Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Jumat, 02 Oktober 2015

Pengalaman Pertama Rafting di Sungai Cicatih

Berawal dari tawaran seorang teman, yang kabarnya dapat promo paket rafting dari salah satu organizer outbound Riam Jeram untuk beradventure di salah satu sungai Cicatih Sukabumi. Meski awalnya agak ragu pada akhirnya saya tetap nekat juga jalan secara notabane nya saya termasuk seseorang yang agak takut dengan petualangan air.

Perjalanan yang ini kami lakukan pada 05-06 September lalu, berkumpul di Stasiun Bogor jam 9 malam, kami yang memang tidak ada perencanaan khusus melakukan perjalanan ala backpacker naik turun dan sambung angkot. Sekitar jam 01.00 dini hari kami memutuskan untuk beristirahat dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. Menumpang di sebuah masjid di SPBU kami beristirahat sejenak dan selepas subuh perjalanan pun kembali di lanjutkan.
Rafting bukan lagi hal baru bagi penggiat kegiatan ekstrim, di telisisk dari sejarahnya aktifitas  petualangan ini dimulai di Amerika Serikat, setelah perang dunia II. Ketika beberapa orang enterpreneur menyusuri sungai Colorado dengan perahu jenis Pontoon sisa perang dunia. Kemudian perkembangannya menjadi pesat di tahun 60-an ketika teknologi rancangan dan bahan untuk membuat perahu seperti yang kita kenal sekarang ini mulai berkembang.

Tiba di basecamp Riam Jeram lebih awal dari jadwal, itu dimanfaatkan bagi kami untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Awalnya banyak yang meragukan perihal keberangkatan kami lantaran musim kemarau yang cukup panjang dan pertanyaan yang terdengar selalu sama apa sungai nya ada airnya secara hujan lama tidak turun. Namun, kami mendapat penjelasan dari pihak Riam Jeram, kegiatan rafting masih dapat tetap dilakukan lantaran lokasi sungai dekat dengan PLTA sehingga deras air masih tetap ada meskipun tidak se ekstrim kala musim  hujan.

Paket yang kami ambil saat itu Adventure Trip sepanjang hampir 12 KM merupakan grade III-IV dengan durasi waktu sekitar 2-3 jam. Tidak bisa di pungkiri nampak wajah-wajah tegang di antara kami. Oh, iya di sana kami juga bertemu dan berkenalan dengan wisatawan asing asal Jepang Mr Kuno-San dan Mr.Yoshi-San. Terlihat mereka cukup antusias mengikuti kegiatan rafting kala itu.

Petulangan beradventure dimulai pukul 09.00 pagi dengan titik start dekat PLTU Ubrug yang jaraknya sekitar 5KM dari basecamp Riam Jeram dan berakhir di Desa Bojong Kerta. Di dayung-dayung awal kami masih bisa bercanda, dan tersenyum namun di beberapa KM ke depannya suasana tegang mulai terasa tapi tetap menyenangkan. Selama masih mengikuti prosedur yang telah di arahkan sebelumnya maka kegiatan itu bisa berjalan baik.

Mengarungi setengah perjalanan kami di beri kesempatan untuk menikmati segarnya kelapa muda + ubi rebus. Beberapa di antara kami ada yang mencoba berenang ke sebrang saung tempat kami rehat, dan kejadian unik mesti dialami dan menjadi perbincangan hampir di sepanjang perjalanan pulang.

Sungai Cicatih sepanjang 12 KM memiliki total jeram sekitar 20 jeram dengan nama-nama yang cukup unik, diantaranya Jeram Penyesalan, Jeram Terlena, Jeram Kerinduan, Jeram gigi, Jeram Kuku Patah,Jeram Warok dan lain-lain.  
Setelah tiba di titik akhir kami pun segera bersih-bersih dan makan siang yang telah di sediakan. Pengalaman pertama rafting memberikan kesan beraneka rasa, kegiatan outdoor rekreasi yang menggunakan rakit tiup untuk mengarungi sungai ini berurusan dengan resiko dan sangat dibutuhkan kerja sama tim.

Terima kasih untuk kebersamaan dalam perjalanannya teman-teman (Mas Agung, Toto, Purwo, Iwan, Aldi, Mas Egi, Om Gold, Sri, Yenni, Diana,Tyas, Arum)

12 komentar:

  1. wiih asik juga tuh mba. tapi kok masih bagus ya airnya padahal lagi musim kemarau kan/?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru mas...memacu adrenalin. Seperti yang jelaskan aliran air sungai masih tetap ada lantaran dekat dengan pembangkit PLTA. Jeramnya sendiri cukup membuat tegang lho..

      Hapus
  2. Coba mba kalo itu kurang, bisa coba di pangalengan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa di masukin list utk rekomendasi berikutnya :)

      Hapus
    2. yahh selama ada waktu Why Not hahaha

      Hapus
    3. semoga ada kesempatan untuk bisa mencobanya juga :)

      Hapus
  3. keren ya , kepingin juga ni ngikutnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa di coba..segera buat perencanaannya ^_^

      Hapus
  4. wahh seruu abis pasti ya mbak mantap dah....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru-seru takut sih sebenernya. Hahaha
      Tapi itu jadi pengalaman yang menyenangkan

      Hapus
  5. wah rafting yang keceh badai mbak

    BalasHapus