Selamat Datang Sobat, Jangan Lupa Tinggalkan Jejak ya... ^_^
Monarch Butterfly 2

Senin, 15 Desember 2014

Review film "Stand By Me Doraemon"

Kabar baik buat penggemar serial Doraemon, pasalnya film yang pertama kali di rilis di Jepang Agustus lalu bertajuk "Stand By Me Doraemon" resmi diputar pada tgl 10 Desember 2014. Film yang digadang-gadang menjadi sequel terakhir kartun yang menjadi tontonan setiap minggu pagi dan sudah tayang semasa 10 tahun silam , tentu menjadi hal yang ditunggu bagi penggemar kisah robot kucing "ajaib" bersama kawan-kawannya.

Bertempat di sebuah cinemaplax bilangan Jakarta Utara, akhirnya kesampaian juga saya menyaksikan film yang memang sudah dinanti penayangannya. Berhubung masih pemutaran perdana, otomatis mendapatkan tiketnya pun tidak terlalu mudah, karena ternyata sudah banyak penggemar Doraemon yang juga ingin menyaksikan pemutaran untuk pertama kali di Indonesia.
 Awal mula cerita, kisah Nobita yang sering terlambat bangun hingga telat tiba di sekolah. Seperti di tayangang kartun serial tv nya, Nobita seorang anak laki-laki yang pemalas juga cengeng karena sikap-sikap negatifnya tersebut, seorang cucu dari abad masa depan keturunan Nobita datang untuk membantu mengubah hidupnya.Bersama sosok bulat dan biru bernama Doraemon berharap untuk perubahan karakter dan masa depan yang lebih baik.

Meskipun awalnya Doraemon cukup keberatan dengan tugas itu, lambat laun kebersamaan hingga terjalinlah persahabatan erat antara manusia dan si robot kucing dari masa depan. Nobita sangat ingin mengubah hidupnya terutama agar bisa merebut hati gadis cantik yang di sukainya, Shizuka bahkan ia sangat berkeinginan untuk menikahinya di masa mendatang.

Dalam film ini ada adegan Nobita dewasa memperjuangkan keselamatan Shizuka ditengah badai salju. Ia membuktikan kesungguhan perasaannya. Overall adegan 'stand by me doraemon' lebih banyak menyuguhkan kelucuan dan diajaknya kita bernostalgia oleh alat-alat keren Doraemon dari kantong ajaibnya.
Cukup ada adegan yg mengharukan saat dimana Doraemon harus pergi karena tugasnya sudah selesai, Nobita begitu merasa kehilangan dan tak merelakan kepergian Doraemon, begitupun sebaliknya. Tetapi sistem komputer tidak mengizinkan Doraemon tetap berada di tempat yg sudah membuatnya nyaman.

Ini adalah film Doraemon pertama berstruktur 2D, namun sayang kisah yang disajikan tak seperti perkiraan saya sebelumnya. Sebagaimana kisah ending Doraemon beserta kawan-kawannya versi komik yang di perkirakan sebagai kisah akhir Doraemon. Tautan ada disini.

Terlepas dari itu, film 'Stand By Me Doraemon' cukup menarik dan menghibur. bagi kalian penggemar robot ajaib berwarna biru ini sangat disayangkan jika sampai terlewatkan kisah-kisah menariknya.

4 komentar:

  1. Waaah sudah ada ya? ^_^
    Sejak beberapa minggu lalu adek kelas (yang penggemar Doraemon) nanyain kapan bakal muncul di bioskop?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah mba sejak10 Desember 2014, tapi pemutaran hanya di blitz

      Hapus
  2. Aaak, Doraemoooon... aku ingin beginiii.. aku ingin begituu....

    BalasHapus
    Balasan
    1. ingin ini..itu banyak sekali
      hahaha serasa nostalgia dengan imajinatif robot ajaib doraemon :D

      Hapus