyeksi pada kemiskinan baik pelayanan, pengembangan, dan pemanfaatan masyarakat. Contohnya beberapa stand yang ada pada saat itu meliputi berbagai swadaya produk masyarakat lokal mulai dari kopi, gula semut, beberapa kerajinan tangan hingga snack.


Bidang yang ditangani Dompet Dhuafa juga cukup perhatian kepada dunia pendidikan. Sebagaimana yang disampaikan M Syafii El Banatanie selaku Direktur Dompet Dhuafa mengatakan "Untuk anak-anak dibawah naungan lembaga pendidikan dompet dhuafa, menjelann ramadhan tahun ini harus lebih memfokuskan dengan membaca dan memaknai surat Al Quran agar dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari."

Beliau meyakini, bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan tak terkecuali dari daerah. Yang membanggakan baginya, beberapa siswa berhasil menekuni profesi terbaik seperti dokter, guru dan lainnya. Dan tidak sedikit yang diterima di universitas negeri Indonesia.

Permasalahan kesehatan pun menjadi sorotan ditengah masyarakat. Lembaga Dompet Dhuafa ini di pegang perannya oleh Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa yang rujukannya mengarah terhadap program kemenkes RI.

dr Reza Romadhoni dokter dari LKC mengungkapkan "Sejauh ini sudah ada beberapa program berbasis kesehatan yang dijalani di tengah masyarakat sejak beberapa tahun lalu. Seperti memberi layanan kesehatan gratis serta fasilitas kesehatan yang layak sehingga harapan hidup pun meningkat."

Saat ini LKC Dompet Dhuafa tengah merintis program membangun pos sehat yang berbasis di masjid yang akan melayani pelayanan kesehatan seminggu sekali. Basisnya bakti sosial, tapi menangani secar kuratif, promotif dan preventif.

Ikhsan Tarore, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat ini sudah hampir dua tahun bergabung bersama Dompet Dhuafa. Sebab menurutnya lembaga ini benar-benar memberikan kebaikan yang terus menerus. Selalu ada tindak lanjut yang jelas.

"Dompet Dhuafa itu lembaga yang bisa membagikan pertolongan, tapi tidak langsung ditinggalkan begitu saja. Ada follow up, orang-orang yang dibantu Dompet Dhuafa terus dipantau dan dikembangkan," jelas Ikhsan

Menyadari betul perkembangan teknologi sekarang ini pun kian memudahkan untuk berdonasi. Adalah bawaberkah.org sebuah website yang akan lebih memudahkan lembaga sosial, komunitas dan personal terverifikasi untuk menggalang dana zakat, wakaf dan sedekah secara online dengan transparan dan terpecaya. Jangkauannya cukup luas dari nasional hingga internasional, donasinya pun dilakukan oleh tim secara profesional yaitu Dompet Dhuafa yang sudah sudah lama berkontribusi dalam pelayanan bagi perkembangan umat, baik dalam bidang sosial, ekonomi dan kebencanaan.


Urip Budiarto Resources Mobilitation Dompet Dhuafa mengungkapkan "prosedurnya itu sangat simpel, sebab bawaberkah.org memiliki design website yang minimalis dan mudah dinavigasikan. Donatur pasti akan mudah menemukan kategori campaign untuk memiih jenis donasi. Di kategori campaign ini, nanti bisa ditemukan berbagai macam program donasi yang disalurkan oleh Dompet Dhuafa."

2 komentar:

  1. Keren nih untuk progam amal ya. Saya baru tahu ada dompet dhuafa.

    BalasHapus
  2. Perbanyak Pahala di bulan ramadhan dan bulan berikutnya

    BalasHapus