Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Rabu, 17 Oktober 2018

Inovasi Dapur Unik Electrolux Memberi Pengalaman Memasak Lebih Menyenangkan

Memasak itu bukan sekedar kegiatan mengolah bahan mentah menjadi makanan. Bisa dikatakan memasak merupakan sebuah seni dimana Kita dapat menciptakan beranekan racikan hidangan dengan berbagai kreativitas. Mungkin masih banyak yang belum menyadari jika suasana hati bisa mempengaruhi citarasa masakan yang dibuat. Oleh sebab itu, penting untuk menciptakan suasana hati yang baik di dapur dan membuatnya menjadi nyaman. Tak sekedar bersih, konsep dapur unik pun bisa menjadi stimulan kegiatan memasak menjadi lebih menyenangkan.
"Memasak merupakan salah satu seni yang paling sederhana dan paling memuaskan, namun untuk memasak dengan baik, seseorang harus mencintai dan menghargai makanan." - Craig Claiborne
Seiring dengan perkembangan zaman bentuk dapur pun juga mengalami perubahan. Dan saat ini kian marak desain dapur minimalis dalam mewujudkan dapur idaman. Secara umum desain dapur minimalis menggambarkan simple dan elegan. Tren memasak di dapur, kini bergeser ke arah yang lebih modern, praktis dan lebih lengkap juga mudah dibersihkan. Electrolux merupakan perusahaan home appliances dari Swedia yang  salah satunya memproduksi peralatan dapur yang fungsional serta berdesain menawan dengan berbagai inovasi.

Menjelang peringatan kehadirannya yang ke 100 tahun pada tahun 2019 nanti, PT Electrolux Indonesia mendulurkan gerai “Electrolux Taste and Care Center“ merupakan sentra fasilitas terpadu serta wahana sumber inspirasi bagi konsumen dan bisa mendapatkan pengalaman menyenangkan sekaligus bisa saling berinteraksi menggunakan peralatan memasak kelas dunia yang memiliki rancangan dan performa terbaik, serta dilengkapi inovasi terkini hingga menciptakan kenyamanan.

Bertempat di Jalan Abdul Muis 34, Jakarta Pusat, pada 11 Oktober 2018 Presiden Direktur PT Electrolux Indonesia, Iffan Suryanto meresmikan Electrolux Taste and Care Center. Dirancang khusus dengan merepresentasikan tiga pilar merek Electrolux yakni taste (citarasa), care (perawatan) dan well-being (kenyamanan). Kehadiran pusat kegiatan ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk menjadi pemimpin di pasar peralatan dapur Asia.

"Menjelang Ulang Tahun Electrolux ke-100  pada tahun 2019 mendatang, Kami berkomitmen untuk menghadirkan kampanye ‘Taste Stories’ yang didasarkan pada gagasan bahwa dengan memasak dapat menciptakan kenangan indah dan akan mempererat ikatan dengan orang terdekat, serta meluangkan lebih banyak waktu dengan mereka." Ungkap Iffan Suryanto, Presiden Direktur PT Electrolux Indonesia.

Inovasi Dapur Unik Electrolux Berkonsep Modern


Menyediakan banyak kesempatan dalam menemukan inovasi dapur unik dan modern, Electrolux Taste and Care Center pun bisa memberi inspirasi memasak agar lebih memperkaya pengalaman serta bereksplorasi dalam meracik setiap bahan makanan dengan cara lebih menyenangkan. Electrolux Taste and Care Center juga menyediakan ruang inspirasi dengan pengaturan ruangan yang luas serta nyaman dengan konsep design modern, terdiri dari area Memasak untuk inspirasi peralatan dapur, area Wasbar untuk inispirasi perawatan pakaian dan area Coffee Shop sebagai tambahan kenyamanan bagi konsumen.


Electrolux Taste and Care Center terbuka untuk masyarakat umum, termasuk mitra bisnis, selebriti, media, komunitas serta profesional yang ingin melakukan kegiatan kelas memasak, seminar, talk show, arisan, food-tasting, demo memasak, photo shoot, baik untuk keperluan pribadi, kelompok maupun korporat, dengan syarat serta ketentuan yang berlaku.

Untuk mengawali kampanye Taste Stories ini, Electrolux berkolaborasi dengan 3 chef ternama di Indonesia yang menjadi duta Electrolux, mereka adalah Chef Chandra Yudasswara, Chef Eddrian Tjhia serta Chef Nina Bertha, yang  berbagi pengalaman dan pengetahuan akan  ragam inovasi produk peralatan dapur Electrolux. Dalam acara saat itu ada beberapa games dan tantangan sederhana dari para cheff kepada segenap undangan, mulai dari mengocok telur, mengupas kentang hingga mengupas mangga dengan teknik yang tepat.

Tak sekedar itu saja, para cheff berkompeten ini juga memperkenalkan  berbagai hidangan yang menjadi andalan masing-masing hasil karya mereka. Seperti Cheff Nina Bertha yang memiliki cerita di balik hidangan Sop Babat Mami. Dengan rasa gurih dan daging babat yang empuk. Inspirasi racikan rasa yang tersaji merupakan resep dari Sang Mami.

Rabu, 03 Oktober 2018

Liam dan Laila, Ketika Cinta Terhalang Tradisi

Ladang peternakan dengan pematang nan hijau di sebuah wilayah Perancis menjadi pembuka film 'Liam dan Laila.' Pemuda bernama Alexander William yang disapa Liam (Jonatan Cerrada) seorang peternak yang cukup sukses berpamitan sementara untuk tidak memasok produknya di sebuah supermarket.

Dengan kesungguhan hatinya, pemuda Perancis ini hendak menemui Laila (Nirina Zubir), Perempuan Indonesia asal Mingkabau yang membuatnya jatuh hati melalui perkenalannya di sosial media facebook setelah saling berdiskusi tentang islam.

Poster Film Liam dan Laila
Akan tetapi segala prosesinya tak semudah bayangan Liam, Ia dilanda kekhawatiran karena masa visanya hanya 30 hari. Kendala lainnya adalah terbentur adat dan perbedaan dari budaya hingga agama. Sebagaimana diketahui, Minangkabau termasuk salah satu yang menjunjung tinggi sebuah tradisi. Jalannya memang tak mudah, tetapi dengan kesungguhan Liam yakin akan bisa mempersunting Laila. Meski dengan itu, Ia harus mengikuti semua syarat adat yang diajukan oleh tetua dalam keluarga Rumah Gadang.